Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Ilustrasi toner
pexels.com/SHVETS production

Dalam dunia skincare, toner bukan sekadar pelengkap, melainkan kunci penting untuk menjaga kulit tetap sehat dan terawat. Dua jenis toner yang paling sering dibandingkan adalah toner hydrating dan toner exfoliating, yang meski sama-sama digunakan setelah cleansing, tetapi memiliki fungsi, kandungan aktif, dan manfaat yang sangat berbeda.

Lantas, apa perbedaan toner hydrating dan toner exfoliating? Popbela akan membahas perbedaan kedua jenis toner ini secara detail, mulai dari kandungan, manfaat, hingga frekuensi pemakaiannya. Yuk, simak!

1. Kandungan dan manfaat toner hydrating vs toner exfoliating

pexels.com/SHVETS production

Perbedaan toner hydrating dan toner exfoliating yang pertama ada pada kandungan dan manfaatnya. Toner hydrating mengandung bahan humektan dan penenang seperti hyaluronic acid, glycerin, aloe vera, dan panthenol yang berfungsi menjaga kelembapan, menenangkan kulit, dan memperkuat skin barrier.

Sementara itu, toner exfoliating mengandung asam eksfoliasi seperti AHA, BHA, PHA, atau LHA yang bekerja mengangkat sel kulit mati, membersihkan pori-pori, dan membantu memperbaiki tekstur kulit.

2. Frekuensi pemakaian toner hydrating vs toner exfoliating

freepik.com/freepik

Untuk frekuensi pemakaiannya, toner hydrating aman digunakan setiap hari (baik pagi dan malam), karena fungsinya melembapkan dan menenangkan kulit tanpa mengikis lapisan kulit.

Sementara itu, toner exfoliating sebaiknya digunakan 1-2 kali seminggu pada malam hari, untuk menghindari iritasi dan menjaga keseimbangan skin barrier. Oh ya, jangan lupa gunakan sunscreen keesokan harinya setelah menggunakan toner exfoliating di malam hari ya, Bela.

3. Sensasi saat menggunakan toner hydrating vs toner exfoliating

pexels.com/drobotdean

Perbedaan toner hydrating dan toner exfoliating berikutnya ada pada sensasi saat pemakaian. Saat menggunakan toner hydrating, sensasi yang terasa umumnya yaitu segar dan menenangkan. Kulit terasa lebih lembap, kenyal, dan nyaman tanpa rasa perih atau ketat, sehingga cocok digunakan setiap hari bahkan untuk kulit sensitif.

Sebaliknya, saat menggunakan toner exfoliating biasanya akan terasa sensasi sedikit cekit-cekit atau hangat ringan saat pertama diaplikasikan. Sensasi ini wajar karena adanya kandungan asam eksfoliasi, namun seharusnya tidak menimbulkan rasa perih berlebihan atau terbakar.

4. Risiko iritasi dari penggunaan toner hydrating vs toner exfoliating

freepik.com/KamranAydinov

Toner hydrating memiliki risiko iritasi sangat rendah karena kandungannya didominasi bahan pelembap dan penenang, seperti hyaluronic acid, glycerin, dan panthenol. Jika terjadi iritasi, biasanya disebabkan oleh faktor-faktor lain seperti adanya fragrance, alkohol tinggi, atau kondisi kulit yang sedang sangat sensitif.

Sebaliknya, toner exfoliating memiliki risiko iritasi lebih tinggi karena mengandung asam eksfoliasi (AHA, BHA, PHA, atau LHA). Penggunaan yang terlalu sering atau pada kulit sensitif dapat menyebabkan kemerahan, rasa perih, kulit kering, hingga melemahkan skin barrier.

Itu dia perbedaan toner hydrating dan toner exfoliating yang perlu kamu tahu. Semoga informasinya bermanfaat ya, Bela!

Editorial Team