Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Mengenang Oliver Tree, Ini 9 Lagu Populer yang Wajib Masuk Playlist!
Rolling Loud
  • Oliver Tree, musisi eksentrik asal Amerika, meninggal dunia akibat kecelakaan helikopter di Rio de Janeiro pada 14 Juni 2026, meninggalkan warisan besar dalam musik alternatif modern.

  • Sepanjang kariernya, Oliver dikenal lewat gaya nyentrik dan lagu-lagu seperti 'Life Goes On', 'Miss You', serta 'Alien Boy' yang menggambarkan tema kesepian, hubungan, dan pencarian jati diri.

  • Karya-karyanya memadukan berbagai genre dari pop alternatif hingga elektronik, menunjukkan kemampuan beradaptasi tanpa kehilangan identitas musikal yang membuatnya dicintai jutaan penggemar global.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Dunia musik internasional masih berduka setelah kabar meninggalnya Oliver Tree dalam kecelakaan helikopter di Rio de Janeiro, Brasil, pada 14 Juni 2026. Musisi eksentrik yang dikenal lewat gaya nyentrik, perpaduan genre yang berani, serta lirik yang jujur ini meninggalkan jejak besar di industri musik modern

Sepanjang kariernya, Oliver Tree berhasil melahirkan sejumlah lagu yang tidak hanya viral di berbagai platform digital, tetapi juga menyentuh banyak pendengar lewat tema kesepian, hubungan, hingga pencarian jati diri. Berikut deretan lagu populer Oliver Tree yang menjadi bagian penting dari perjalanan musiknya dan masih terus dikenang oleh para penggemar, Bela!

1. "Life Goes On"

"Life Goes On" menjadi salah satu lagu Oliver Tree yang paling dikenal luas dan sering digunakan di berbagai platform media sosial. Lagu ini awalnya direncanakan masuk ke album debut Ugly Is Beautiful, tetapi baru dirilis secara resmi pada versi deluxe album tersebut pada Mei 2021.

Melalui liriknya, Oliver mengangkat hubungan antara kehidupan pribadi dan perjalanan karier musiknya. Salah satu penggalan yang paling membekas adalah, "Life goes on, it'll end one day, we'll all be gone, staring death in the face."

Meski membahas kematian dan kehilangan, lagu ini justru menyampaikan pesan tentang menerima kenyataan hidup yang terus berjalan. Kombinasi melodi yang mudah diingat dan tema yang reflektif membuat "Life Goes On" menjadi salah satu karya paling ikonik dalam katalog musiknya.

2. "Miss You"

"Miss You" merupakan lagu yang membawa nama Oliver Tree kembali meroket di tangga lagu global pada 2022. Lagu ini sebenarnya berakar dari "Jerk", salah satu trek dalam album Ugly Is Beautiful, yang kemudian diolah ulang menjadi versi dance elektronik.

Kepopulerannya meningkat pesat setelah viral di TikTok dan berbagai platform media sosial lainnya. Dengan chorus yang emosional dan aransemen yang lebih energik, lagu ini berhasil menjangkau pendengar baru di seluruh dunia.

Tak hanya versi aslinya, "Miss You - Speed Up Version" juga meraih jutaan pendengar dan semakin memperluas popularitas lagu tersebut di kalangan pengguna media sosial. Menariknya, proses kelahiran lagu ini sempat menjadi perbincangan karena melibatkan remix dari produser asal Jerman, Southstar, sebelum akhirnya dirilis secara resmi. "Miss You" menjadi bukti bagaimana sebuah lagu dapat menemukan kehidupan baru melalui interpretasi yang berbeda.

3. "Jerk"

Sebelum "Miss You" mendunia, "Jerk" terlebih dahulu mencuri perhatian para penggemar Oliver Tree. Lagu ini membahas pengalaman menghadapi seseorang yang bersikap buruk dalam sebuah hubungan.

Melalui lirik seperti, "When you're angry, you're a jerk, and then you treat me like I'm worth nothin'," Oliver menyampaikan rasa kecewa dan kelelahan emosional dengan cara yang lugas. Menurut sang musisi, lagu ini juga mengingatkan bahwa setiap orang pernah menjadi "jerk" bagi orang lain dalam situasi tertentu.

Nuansa alternatif pop yang dipadukan dengan lirik penuh emosi membuat lagu ini terasa dekat dengan banyak pendengar. Tak heran jika "Jerk" kemudian menjadi fondasi bagi kesuksesan "Miss You".

4. "Alien Boy"

"Alien Boy" dapat dianggap sebagai lagu yang memperkenalkan identitas unik Oliver Tree kepada publik luas. Dalam lagu ini, ia membayangkan dirinya sebagai sosok alien yang merasa berbeda dari lingkungan sekitarnya.

Tema keterasingan tersebut digambarkan melalui lirik, "I fell down to Earth from a hundred miles away." Meski bukan dirilis sebagai single utama, lagu ini berhasil mengumpulkan lebih dari ratusan juta pemutaran di Spotify.

