Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Perubahan pada Kulit dan Rambut yang Bisa Terasa saat Kurang Tidur
pexels.com/SHVETS production
  • Kurang tidur dapat mengganggu skin barrier, membuat kulit lebih kering, kencang, kasar, dan kurang mampu mempertahankan kelembapan.
  • Wajah bisa tampak kusam, kurang kenyal, dan lebih lelah; lingkaran hitam di bawah mata juga dapat terlihat makin jelas setelah beberapa malam tidur tidak cukup.
  • Gangguan tidur berkaitan dengan perubahan rambut dan kulit kepala, termasuk kerontokan serta sensitivitas, meski hubungan sebab-akibatnya belum sepenuhnya jelas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Tidur cukup bukan hanya penting untuk mengembalikan energi setelah seharian beraktivitas. Waktu istirahat yang kurang juga bisa ikut terlihat dari kondisi kulit dan rambut.

Mulai dari wajah yang tampak lebih kusam hingga area bawah mata yang semakin gelap, beberapa perubahan bisa muncul ketika tubuh tidak mendapatkan waktu istirahat yang memadai.

Lantas, apa saja perubahan pada kulit dan rambut yang bisa terasa saat kurang tidur?

Popbela akan membahasnya dalam ulasan berikut ini.

1. Kulit terasa lebih kering

freepik.com/freepik

Kurang tidur dapat membuat kulit terasa lebih kering dan kurang nyaman dari biasanya.

Saat waktu istirahat berkurang, fungsi skin barrier dapat ikut terganggu sehingga kulit tidak sebaik biasanya dalam mempertahankan kelembapan.

Akibatnya, kulit bisa terasa lebih kencang, kasar, atau mudah terasa kering, terutama jika kurang tidur terjadi berulang kali.

2. Wajah terlihat lebih kusam

freepik.com

Kurang tidur juga bisa membuat wajah kehilangan tampilan segarnya.

Kulit dapat terlihat lebih kusam, kurang bercahaya, dan tampak lelah dibandingkan biasanya.

Jadi, meski rutinitas skincare tetap sama, wajah mungkin terlihat tidak sesegar ketika tubuh mendapatkan waktu istirahat yang cukup.

3. Lingkaran hitam semakin terlihat

freepik.com/freepik

Area bawah mata biasanya menjadi salah satu bagian yang paling cepat menunjukkan tanda kurang tidur.

Lingkaran hitam dapat terlihat lebih jelas sehingga wajah tampak lebih lelah.

Kondisi ini juga bisa membuat area mata terlihat kurang segar, terutama setelah beberapa malam tidur tidak cukup.

4. Kulit tampak kurang kenyal

freepik.com/freepik

Selain terlihat kusam, kulit juga bisa terasa dan tampak kurang kenyal ketika tubuh tidak mendapatkan waktu istirahat yang cukup.

Kurang tidur berkaitan dengan perubahan pada beberapa fungsi kulit, termasuk elastisitas dan kemampuan kulit mempertahankan kondisi yang optimal.

Alhasil, wajah dapat terlihat lebih lelah dan kurang fresh dibandingkan biasanya.

5. Rambut dan kulit kepala ikut berubah

pexels.com/Towfiqu barbhuiya

Bukan hanya kulit wajah, kurang tidur juga dapat berkaitan dengan kondisi rambut dan kulit kepala.

Gangguan tidur diketahui memiliki hubungan dengan sejumlah masalah rambut, termasuk kerontokan, meski hubungan sebab-akibatnya belum sepenuhnya jelas.

Kurang tidur juga sering berjalan beriringan dengan stres, yang dapat turut memengaruhi siklus pertumbuhan rambut.

Oleh karena itu, jika rambut terasa lebih mudah rontok atau kulit kepala menjadi lebih sensitif, pola tidur bisa menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan.

Nah, itu dia perubahan pada kulit dan rambut yang bisa terasa saat kurang tidur.

Meski sesekali tidur larut mungkin sulit dihindari, menjaga waktu istirahat tetap cukup dan teratur tetap penting agar tubuh punya waktu untuk memulihkan diri.

Jadi, selain memperhatikan skincare dan haircare, jangan lupa beri tubuh waktu untuk benar-benar beristirahat.

Curated For You

Editorial Team

Related Article