5 Kesalahan dalam Menggunakan Cleansing Oil

- Menggunakan cleansing oil pada wajah basah membuat residu tidak terhapus dengan baik
- Memijat wajah terlalu keras saat menggunakan cleansing oil dapat merusak kulit
- Tidak semua jenis kulit cocok dengan penggunaan cleansing oil, terutama kulit berjerawat dan sensitif
Membersihkan wajah setelah beraktivitas di luar ruangan menjadi hal yang tak boleh kamu lewatkan, apalagi kamu menggunakan riasan, mengaplikasikan tabir surya, bahkan terpapar asap dan debu pasca beraktivitas.
Agar proses membersihkan wajah terasa lebih optimal, mempertimbangkan untuk mengaplikasikan cleansing oil sebelum menggunakan sabun cuci muka menjadi langkah yang bisa kamu terapkan.
Namun, menggunakannya secara berlebihan malah bisa membuat masalah baru. Popbela telah merangkum kesalahan menggunakan cleansing oil yang patut kamu hindari berikut ini.
1. Menggunakannya ketika wajah sedang basah

Berbeda dengan sabun cuci muka, cleansing oil akan lebih optimal jika digunakan dalam keadaan wajah yang kering. Sebab, menggunakan ketika wajah basah malah membuat teksturnya langsung teremulsi sebelum riasan terhapus.
Akibatnya, riasan dan sisa tabir surya serta debu dan kotoran tidak benar-benar terhapus dan wajah masih penuh residu riasan dan skincare.
2. Memijat wajah terlalu keras

Membersihkan residu riasan dan tabir surya serta debu dan kotoran dengan cleansing oil memang memerlukan proses memijat wajah agar riasan dan sisa skincare yang menempel benar-benar luruh.
Namun, kamu tidak disarankan memijat wajah sampai kulit terasa panas atau mengusapnya secara berlebihan terutama di area mata. Cukup pijat lembut selama 30 hingga 60 detik saja.
3. Mengira semua cleansing oil ideal untuk semua jenis kulit

Sama seperti produk perawatan kulit lainnya, cleansing oil memang tidak diperuntukkan oleh semua jenis kulit. Apalagi kulit yang rentan berjerawat dan kamu yang memiliki riwayat fungal acne.
Sebab, cleansing oil memiliki kandungan minyak yang tinggi sehingga tidak cocok diaplikasikan oleh kulit yang rentan berjerawat lantaran bisa memperparah kondisi kulit.
4. Menggunakannya terlalu sering

Meski bisa mengangkat residu skincare hingga makeup dengan optimal, bukan berarti kamu bisa menggunakannya terlalu sering. Penggunaan secara rutin ini malah bisa membuat kulit memproduksi minyak berlebih serta berpengaruh terhadap skin barrier.
Apabila kamu tidak tengah menggunakan tabir surya, makeup, atau kulit tengah sensitif, sebaiknya hindari penggunaan cleansing oil.
5. Tidak membilas wajah setelah mengaplikasikan cleansing oil

Setelah mengaplikasikan cleansing oil jangan lupa untuk langsung segera membilas wajah dengan sabun cuci muka. Sebab, apabila tidak segera dibersihkan, kulit malah semakin berminyak dan pori-pori bisa tersumbat.
Agar proses membersihkan wajah menjadi sempurna, kamu bisa membilas wajah yang sudah diaplikasikan oleh cleansing oil dengan sabun cuci muka yang lembut.


















