Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
7 Fakta 'House of the Dragon Season 3', Perang Targaryen Akan Dimulai!
winteriscoming.net
  • Musim ketiga House of the Dragon menampilkan pecahnya perang besar antara kubu Black pimpinan Rhaenyra dan kubu Green pendukung Aegon II akibat kesalahpahaman warisan takhta.
  • Battle of the Gullet menjadi pertempuran laut terbesar yang menentukan arah perang, sementara Aemond Targaryen muncul sebagai ancaman baru dengan ambisi tanpa batas.
  • Rhaenyra memperkuat posisinya menuju Iron Throne dibantu sekutu, penunggang naga baru, serta karakter-karakter tambahan yang memperluas konflik di tengah suasana Westeros yang makin kelam.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Serial House of the Dragon Season 3 resmi hadir, menampilkan pecahnya perang saudara keluarga Targaryen antara kubu Black dan Green serta berbagai pertempuran besar di Westeros.
  • Who?
    Rhaenyra Targaryen, Aegon II Targaryen, Aemond Targaryen, Alicent Hightower, serta karakter baru seperti Lord Ormund Hightower dan Ser Roderick Dustin menjadi tokoh utama dalam konflik ini.
  • Where?
    Kisah berlangsung di wilayah fiktif Westeros, termasuk lokasi penting seperti King's Landing, Harrenhal, dan area laut tempat Battle of the Gullet terjadi.
  • When?
    House of the Dragon Season 3 mulai tayang pada 21 Juni melalui HBO Max dengan total delapan episode yang dirilis setiap minggu.
  • Why?
    Pecahnya perang dipicu kesalahpahaman terhadap ucapan terakhir Raja Viserys I yang menyebabkan perebutan takhta antara keturunan Targaryen dan memecah keluarga menjadi dua kubu berseteru.
  • How?
    Konflik berkembang melalui serangkaian pertempuran darat dan laut, munculnya penunggang naga baru, serta keputusan-keputusan sulit yang memperdalam kehancuran di seluruh Westeros.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Setelah penantian hampir dua tahun sejak musim kedua berakhir pada 2024, serial House of the Dragon Season 3 akhirnya kembali dengan konflik yang semakin memanas.

Jika dua musim sebelumnya menjadi ajang membangun aliansi dan memperkuat klaim atas Iron Throne, musim ketiga prekuel Game of Thrones ini akan membawa perang saudara keluarga Targaryen ke titik yang tak bisa lagi dihentikan.

Trailer terbaru juga mengisyaratkan berbagai pertempuran besar, kemunculan karakter baru, hingga perubahan besar yang akan menentukan nasib Westeros.

Simak sejumlah fakta House of the Dragon Season 3 berikut ini.

1. Perang kubu Black dan Green akhirnya pecah di House of the Dragon Season 3

winteriscoming.net

Musim ketiga akan melanjutkan konflik antara kubu Black yang dipimpin Rhaenyra Targaryen (Emma D'Arcy) dan kubu Green yang mendukung Aegon II Targaryen (Tom Glynn-Carney).

Perseteruan yang bermula dari perebutan takhta kini telah berkembang menjadi perang besar yang melibatkan hampir seluruh wilayah Westeros.

Konflik ini bermula dari kesalahpahaman Alicent Hightower (Olivia Cooke) terhadap ucapan terakhir Raja Viserys I Targaryen.

Alicent mengira sang raja menunjuk putranya, Aegon II, sebagai pewaris takhta, padahal Viserys sedang membicarakan ramalan Aegon Sang Penakluk mengenai A Song of Ice and Fire.

Kesalahpahaman tersebut memicu kudeta dan membelah keluarga Targaryen menjadi dua kubu yang saling berhadapan.

2. Battle of the Gullet menjadi pertempuran terbesar musim ini

winteriscoming.net

Salah satu momen yang paling dinantikan dalam House of the Dragon Season 3 adalah Battle of the Gullet, pertempuran laut berskala besar yang telah dipersiapkan sejak akhir musim kedua.

