Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
[EKSKLUSIF] RINNI Ungkap Perjalanan Menemukan Diri Kembali Lewat EP 'Superstar'
Dok. IDN
  • RINNI sempat kehilangan arah dan hampir berhenti bernyanyi, namun proses pembuatan EP 'Superstar' justru menjadi titik balik yang membangkitkan kembali semangat dan rasa syukurnya.

  • Perjalanan panjang sejak memenangkan Indonesian Idol hingga kini mengajarkan RINNI pentingnya mental kuat, adaptasi, serta menjaga energi positif di tengah dinamika industri musik.

  • Dukungan dari orang terdekat, terutama suami dan penggemar, membantu RINNI menemukan kembali spark-nya hingga melahirkan karya reflektif tentang keberanian mengenal diri lewat EP 'Superstar'.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    RINNI membagikan kisah perjalanan pribadinya dalam proses menemukan kembali semangat bermusik melalui perilisan EP berjudul “Superstar”.
  • Who?
    Musisi RINNI, bersama dukungan suaminya Jevin Julian dan para penggemar yang menjadi inspirasi dalam karya terbarunya.
  • Where?
    Pernyataan disampaikan dalam wawancara eksklusif bersama Popbela di acara Judges Gathering BFA di The Hermitage, Jakarta.
  • When?
    Kegiatan berlangsung pada Jumat, 24 April 2026, menjelang perilisan resmi EP “Superstar”.
  • Why?
    RINNI ingin menceritakan fase sulit yang sempat membuatnya kehilangan arah dan bagaimana ia kembali menemukan kepercayaan diri lewat musik.
  • How?
    Melalui refleksi pribadi, dukungan orang terdekat, serta proyek musik seperti Living Room Session yang membangkitkan kembali semangat bernyanyi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Perjalanan seorang musisi tidak selalu tentang sorotan panggung. Ada fase sunyi ketika arah terasa kabur dan kepercayaan diri perlahan memudar—hal yang sempat dialami oleh RINNI menjelang perilisan EP Superstar. Di balik karya yang kini terasa matang, tersimpan cerita tentang keraguan, kehilangan arah, hingga titik di mana ia hampir berhenti bernyanyi.

Namun dari fase rapuh itu, RINNI justru menemukan alasan untuk kembali. Dalam wawancara eksklusif bersama Popbela di acara Judges Gathering BFA—yang juga menjadi pengalaman perdananya sebagai juri—ia berbagi tentang proses jatuh dan bangkit, dukungan dari orang-orang terdekat, hingga bagaimana ia menemukan kembali spark-nya. Yuk, simak cerita lengkapnya, Bela!

1. Dari hampir dilepas, justru jadi titik balik

Dok. IDN MEDIA

Melihat Superstar yang kini sudah sampai ke pendengar, RINNI mengaku perasaannya dipenuhi rasa syukur. Ia tidak menampik bahwa proyek ini sempat berada di ambang untuk ditinggalkan.

“Bersyukur sih pastinya, karena keputusan aku untuk terus menjalankan plan itu lagi… ternyata lagu itu juga yang membuat aku untuk terus berkarier, untuk bangkit lagi," pungkas RINNI saat interview bersama Popbela dalam acara Judges Gathering BFA di The Hermitage Jakarta, pada Jumat (24/04/2026).

Alih-alih menjadi akhir, lagu-lagu dalam EP ini justru menjadi ruang refleksi—tempat ia mengurai ulang perjalanan yang sempat terasa buntu, lalu perlahan menemukan arah kembali.

2. Perjalanan karier yang membentuk mental

Dok. RINNI

Sebelum dikenal luas, perjalanan RINNI dimulai dari hal yang sederhana yaitu hobi bernyanyi sejak kecil. Lahir di keluarga musisi, ia sudah akrab dengan musik bahkan sejak usia dini.

Titik baliknya datang saat ia memenangkan Indonesian Idol di usia 17 tahun pada 2007. Menjadikannya salah satu pemenang termuda dalam sejarah ajang tersebut. Namun baginya, kemenangan itu bukan akhir, melainkan awal dari perjalanan yang sesungguhnya.

“Ternyata perjuangan sesungguhnya itu di industri. Nggak cuma bermodalkan suara, tapi juga attitude, kemampuan adaptasi, dan mental yang kuat.”