Banyak pendengar menghubungkan lagu ini dengan pengalaman merasa tidak cocok dengan lingkungan sosial mereka. Dengan perpaduan elemen alternatif, pop, dan sentuhan elektronik, "Alien Boy" menjadi salah satu karya yang paling melekat dengan citra Oliver Tree.

5. "Sick of U"

Dalam "Sick of U", Oliver Tree berkolaborasi dengan BoyWithUke untuk menghadirkan lagu bertema hubungan yang beracun. Keduanya bergantian menyampaikan rasa frustrasi terhadap seseorang yang terus mengulangi kesalahan yang sama.

Lagu ini memadukan nuansa indie pop, alternative pop, dan hip hop dalam satu paket yang ringan tetapi emosional. Lirik seperti, "I'm sick of all of your lies" menggambarkan kelelahan akibat manipulasi dan kebohongan dalam hubungan.

Chemistry antara BoyWithUke dan Oliver Tree menjadi salah satu daya tarik utama lagu ini. Sejak dirilis, "Sick of U" mendapat sambutan positif terutama dari pendengar muda yang merasa dekat dengan tema yang diangkat.

6. "Hurt"

"Hurt" termasuk salah satu lagu paling personal yang pernah ditulis Oliver Tree. Lagu ini terinspirasi dari kecelakaan skuter serius yang dialaminya saat masih remaja dan dampaknya terhadap kehidupannya.

Selain membahas rasa sakit fisik, lagu ini juga menyoroti tekanan mental yang muncul seiring popularitas dan perubahan hidupnya. Dalam chorus, Oliver bernyanyi, "I gave all I could give, but it seems like it never really was enough."

Kalimat tersebut menggambarkan perasaan tidak pernah cukup meski sudah berusaha keras. Perpaduan lirik yang jujur dan produksi musik yang kuat membuat "Hurt" menjadi salah satu karya paling emosional dalam diskografinya.

7. "WORTH NOTHING"

"WORTH NOTHING" merupakan kolaborasi Oliver Tree dengan TWISTED yang berhasil mencuri perhatian penggemar musik elektronik. Lagu ini mengusung genre drift phonk yang identik dengan beat agresif, nuansa gelap, dan budaya otomotif internet.

Popularitasnya meningkat pesat berkat penggunaan luas di video pendek dan konten bertema balap. Meski berbeda dari karya-karya Oliver sebelumnya, karakter vokalnya tetap menjadi elemen yang mudah dikenali.

Kombinasi energi tinggi dan produksi elektronik yang intens membuat lagu ini sangat menonjol di antara rilisan phonk lainnya. Kesuksesannya menunjukkan kemampuan Oliver untuk beradaptasi dengan tren musik modern tanpa kehilangan identitasnya.

8. "Let Me Down"

Bergeser ke "Let Me Down" yang menjadi salah satu lagu penting dalam album debut Ugly Is Beautiful yang menampilkan perpaduan alternative rock dan pop rock khas Oliver Tree. Lagu ini lahir dari situasi unik ketika Oliver berulang kali menunda perilisan albumnya, sehingga memicu beragam reaksi dari para penggemar.

Melalui lirik seperti "Please don't let me down" dan "You better come around", ia seolah berdialog langsung dengan pendengarnya. Menariknya, Oliver pernah mengungkapkan bahwa lagu ini membahas perasaannya karena telah mengecewakan penggemar akibat penundaan album tersebut.

Di balik melodi yang enerjik, tersimpan tema tentang kekecewaan, perubahan, dan hubungan yang mulai merenggang. Berkat hook yang mudah diingat dan nuansa rock yang kuat, "Let Me Down" menjadi salah satu lagu favorit penggemar sejak masa awal kariernya.

9. "Miracle Man"

"Miracle Man" memperlihatkan sisi Oliver Tree yang penuh energi sekaligus sarkastik. Lagu ini menggabungkan unsur alternative pop rock, dance-pop, dan elektronik dalam aransemen yang dinamis.

Sepanjang lagu, Oliver mempertanyakan ambisi, harapan, dan keputusan hidup seseorang melalui lirik yang tajam. Salah satu bagian yang paling menonjol adalah kalimat, "Tell me what you want, was it enough for you?" yang terdengar seperti kritik terhadap obsesi mengejar sesuatu tanpa pernah merasa puas.

Meski terdengar provokatif, lagu ini tetap dibalut dengan melodi yang mudah dinikmati dan ritme yang menghentak. Kombinasi tersebut membuat "Miracle Man" menjadi salah satu karya yang menunjukkan karakter unik Oliver Tree sebagai musisi yang sulit dikotakkan dalam satu genre.

Lewat lagu-lagunya, Oliver Tree menghadirkan beragam tema, mulai dari kehidupan, kesepian, hingga patah hati, dalam balutan musik yang khas. Karya-karyanya pun terus dikenang dan didengarkan oleh jutaan penggemar di seluruh dunia. Jadi, mana lagu Oliver Tree favoritmu, Bela?

Editorial Team

Related Article