Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Kesalahan Menggunakan Penjepit Bulu Mata yang Jarang Disadari
pexels.com/Tima Miroshnichenko
  • Gunakan penjepit bulu mata saat bulu mata bersih dan kering sebelum maskara, karena menjepit helai yang sudah kaku akibat maskara dapat membuatnya tertarik atau patah.
  • Hindari tekanan berlebihan dan posisi terlalu dekat kelopak mata; jepit perlahan di pangkal bulu mata tanpa mengenai kulit untuk mengurangi ketidaknyamanan maupun risiko cedera.
  • Jangan berulang kali menjepit area yang sama; lakukan bertahap dari pangkal hingga ujung, serta rutin bersihkan dan ganti bantalan penjepit yang aus atau kotor.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Penjepit bulu mata menjadi salah satu beauty tool yang bisa membuat mata terlihat lebih terbuka tanpa perlu banyak produk.

Meski terlihat sederhana, cara menggunakan alat ini tetap perlu diperhatikan.

Tekanan yang terlalu kuat, penjepit yang kurang terawat, hingga penggunaannya di waktu yang kurang tepat justru bisa membuat bulu mata lebih mudah rusak.

Agar bulu mata tetap lentik sekaligus terjaga kondisinya, ada beberapa kesalahan yang sebaiknya dihindari.

Berikut lima kesalahan menggunakan penjepit bulu mata yang jarang disadari.

1. Menggunakannya setelah memakai maskara

pexels.com/https://kaboompics.com

Urutan penggunaan juga berpengaruh pada kondisi bulu mata.

Sebaiknya, gunakan penjepit saat bulu mata masih bersih dan kering sebelum mengaplikasikan maskara.

Menjepit bulu mata yang sudah dilapisi maskara, terutama ketika produknya mulai mengering, dapat membuat helaiannya menjadi lebih kaku sehingga lebih mudah tertarik atau patah saat terkena tekanan.

2. Menekan terlalu kuat

pexels.com/Karolina Grabowska

Setelah memastikan urutannya tepat, perhatikan juga tekanan saat menjepit.

Tidak perlu menekan alat sekuat mungkin untuk mendapatkan bulu mata yang lentik.

Tekanan yang berlebihan justru dapat membuat bulu mata tertekuk terlalu tajam dan terasa kurang nyaman pada kelopak mata.

Cukup tekan secara perlahan dan terkontrol hingga bulu mata membentuk lengkungan yang diinginkan.

3. Menjepit terlalu dekat dengan kelopak mata

pexels.com/Photo By: Kaboompics.com

Tekanan yang terlalu kuat bukan satu-satunya hal yang perlu dihindari.

Posisi penjepit juga perlu diperhatikan agar kulit kelopak mata tidak ikut terjepit.

Letakkan alat dengan hati-hati di sekitar pangkal bulu mata tanpa menekan kulit.

Penggunaan penjepit di area mata memang perlu dilakukan secara perlahan karena cedera akibat alat ini juga pernah dilaporkan dalam literatur oftalmologi.

4. Berulang kali menjepit bagian yang sama

pexels.com/Karolina Grabowska

Ketika hasil lentiknya belum sesuai harapan, kamu mungkin tergoda untuk terus menjepit bagian yang sama.

Padahal, cara ini tidak selalu membuat bulu mata semakin lentik dan justru menambah tekanan pada helaiannya.

Agar hasilnya lebih natural, coba jepit secara bertahap dari pangkal, bagian tengah, hingga ujung dengan tekanan yang lebih ringan.

5. Tidak memperhatikan kondisi bantalan penjepit

pexels.com/Tima Miroshnichenko

Selain teknik penggunaannya, kondisi alat juga tidak kalah penting.

Bantalan penjepit yang sudah aus, mengeras, atau dipenuhi sisa produk dapat membuat proses menjepit terasa kurang nyaman.

Oleh karena itu, bersihkan penjepit secara rutin dan perhatikan kondisi bantalan sebelum digunakan.

Jika sudah rusak atau tidak lagi dalam kondisi baik, sebaiknya segera diganti agar penggunaannya tetap nyaman dan aman.

Nah, itu dia kesalahan menggunakan penjepit bulu mata yang jarang disadari.

Meski terlihat sederhana, cara penggunaan yang tepat tetap penting agar bulu mata tetap terjaga dan hasil lentiknya terlihat lebih rapi.

Jadi, pastikan menggunakan penjepit dengan tekanan yang cukup, posisi yang tepat, serta kondisi alat yang masih baik.

Curated For You

Editorial Team

Related Article