Selama hampir dua dekade berkarier, ia belajar bahwa bertahan berarti terus berkembang—mengikuti zaman, menghadapi tekanan, dan tetap menjaga energi positif di tengah naik turunnya perjalanan.

3. Saat rencana runtuh, keraguan ikut muncul

Dok. IDN MEDIA

Fase terberat dalam perjalanannya datang ketika rencana besar yang sudah ia bangun harus terhenti di tengah jalan karena label yang menaunginya saat itu harus tutup akibat masalah internal. Situasi yang tidak terduga itu membuat arah yang semula terasa jelas mendadak berubah.

“Plan yang udah kita bangun berantakan semua… di situ aku kayak, ‘harus gimana lagi?’”

Di titik itu, RINNI menyadari bahwa tantangan terbesar bukan berasal dari luar, melainkan dari dirinya sendiri.

“Yang aku ragukan adalah diri aku sendiri… gue masih mampu nggak sih di industri ini?”

Tekanan tersebut perlahan menggerus semangatnya. Bahkan untuk dirinya sendiri, bernyanyi tidak lagi terasa menyenangkan. Spark yang selama ini menjadi sumber energi pun sempat menghilang.

4. Dukungan yang menghidupkan kembali “spark”

Di tengah fase tersebut, kehadiran orang-orang terdekat menjadi penopang yang tidak tergantikan. Sang suami, Jevin Julian, menjadi salah satu sosok penting yang membantu RINNI menemukan kembali semangatnya.

Lewat proyek Living Room Session—sebuah konten musik dengan konsep intimate dan live—RINNI perlahan kembali menikmati proses bernyanyi. Ia membawakan berbagai lagu, mulai dari “GO” milik BLACKPINK hingga “So Easy (To Fall in Love)” dari Olivia Dean, dalam suasana yang lebih personal dan hangat.

“Habis syuting aja aku udah ngerasa, ‘wah gila, gue happy banget bisa nyanyi lagi.’”

Momen sederhana itu menjadi titik balik—mengingatkannya bahwa di balik semua tekanan, bernyanyi adalah hal yang ia cintai sejak awal.

5. “Satellites”: Surat cinta untuk mereka yang selalu ada

Dari proses tersebut, lahirlah lagu “Satellites”—salah satu track dalam EP Superstar yang paling personal. Lagu ini didedikasikan untuk para penggemarnya yang setia menemani perjalanan kariernya.

“Itu lagu buat fans aku… mereka selalu ada buat aku dari awal sampai sekarang.”

Bagi RINNI, para pendengar bukan sekadar audiens, tetapi bagian dari perjalanan yang membantunya tetap bertahan, bahkan di fase paling gelap sekalipun.

6. “Superstar” sebagai perjalanan dan proses mengenal diri

Dok. RINNI

Lebih dari sekadar judul, Superstar adalah refleksi perjalanan personal RINNI—tentang bagaimana ia belajar mengenali diri, membangun kembali kepercayaan diri, dan menetapkan batasan.

“Album ini adalah journey aku… dari ragu sampai akhirnya nemuin kepercayaan diri lagi.”

Melalui empat lagu di dalamnya—“Superstar Energy”, “I Don’t Wanna Fall In Love With You”, “Satellites”, dan “Mulai”—ia merangkai cerita tentang bertumbuh dan memilih diri sendiri.

7. Belajar mulai lagi, sekecil apa pun langkahnya

Dok. IDN MEDIA

Kini, sebagai seorang ibu sekaligus musisi yang telah melalui berbagai fase, RINNI melihat perjalanan ini dengan perspektif yang lebih utuh. Ia berharap EP ini bisa menjadi teman bagi siapa pun yang sedang berada di titik ragu.

“Semoga mereka bisa menemukan true self-nya mereka… dan punya keberanian untuk mulai lagi, walaupun pelan-pelan.”

Baginya, menjadi “superstar” bukan tentang kesempurnaan atau sorotan, melainkan tentang keberanian untuk tetap melangkah—bahkan ketika jalan terasa tidak pasti.

Itulah perjalanan RINNI menemukan kembali dirinya lewat EP Superstar, dari fase rapuh hingga akhirnya kembali berdiri dengan keyakinan yang lebih utuh. Di balik setiap lagunya, tersimpan cerita tentang jatuh, bangkit, dan keberanian untuk terus melangkah meski sempat ingin berhenti. Sebuah pengingat bahwa cahaya sering kali justru lahir dari masa paling gelap.

Editorial Team

EditorAyu Utami