Paparan bahan kimia tertentu, seperti asbes, dapat menjadi penyebab kanker ovarium meskipun kasusnya jarang. Oleh karena itu, perempuan yang sering berada di lingkungan dengan bahan kimia berbahaya disarankan untuk lebih berhati-hati dan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan.
Selain itu, paparan radiasi dalam dosis tinggi juga bisa menyebabkan kanker ovarium, seperti pada pekerja nuklir atau korban paparan bom atom. Meski demikian, paparan radiasi dalam dosis rendah umumnya tidak terbukti meningkatkan risiko tersebut.
Demikian tujuh penyebab kanker ovarium yang perlu kamu ketahui dan waspadai. Semoga informasi di atas bisa membuat kita lebih waspada, ya!
Apakah faktor keturunan memengaruhi kanker ovarium? | Ya, riwayat keluarga dengan kanker ovarium atau kanker payudara dapat meningkatkan risiko. |
Bisakah gaya hidup memicu kanker ovarium? | Pola hidup tidak sehat, obesitas, dan merokok dapat meningkatkan risiko terkena kanker ovarium. |
Bagaimana cara menurunkan risiko terkena kanker ovarium? | Menjaga berat badan ideal, terapkan pola hidup sehat, rutin berolahraga, dan lakukan pemeriksaan kesehatan berkala bisa membantu menurunkan risiko kanker ovarium. |
Referensi:
Healthline. 2026. “What Causes Ovarian Cancer?” Diakses April 2026.
National Cancer Institute. 2026. “Ovarian, Fallopian Tube, and Primary Peritoneal Cancer.” Diakses April 2026.
American Cancer Society. 2026. “Ovarian Cancer Risk Factors.” Diakses April 2026.
Medical News Today. 2026. “An Overview of Ovarian Cancer.” Diakses April 2026.
MyOvarianCancerTeam. 2026. “What Causes Ovarian Cancer? 10 Risk Factors.” Diakses April 2026.
Handoko dkk. 2023. “Hubungan antara Obesitas dengan Kanker Ovarium di Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta.” Jurnal Kedokteran Meditek 29, No.1.
Sunwook dkk. 2018. “Ovarian Cancer in a Former Asbestos Textile Factory Worker: A Case Report.” Annals of Occupational and Environmental Medicine 30, No.1.