Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
6 Cara Menghilangkan Milia Tanpa ke Klinik, Rajin Bersihkan Kulit!
pexels.com/ekaterina-bolovtsova
  • Milia terbentuk dari sel kulit mati yang terperangkap dan membentuk kista di bawah permukaan kulit.
  • Perawatan rumahan mencakup pembersihan wajah, uap, eksfoliasi lembut, serta penggunaan retinoid sesuai aturan.
  • Menggaruk, memencet, atau menusuk milia dapat membuat benjolan berdarah, berkeropeng, meninggalkan bekas luka, dan memicu infeksi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Enam cara menghilangkan milia tanpa ke klinik, termasuk perawatan kulit rutin di rumah.
  • Who?
    Orang yang memiliki milia di wajah.
  • Where?
    Perawatan dapat dilakukan di rumah, termasuk di kamar mandi saat menggunakan uap.
  • When?
    Wajah dibersihkan setiap hari, eksfoliasi dilakukan sekali seminggu, dan uap digunakan selama 5–8 menit.
  • Why?
    Milia terbentuk dari sel-sel kulit mati yang terperangkap dan membentuk kista di bawah permukaan kulit.
  • How?
    Dengan tidak menggaruk atau menusuk, mencuci wajah, memakai uap, eksfoliasi lembut, krim retinoid, dan tabir surya ringan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Milia itu benjolan kecil di kulit karena sel kulit mati terjebak di bawah kulit. Orang yang punya milia di wajah bisa merawat kulitnya di rumah. Wajah dibersihkan setiap hari, boleh memakai uap, dan kulit tidak boleh digaruk atau ditusuk. Ada juga krim dan tabir surya.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pilihan perawatan kulit rutin memberi cara untuk menangani milia tanpa tindakan khusus di rumah sakit. Pembersihan wajah yang lembut, eksfoliasi terukur, penggunaan retinoid, dan tabir surya dibahas bersama langkah pencegahan agar kulit tidak teriritasi akibat menggaruk, memencet, atau menusuk benjolan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Milia memang tak berbahaya, namun bisa mengganggu penampilan. Kadang bentuknya pun seperti jerawat atau komedo putih, tapi milia sendiri berbeda dari keduanya. Ini adalah hasil dari sel-sel kulit mati yang terperangkap dan membentuk kista di bawah permukaan kulit.

Menghilangkan milia sendiri bisa dilakukan dengan banyak cara, bahkan tak perlu dengan tindakan khusus di rumah sakit. Bisa dengan skincare rutin, simak 6 cara menghilangkan milia tanpa ke klinik berikut ini.

1. Jangan menggaruk atau menusuknya

hellomagazine.com

Jika milia di wajahmu mengganggu, jangan menggaruk area yang terkena. Mencoba menghilangkan milia dengan menggaruk, memencet atau menusuknya dapat menyebabkan benjolan tersebut berdarah, membentuk keropeng, dan meninggalkan bekas luka. Mengikis kulit juga dapat memasukkan kuman ke area tersebut, yang akhirnya dapat menyebabkan infeksi.

2. Bersihkan wajah setiap hari

pexel.com

Pastikan kamu mencuci wajah setiap hari dengan air hangat dan sabun yang lembut serta bebas paraben. Sabun yang tidak lembut akan menghilangkan minyak alami pada wajah yang dibutuhkan agar kulit tetap seimbang dan sehat.

Setelah mencuci wajah, tepuk-tepuk kulit dengan lembut hingga kering, jangan biarkan mengering dengan sendirinya. Hal ini akan membantu mencegah kulit teriritasi atau menjadi kering.

3. Buka pori-pori dengan uap

unsplash.com

Cara selanjutnya untuk menghilangkan milia adalah membuka pori-pori dengan uap, guna menghilangkan lebih banyak zat iritan. Misalnya, duduk di kamar mandi sambil menyalakan pancuran pada pengaturan air panas. Ruangan akan perlahan dipenuhi uap hangat.

Duduklah di dalam uap selama 5–8 menit. Uap tersebut akan membuka pori-pori secara lembut, melepaskan sel kulit mati atau zat iritan lain yang mungkin terperangkap di bawah kulit.

Setelah duduk di dalam uap, matikan pancuran dan tunggu beberapa menit. Tepuk-tepuk wajahmu hingga kering, lalu bilas dengan air hangat untuk membersihkan zat-zat iritan sebelum keluar dari ruangan.

4. Exfoliasi dengan lembut

pexels.com/miriam-alonso

Mengeksfoliasi kulit dengan lembut dapat membantu menjaga kulit bebas dari zat-zat iritan yang menyebabkan milia. Beberapa bahan dalam produk eksfoliasi bisa mencegah produksi keratin yang berlebih pada kulit. Carilah pembersih eksfoliasi yang mengandung asam salisilat, asam sitrat, atau asam glikolat.

Tapi, penting untuk diingat agar tidak melakukan eksfoliasi yang berlebihan karena dapat mengiritasi kulit. Lakukan sekali seminggu saja dan lihat apakah miliamu mulai berkurang.

5. Gunakan krim retinoid

pexel.com/cottonbro

Untuk menghilangkan milia, beberapa peneliti merekomendasikan krim retinoid topikal. Krim retinoid mengandung vitamin A yang sangat penting bagi kesehatan kulit. Gunakan produk apa pun yang mengandung retinoid atau retinol hanya sekali sehari. Oleskan setelah wajah dibersihkan dan dikeringkan.

Kamu juga bisa mencoba menggunakan gel adapalene yang dijual bebas atau krim tretinoin yang diresepkan dokter. Untuk mengobati milia en plaque, bisa dengan menggunakan krim obat atau antibiotik minocycline.

Saat menggunakan krim retinoid atau retinol, jangan lupa untuk dilindungi dengan sunscreen. Pasalnya, produk-produk tersebut membuat kulit jadi lebih rentan terhadap kerusakan akibat paparan sinar matahari.

6. Pilihlah tabir surya wajah yang ringan

cutislaserclinics.com

Selain melindungi kulit wajah dari sinar ultraviolet, sunscreen juga bermanfaat mengurangi iritasi kulit yang menyebabkan milia. Jadi, jangan pernah lupa untuk mengaplikasikan produk satu ini sebelum beraktivitas di luar.

Carilah tabir surya yang dirancang khusus untuk digunakan pada wajah. Pastikan SPF-nya 30 atau lebih tinggi. Tabir surya yang paling ramah kulit biasanya menggunakan minyak mineral sebagai bahan dasarnya, bukan minyak lain yang dapat menyumbat pori-pori.

Itulah beberapa cara menghilangkan milia tanpa ke klinik yang bisa kamu coba.

Curated For You

Editorial Team

Related Article