Kenapa makeup nge-crack sebenarnya berkaitan dengan bagaimana base menempel dan menyatu di permukaan kulit. Jika kondisi kulit atau layering produk tidak seimbang, hasilnya bisa terlihat retak. Berikut beberapa penyebab makeup crack yang paling sering terjadi.
1. Kulit terlalu kering atau dehidrasi
Kulit kering membuat foundation menempel pada area yang kasar dan bersisik. Akibatnya, makeup terlihat pecah terutama di sekitar hidung dan pipi. Inilah alasan kenapa makeup nge-crack di kulit kering lebih sering terjadi.
Kurangnya hidrasi sebelum makeup juga memperparah kondisi ini. Tanpa moisturizer yang cukup, foundation sulit menyatu dengan baik. Hasil akhirnya terlihat tidak smooth.
2. Produksi minyak berlebih
Di sisi lain, kulit berminyak juga bisa mengalami makeup crack. Minyak berlebih memecah formula foundation sehingga tampak terpisah dari kulit. Biasanya terlihat jelas di area T-zone seperti hidung dan dahi.
Kenapa foundation pecah di hidung sering kali karena kombinasi pori-pori besar dan minyak. Saat minyak keluar beberapa jam setelah aplikasi, base jadi tidak stabil. Makeup pun terlihat bergeser dan retak.
3. Salah memilih primer
Primer punya peran penting dalam menentukan hasil akhir makeup. Jika primer tidak sesuai dengan jenis kulit atau foundation, hasilnya bisa tidak menyatu. Misalnya, primer berbasis silikon dipadukan dengan foundation berbasis air tanpa penyesuaian.
Namun, apakah salah primer bikin makeup crack? Jawabannya bisa iya. Ketidaksesuaian formula membuat base sulit menempel dengan sempurna.
4. Layering skincare terlalu tebal
Terlalu banyak lapisan skincare sebelum makeup bisa membuat foundation mudah bergeser. Produk yang belum menyerap sempurna menciptakan permukaan licin. Akibatnya, foundation tidak menempel dengan optimal.
Alasan kenapa foundation tidak menyatu sering berkaitan dengan langkah ini. Memberi jeda waktu sebelum makeup sangat penting. Kulit perlu waktu untuk menyerap produk dengan baik.
5. Terlalu banyak bedak
Bedak memang membantu mengontrol minyak, tetapi pemakaian berlebihan bisa membuat makeup terlihat cakey. Lapisan yang terlalu tebal mudah retak saat wajah bergerak. Ini sering terjadi di area smile lines dan bawah mata.
Apakah kebanyakan bedak bikin makeup pecah? Ya, terutama jika kulitmu cenderung kering. Penggunaan secukupnya jauh lebih aman.
6. Teknik aplikasi kurang tepat
Menggunakan sponge kering atau blending terburu-buru dapat memicu makeup patchy. Teknik yang kurang rata membuat foundation menumpuk di beberapa titik. Area tersebut lebih mudah terlihat crack setelah beberapa jam.
Aplikasi tipis dan buildable jauh lebih aman. Dengan cara ini, base lebih fleksibel mengikuti tekstur kulit.
7. Produk tidak cocok satu sama lain
Foundation berbasis air dan silikon memiliki karakter berbeda. Jika tidak dipadukan dengan tepat, hasilnya bisa menggumpal atau terpisah. Kondisi ini sering disalahartikan sebagai produk jelek.
Padahal, masalahnya ada pada kombinasi formula. Memahami kandungan produk membantu mencegah makeup nge-crack sejak awal.