Berbicara soal penampilan, bukan sekedar outfit stylish ataupun makeup yang on point, aroma tubuh yang khas dan susah dilupakan juga jadi bagian penting yang tidak boleh dilewatkan, at least buat saya. Oleh karena itu, tiap harinya, parfum jadi item yang wajb digunakan. 

Kalau boleh bercerita sedikit, saya penyuka aroma musk, woody, dengan sedikit sentuhan vanilla. Intinya, saya suka dengan aroma hangat dan sedikit manis. But then, saya berkesempatan untuk mencoba lima parfum Bvlgari Omnia. Penasaran seperti apa aroma dan ketahanannya? Keep reading!

Kemasan

Buat saya, selain aroma yang memikat, botol parfum juga jadi salah satu pertimbangan ketika memilih wewangian, sebab saya suka mengoleksi botol parfum dengan berbagai bentuk. Jadilah, kemasan Bvlgari Omnia ini sukses membuat saya jatuh hati. Bentuk infinity yang unik serta penempatan tulisan Bvlgari yang juga seakan tidak putus memang tidak pernah ditemui pada parfum manapun.

Selain itu, Bvlgari cukup pintar dalam menentukan warna kemasan untuk setiap aromanya. Misal, untuk Omnia Pink Sapphire dengan aroma yang cukup feminin, botolnya bewarna pink atau warna merah untuk Omnia Coral yang aromanya cukup sensual. FYI, tidak sembarangan memilih warna, tiap varian merepresentasikan gemstone yang berbeda dan berharga lho.

Tidak hanya botol parfumnya saja, kotaknya pun dibuat se-fancy mungkin lengkap dengan gambar berbagai wahana yang ada di taman hiburan. Bukan tanpa sebab lho, ternyata konsep yang dibawa oleh Bvlgari tahun ini adalah Omnialandia yang ingin mengajak kita kembali mengingat masa kecil yang dipenuhi dengan kegembiraan.

Omnia Crystalline

Review: Bermain di Taman Hiburan Lewat Bvlgari OmnialandiaPopbela.com

Sebagai penyuka aroma parfum yang tidak terlalu feminin, koleksi Bvlgari Omnia yang satu ini jadi favorit #1 saya. Selain kemasan berwarna silver yang memberi kesan sleek dan modern, Omnia Crystalline memiliki musk, Guaiac wood, dan oakmoss sebagai base notes-nya

Sedangkan untuk middle notes, Crystalline menggunakan teh, cassia, dan lotus. Lalu, untuk bagian top notes, buah pir dan bambu jadi pilihan. Perpaduan inilah yang akhirnya menghasilkan aroma floral dengan sentuhan powdery scent yang soft namun tetap unforgettable.

Omnia Amethyste

Review: Bermain di Taman Hiburan Lewat Bvlgari OmnialandiaPopbela.com

Buat kamu fans berat parfum Bvlagri, pastinya sudah tidak asing lagi dengan si botol ungu ini. Varian Omnia yang satu ini memang jadi best seller serta jadi favorit banyak beauty enthusiast. Nggak heran sih, aromanya memang menyegarkan. 

Ternyata aroma ini dikarenakan Amethyste memiliki heliotrope dan woodsy notes sebagai base notes-nya, lalu ada Bulgarian rose dan iris sebagai middle notes, sedangkan untuk top notes terdapat green notes dan pink grapefruit. Hasilnya? kamu akan mendapatkan aroma floral yang subtle namun tetap bikin orang di samping kamu ingat dengan aroma parfum kamu.

Omnia Coral

Review: Bermain di Taman Hiburan Lewat Bvlgari Omnialandiainstagram.com/@bulgariparfums

Selain packaging-nya yang sudah cukup 'hot', ternyata aroma dari Omnia Coral ini bisa kasih vibes yang cukup seksi. Terdapat aroma floral fruity yang cukup strong. Ini karena adanya kombinasi water lily, hibiscus, pomegranate, dan Virginia cedar yang membuat aromanya jadi lebih manis tapi tidak meninggalkan kesan mature

Omnia Pink Sapphire

Review: Bermain di Taman Hiburan Lewat Bvlgari Omnialandiainstagram.com/@bulgariparfums

Nah, untuk kamu yang sedang mencari parfum yang memberi kesan feminin sekaligus playful, then this Omnia might be the one for you. Selain kemasan pink-nya yang menggemaskan, aroma fresh Pink Sapphire ini akan membuat mood kamu jadi lebih ceria. Terdapat kombinasi frangipani, vanilla musk, dan pink pomelo yang sukses menghasilkan aroma dengan vibes yang terasa young and energetic. Wajib coba!

Omnia Golden Citrine

Review: Bermain di Taman Hiburan Lewat Bvlgari Omnialandiainstagram.com/@bulgariparfums

Kalau yang satu ini merupakan newborn baby alias anak baru di keluarga Omnia. Dari namanya mungkin kamu sudah bisa menebak kalau parfum yang satu ini memiliki sentuhan aroma jeruk yang fresh. Walaupun bukan penggemar aroma fruity, apalagi yang memiliki hint citrusy, parfum ini justru jadi favorit kedua saya. Alasannya simpel, begitu disemprotkan, kamu akan mencium aroma yang membuat kamu seperti sedang ada di pantai. Very tropical!

Untuk top notes dari parfum ini terdapat sicilian mandarin dan white peach. Lalu, untuk middle notes-nya terdapat ylang-ylang dan jasmine duo absolute dan untuk base notes-nya terdapat golden benzoin dan juga cedarwood.

Ketahanan & Final Verdict

Nah, sebelum menutup artikel ini, lemme tell you the longevity of all the perfume. Kelimanya merupakan EDT alias eau de toilette dan di tubuh saya aromanya bisa bertahan seharian. Misal saya pakai pagi dan tanpa retouch, di malam hari saya masih bisa mencium aromanya, walaupun mulai samar-samar. Jadi, thumbs up untuk ketahanan dari Omnia ini.

The final verdict? Awalnya, saya memang fans setiap parfum yang hangat dan sedikit berat. Namun, setelah mencoba kelima varian Omnia ini, rasanya nggak ada salahnya beralih sejenak ke parfum dengan aroma yang memiliki unsur floral dan fruity. Sepertinya sih saya akan bergantian memakai Omnia Crystalline dan Golden Citrine untuk sehari-hari. Kalau kamu, Bela, mana nih varian Bvlgari Omnia yang akan kamu coba?

Baca Juga: Biar Wanginya Nggak Cepat Hilang, Ini Cara Pakai Parfum yang Benar 

Baca Juga: Bisa Tahan Hingga 3 Tahun, Ini 5 Tips Menyimpan Parfum agar Awet

Baca Juga: 7 Artis Korea dan Parfum Favoritnya, Kamu Juga Bisa Coba Lho