Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
For
You

Angpao Na Lai Artinya Apa? Ini Makna dan Tradisi di Baliknya

winston-chen-3PwFYPOsFhc-unsplash.jpg
Angpau (Dok. unsplash.com/Winston Chen)
Intinya sih...
  • Angpao Na Lai berasal dari dialek Hokkien yang artinya "berikan amplop merah ke saya" dalam bahasa Mandarin.
  • Angpao memiliki makna filosofis yang mendalam, sebagai simbol doa agar penerima mendapatkan keberuntungan, kesehatan, dan rezeki sepanjang tahun yang baru.
  • Tradisi berbagi angpao saat Imlek semakin fleksibel, bisa diberikan kepada siapa saja sebagai bentuk apresiasi atau kasih sayang.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Saat perayaan Tahun Baru Imlek tiba, kamu mungkin sering mendengar ucapan, "Gong Xi Fa Cai! Angpao Na Lai!" Kalimat ini kerap diucapkan dengan nada bercanda, terutama oleh anak-anak kepada orang dewasa. Meski terdengar sederhana, ternyata ucapan ini punya makna dan sejarah yang cukup panjang dalam budaya Tionghoa.

Angpao Na Lai bukan sekadar permintaan hadiah, tetapi bagian dari tradisi yang sarat makna tentang harapan, keberuntungan, dan berbagi kebahagiaan. Yuk, kenali lebih dalam arti dan filosofi di balik ucapan yang satu ini.

Angpao Na Lai artinya apa?

bach-nguyen-kcV26Awb1iU-unsplash.jpg
Angpau (Dok. unsplash.com/Bach Nguyen)

Secara bahasa, Angpao Na Lai berasal dari dialek Hokkien yang berakar dari bahasa Mandarin, yaitu Hong Bao Na Lai (红包 拿来). Jika diterjemahkan secara harfiah, kalimat ini berarti "berikan amplop merah ke saya". Amplop merah yang dimaksud tentu saja adalah angpao atau hongbao.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), angpau diartikan sebagai amplop kecil berisi uang yang diberikan saat perayaan Imlek. Biasanya, angpau diberikan kepada anak-anak, orang yang belum menikah, atau orang tua oleh anak yang sudah menikah, sebagai simbol doa dan perhatian. Warna merah pada amplop juga dipercaya melambangkan keberuntungan dan kebahagiaan.

Makna angpau dalam perayaan Imlek

rizki-oceano-SJ9mnSCzY_w-unsplash.jpg
Angpau (Dok. unsplash.com/Rizki Oceano)

Lebih dari sekadar tradisi memberi uang, angpau memiliki makna filosofis yang mendalam. Pemberian angpau dipercaya sebagai doa agar penerimanya mendapatkan keberuntungan, kesehatan, dan rezeki sepanjang tahun yang baru. Karena itu, angpau selalu identik dengan energi positif dan harapan baik.

Selain itu, angpau juga menjadi simbol kepedulian dan kebersamaan. Tradisi ini mengajarkan pentingnya berbagi rezeki dan rasa syukur atas apa yang telah didapatkan selama setahun terakhir. Bagi sebagian orang, memberi angpau juga menjadi bentuk berbagi kebahagiaan kepada mereka yang membutuhkan.

Tradisi berbagi angpau saat Imlek

bach-nguyen-T3KXDKJ0ksM-unsplash (1).jpg
Angpau (Dok. unsplash.com/Bach Nguyen)

Mengutip buku Perayaan Tionghoa di Indonesia karya Alex Cheung dkk, tradisi berbagi angpau saat Imlek awalnya ditujukan kepada orang yang lebih muda. Anak-anak, remaja, hingga mereka yang belum menikah atau belum bekerja menjadi penerima utama angpau.

Namun, seiring perkembangan zaman, tradisi ini semakin fleksibel. Angpau kini bisa diberikan kepada siapa saja sebagai bentuk apresiasi atau kasih sayang. Bahkan, di era digital seperti sekarang, angpau tak selalu hadir dalam bentuk amplop merah, melainkan bisa dikirim melalui dompet digital atau transfer elektronik.

Sejarah pemberian angpau

bach-nguyen-X6VaU51M_GQ-unsplash.jpg
Angpau (Dok. unsplash.com/Bach Nguyen)

Sejarah angpau sendiri sudah ada sejak Dinasti Song pada abad ke-12. Pada masa itu, pemberian uang atau Li Shi dalam bahasa Kanton menjadi kebiasaan umum. Orang tua memberikan uang kepada anak-anak mereka, sementara majikan memberikannya kepada pekerja sebagai tanda penghargaan.

Awalnya, uang tersebut dibungkus menggunakan kain atau sutra. Menjelang akhir abad ke-19, kemasan uang mulai menggunakan amplop merah yang kemudian dikenal dengan sebutan hongbao. Sejak saat itulah, angpau menjadi simbol yang tak terpisahkan dari perayaan Imlek hingga sekarang.

Jadi, Angpao Na Lai itu artinya permintaan angpau yang diucapkan dengan penuh canda dan kehangatan saat Imlek. Biasanya, ucapan ini disandingkan dengan “Gong Xi Fa Cai” sebagai doa untuk keberuntungan dan kemakmuran. Meski terdengar santai, tradisi ini tetap mengandung nilai budaya yang kuat tentang berbagi dan kebersamaan.

Kini, setiap kali kamu mendengar ucapan Angpao Na Lai, kamu sudah tahu bahwa di baliknya tersimpan makna panjang tentang tradisi, harapan, dan kebahagiaan di Tahun Baru Imlek.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Niken Ari Prayitno
EditorNiken Ari Prayitno
Follow Us

Latest in Career

See More

Angpao Na Lai Artinya Apa? Ini Makna dan Tradisi di Baliknya

20 Jan 2026, 07:15 WIBCareer