Showrunner Ryan Condal menyebut pertarungan ini sebagai salah satu bagian terpenting dalam keseluruhan cerita. Ia bahkan membandingkan skala pertempuran tersebut dengan Battle of Helm's Deep dalam trilogi The Lord of the Rings.

Pertempuran ini diprediksi akan mengubah arah perang dan menjadi titik balik penting bagi semua pihak yang terlibat.

3. Rhaenyra semakin dekat dengan Iron Throne

winteriscoming.net

Pada akhir musim kedua, posisi Rhaenyra Targaryen semakin menguat setelah berhasil mengumpulkan lebih banyak sekutu dan penunggang naga baru.

House of the Dragon Season 3 diperkirakan akan menampilkan upayanya mengambil alih King's Landing. Namun, jalan menuju Iron Throne tidak akan mudah.

Rakyat kota harus menentukan apakah mereka akan menerima Rhaenyra sebagai penyelamat atau justru menganggapnya sebagai pemimpin baru yang membawa penderitaan.

4. Aemond menjadi ancaman terbesar bagi Westeros

winteriscoming.net

Setelah melukai kakaknya sendiri, Aegon II Targaryen, dalam Pertempuran Rook's Rest, Aemond Targaryen (Ewan Mitchell) kini memegang kendali pemerintahan.

Berbeda dengan Aegon, Aemond dikenal lebih ambisius dan tanpa kompromi.

House of the Dragon Season 3 juga akan memperlihatkan perjalanannya ke Harrenhal yang diperkirakan membawa perkembangan baru, termasuk keterlibatannya dengan Alys Rivers (Gayle Rankin) yang dikenal memiliki kemampuan mistis.

5. Karakter baru siap meramaikan peperangan House of the Dragon Season 3

screenrant.com

Musim terbaru menghadirkan beberapa karakter penting yang akan memperluas konflik.

Lord Ormund Hightower (James Norton) diperkenalkan sebagai sepupu Alicent sekaligus panglima perang andal dari House Hightower.

Selain itu, hadir pula Ser Roderick Dustin (Tommy Flanagan), pemimpin kelompok prajurit dari Utara yang dikenal sebagai Winter Wolves.

Pasukan ini datang untuk memenuhi janji membantu Rhaenyra setelah berhasil diyakinkan oleh putranya, Jacaerys "Jace" Velaryon (Harry Collett).

6. Para penunggang naga baru mulai menunjukkan perannya

winteriscoming.net

Pada musim kedua, Rhaenyra mengambil langkah berani dengan membuka kesempatan bagi keturunan Targaryen yang selama ini tidak diakui untuk menjadi penunggang naga.

Dari banyak orang yang mencoba, hanya Hugh Hammer (Kieran Bew) dan Ulf White (Tom Bennett) yang berhasil menjinakkan naga.

Kehadiran mereka menjadi tambahan kekuatan penting bagi kubu Black, meski loyalitas keduanya masih dipertanyakan. Terutama Ulf yang mulai menunjukkan ambisi setelah memperoleh kekuatan baru.

7. Cerita House of the Dragon Season 3 akan memasuki fase yang jauh lebih gelap

winteriscoming.net

Ryan Condal telah memberi sinyal bahwa musim ketiga menjadi awal dari babak yang lebih kelam dalam Dance of the Dragons.

Bukan hanya jumlah korban yang akan semakin besar, tetapi juga keputusan-keputusan sulit yang harus diambil setiap karakter.

Konflik yang sebelumnya berpusat pada perebutan takhta kini berkembang menjadi perang yang menghancurkan keluarga, kerajaan, dan masa depan Westeros.

Seperti perkataan Ser Criston Cole (Fabien Frankel), saat naga mulai menari, manusia hanyalah debu di bawah kaki mereka.

House of the Dragon Season 3 dapat disaksikan melalui HBO Max mulai 21 Juni. Musim ini dijadwalkan memiliki total 8 episode, dengan episode terbaru dirilis setiap minggunya.

Siap mengikuti kelanjutan kisah serunya, Bela?

Editorial Team

Related Article