Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
6 Tanda Toner Tidak Cocok di Wajah, Breakout hingga Berminyak
onskin.com
  • Artikel menjelaskan bahwa setiap kulit bereaksi berbeda terhadap kandungan toner, sehingga penting mengenali tanda-tanda ketidakcocokan agar tidak merusak skin barrier.
  • Dijabarkan enam tanda toner tidak cocok, seperti sensasi panas, kulit kering berlebihan, kemerahan, breakout parah, kulit makin berminyak, hingga rasa gatal terus-menerus.
  • Penulis menekankan pentingnya menghentikan pemakaian segera jika muncul reaksi negatif dan memeriksa kembali kandungan bahan aktif dalam toner sebelum memilih produk baru.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Setiap skincare punya respon yang berbeda di kulit. Hal ini karena setiap kulit memiliki tingkat sensitivitas yang berbeda terhadap kandungan dalam produk perawatan wajah, termasuk toner.

Menemukan toner yang tepat sering kali membutuhkan proses trial and error. Kadang yang bikin bingung adalah breakout yang diakibatkan setelah pemakaian. Ini bisa jadi efek reaksi awal produk atau malah menjadi tanda bahwa itu tak cocok untukmu. 

Nah, berikut ini ada tanda toner tidak cocok di wajah sehingga kamu bisa ambil keputusan untuk segera menghentikan pemakaiannya. 

1. Sensasi berdenyut, panas, atau terbakar

epicuren.com

Sedikit sensasi perih ringan, atau perasaan seperti tertusuk-tusuk jarum saat menggunakan toner berbahan aktif, seperti AHA/BHA mungkin tergolong wajar. Namun, jika rasanya berubah menjadi panas atau terbakar, itu menandakan formula toner terlalu keras atau merusak benteng pertahanan kulit (skin barrier). Cobalah ganti dengan bahan yang lebih ringan dan gentle di kulit.

2. Kulit mengelupas hebat atau terlalu kering

dermatologyassociatesnj.com

Jika toner membuat kulitmu terasa tertarik, kaku, hingga mengelupas berlebihan, kemungkinan besar toner tersebut mengandung alkohol berjenis drying alcohol atau konsentrasi asam aktif yang terlalu tinggi untuk jenis kulitmu. Ini juga bisa jadi karena ada zat astringent keras yang menghilangkan minyak alami kulit. Seiring waktu, ini akan mengganggu lapisan pelindung kelembapan kulit, menyebabkan kehilangan air trans-epidermal dan membuat kulitmu jadi lebih sensitif.

3. Muncul kemerahan dan iritasi 

skinspectrum.com

Timbulnya bercak merah, ruam, atau kulit terasa hangat saat disentuh merupakan reaksi peradangan. Ini sering kali dipicu oleh bahan iritan seperti pewangi buatan, pewarna, atau bahan pengawet tertentu. Bahkan bahan-bahan "alami" seperti ekstrak jeruk atau minyak esensial dapat memicu peradangan pada jenis kulit yang reaktif. Jadi, coba lihat lagi apakah pada toner-mu ada kandungan tersebut, dan cobalah untuk menghindarinya.

4. Breakout atau jerawat bertambah parah

adobestock

Bentuk jerawat purging dan breakout itu berbeda. Jerawat purging umumnya berupa bintil kecil (whiteheads, komedo, atau jerawat kecil) yang cepat matang dan kering. Sementara breakout seringkali berupa jerawat meradang, besar, merah, atau kistik (jerawat batu) yang terasa sakit. Ini juga bisa berbentuk bintik merah kecil (komedo tertutup/papula) yang dibarengi rasa gatal. Jerawat breakout biasanya muncul di area wajah yang biasanya bersih atau jarang berjerawat. Jadi, kalau kamu mengalami masalah jerawat, coba lihat lagi ya, jenisnya.

5. Kulit menjadi sangat berminyak secara tiba-tiba

instyle.com

Niatnya ingin bebas minyak, salah pakai toner yang tidak cocok untuk kulitmu malah membuatnya semakin banyak mengeluarkan minyak. Saat toner membuat kulit terlampau kering, kulit akan merespons secara alami dengan memproduksi minyak (sebum) berlebih untuk mengompensasi kelembapan yang hilang. Ini memicu timbulnya komedo dan penyumbatan pori-pori.

6. Rasa gatal berlebihan

citymd.com

Rasa gatal yang terus-menerus setelah pemakaian toner adalah sinyal kuat dari sistem imun tubuh bahwa kulit mengalami reaksi alergi terhadap salah satu kandungan di dalamnya. Segera hentikan pemakaiannya dan coba lihat bahan apa saja yang terkandung di dalamnya. Pastikan kamu untuk menghindari bahan-bahan tersebut saat memilih produk yang baru.

Itulah tanda toner tidak cocok di wajah, semoga bisa membantu, ya, Bela!

Curated For You

Editorial Team

Related Article