OOTD Olahraga ala Janice TJen (instagram.com/janicetjen)
Selama berkarier sebagai atlet profesional, atlet muda asal Jakarta ini telah meraih sederet prestasi membanggakan yang membawanya menjadi salah satu petenis terbaik Indonesia. Berikut deretan prestasinya:
Menjuarai turnamen tunggal ITF sebanyak 13 kali
Runner-up tunggal putri WTA 250 São Paulo Open 2025
Juara tunggal putri WTA 250 Chennai Open 2025
Juara ganda putri WTA 205 Chennai Open 2025 bersama Aldila Sutjiadi
Dua medali emas SEA Games 2025 (beregu dan ganda putri)
Perunggu tunggal putri SEA Games 2025
Juara ganda putri Hobart International 2026 (bersama Katarzyna Piter asal Polandia)
Juara ganda putri Guangzhou Open 2026 (bersama Katarzyna Piter asal Polandia)
Peringkat tertinggi WTA nomor 36 dunia, mecetak rekor sebagai petenis tunggal putri Indonesia pertama di abad ke-21 yang menembus Top 40 Dunia
Lolos ke babak kedua Grand Slam di Australia Open 2026 dan Wimbledon 2026.
Janice Tjen berhasil mengalahkan Leylah Fernandez asal Kanada di Wimbledon Open 2026. Namun, langkahnya harus terhenti setelah berhadapan dengan wakil Australia, Daria Kasatkina. Selain itu, ia juga berlaga di nomor ganda putri bersama Aldila Sutjiadi dan berhasil lolos ke babak kedua. Namun sayang, langkah mereka harus terhenti setelah kalah dari pasangan Rumania-Ukraina, Elena Gabriela Ruse dan Marta Kostyuk pada Sabtu (04/07/2026) waktu setempat.
Itu dia profil Janice Tjen, petenis putri Indonesia yang cetak sejarah di turnamen bergensi dunia. Dengan torehan sejarah di Wimbledon 2026, Janice menegaskan dirinya sebagai salah satu petenis putri terbaik Indonesia. Langkahnya menjadi simbol kebangkitan cabang olahraga tenis tanah air, sekaligus harapan baru bagi dunia olahraga Indonesia untuk terus bersinar di kancah global.