Kita serasa perlu memakai wewangian untuk mencegah bau badan dan membuat badan lebih harum dalam keseharian kita, karena aktivitas kita makin padat seiring kita dewasa. Meski begitu, ada lebih banyak lagi tujuan kenapa orang memakainya. Tentunya, itu berpengaruh pada pilihan wewangian yang perlu digunakan. 

Mungkin kamu bingung saat melihat tulisan pada wewangian, seperti “eau de toilette”. Itu punya artinya sendiri loh. Sementara, ada banyak sekali variasi wewangian, mulai dari parfum, toilette, cologne dan lain-lain. Namun, apakah kamu paham betul semua artinya? Untuk memahami lebih dalam tentang wewangian, yuk simak ulasannya berikut!

1. Tujuan memakai wewangian gak sekadar untuk membuat badanmu harum

Selain mencegah bau badan dan membuat harum, wewangian juga berpengaruh pada personalitasmu. Dilansir dari realmenrealstyle.com, beberapa manfaat wewangian untuk meningkatkan daya tarik, kepercayaan diri, kewaspadaan dan mengurangi tingkat stres. 

Ini Perbedaan Sebenarnya antara Parfum, Eau de Toilette dan Colognegreatist.com

2. Apa itu wewangian?

Wewangian adalah campuran kompleks dari “bahan mentah”. Bahan mentah ini didapat dari ekstraksi bahan alami atau sintetis. Adapun, minyak dilarutkan dalam alkohol untuk menjaga aroma wanginya. Semakin tinggi konsentrasi minyak, semakin besar pula aroma wanginya. Ini yang akan menentukan ketahanan wangi selama berada di kulitmu. 

3. Perbedaan parfum, eau de toilette, cologne dan wewangian lain

Wewangian bersifat uniseks, namun sering digantikan dengan istilah “parfum”. Jadi semua wewangian akan disebut parfum, padahal ada banyak sekali nama wewangian dan tentunya ada perbedaannya.

  • Eau Fraiche adalah versi wewangian yang paling encer. Biasanya terdiri dari 1-3 persen minyak wangi dalam alkohol dan air. Ketahanannya berlangsung kurang dari 1 jam.
  • Cologne (Eau de Cologne) adalah istilah tertua untuk parfum. Cologne digunakan di Amerika Utara untuk menyebut wewangian maskulin. Wanginya ringan, segar dan seperti buah. Biasanya terdiri dari 2-4 persen minyak wangi dalam alkohol dan air. Cenderung digunakan untuk kaum muda. Ketahanannya berlangsung sekitar 2 jam.
  • Toilette (Eau de Toilette) terdiri dari 5-15 persen minyak wangi yang dilarutkan dalam alkohol. ketahanannya berlangsung sekitar 3 jam.
  • Parfum (Eau de Parfum) menurut sejarah bersifat genderless sehingga bisa menggambarkan wewangian pria dan wanita. Berisi 15-20 persen esensi minyak wangi dan dapat bertahan sekitar 5 hingga 8 jam.
  • Parfum berasal dari bahasa Latin per fumum yang berarti ‘melalui asap’. Memiliki konsentrasi minyak wangi paling pekat dan mahal dari semua pilihan wewangian. Terdiri dari 20-30 persen esensi minyak wangi. Pemakaian parfum dapat bertahan hingga 24 jam.
Ini Perbedaan Sebenarnya antara Parfum, Eau de Toilette dan Cologneallure.com

4. Siklus ketahanan wewangian: top, medium dan base note

Wewangian memiliki tiga bagian yang membentuk piramida: top, medium dan base note. Masing-masing bagian memiliki wanginya masing-masing yang kemudian disatukan menjadi wangi akhirmu. Namun, tentu saja kamu perlu waktu untuk mengetahui hasil akhirnya.

  • Top note adalah wangi pertama yang memiliki wangi ringan dan menyentuh hidung terlebih dahulu. Wangi tersebut berlangsung selama 15 menit hingga 2 jam. Top note biasanya beraroma bunga, buah, akuatik dan rempah-rempah.
  • Medium note menyuguhkan elemen utama dari wewangian. Ini muncul saat top note hilang, sekitar 30 menit dan dapat bertahan 3-5 jam setelah disemprotkan. Biasanya termasuk wewangian bunga yang lebih berat.
  • Terakhir, base note mengembangkan dan membantu memperbaiki wangi pada kulit. Di sinilah kamu akan mencium wangi yang lebih kuat, yang bisa diketahui ketika wewangian berada di kulit sementara waktu. Base note bertahan 5-10 jam. Base note biasanya beraroma kayu cendana, akar wangi, vanila, tar, kulit, asap, tembakau dan kesturi. Setelah mengering, wangi akan berubah dan jadi lebih menarik.
Ini Perbedaan Sebenarnya antara Parfum, Eau de Toilette dan Colognehealth.com

5. Meski begitu, ada juga wewangian yang linear

Nggak seperti siklus di atas, bisa jadi kamu menginginkan wangi yang linear atau gak berubah dari pertama disemprotkan hingga berjam-jam kemudian. Kamu bisa memilih wewangian ini jika khawatir wanginya akan berubah dan memengaruhi suasana hatimu atau orang yang akan menciumnya. Namun, kalau ingin kejutan, boleh saja kamu mencoba wewangian yang nonlinear. 

Sebelum membeli wewangian, pertimbangkan dulu hal-hal di atas agar kamu bisa mempertimbangkan mana yang sesuai dengan kebutuhan dan modalmu. Jadi nggak heran kan kalau ada parfum dengan harga selangit. Itu karena wewangian tersebut pasti punya wangi yang khas dan tahan lama.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Parfum Perempuan yang Bikin Kamu Wangi Seharian