Banyak orang yang tersentuh dengan lagu Gala Bunga Matahari karena makna di dalamnya yang sangat mendalam. Lagu itu mengisahkan tentang seseorang yang kehilangan dan tengah merindukan sosok yang telah tiada itu.
Ia berharap sosok yang sudah pergi itu bisa datang menemani meski hanya dalam mimpi. Ia juga berharap orang yang dirindukannya bisa menjelma dalam wujud yang lainnya seperti bunga matahari.
Di antara barisan liriknya, ada bagian yang menggambarkan suasana surga seperti yang ada di dalam Al-Qur'an. Lirik tersebut adalah "Adakah sungai sungai itu benar benar. Dilintasi dengan air susu" yang ada dalam QS. Muhammad ayat 15. Selain itu, ada pula lirik lainnya "Juga badanmu tak sakit sakit lagi. Kau dan orang orang di sana muda lagi" yang berasal dari hadis riwayat Muslim.
Sal Priadi juga melanjutkan liriknya dengan keadaan sosok yang ditinggalkan itu. Bahwa meski kadang merindukan dan menangisi, tetapi hidup terus berjalan. Itulah mengapa banyak orang yang kemudian merasa teringat dengan orang-orang terdekat yang telah meninggalkannya setelah mendengar lagu ini.