Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
7 Cara Mengatasi Eksim Kulit Kering dan Gatal yang Aman
freepik.com
  • Eksim atau dermatitis atopik ditandai kulit kering, gatal, dan bersisik; pengobatan medis fokus menjaga kelembapan serta mencegah peradangan agar kulit tetap sehat.

  • Perawatan utama meliputi penggunaan pelembap khusus, obat kortikosteroid, antihistamin, hingga krim non steroid sesuai anjuran dokter untuk mengontrol gejala eksim.

  • Pada kasus lebih berat, dokter dapat meresepkan calcineurin inhibitor, imunosupresan, antibiotik, atau antijamur guna menekan peradangan dan mencegah infeksi kulit.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Eksim atau dermatitis atopik merupakan salah satu penyakit kulit yang cukup sering terjadi. Gejalanya bisa berupa kulit kering, ruam merah, gatal, dan bersisik. Kondisi eksim dengan kulit kering, bersisik, dan tidak menimbulkan luka basah biasanya disebut dengan eksim kering.

Meskipun cukup gatal, penderita eksim sebaiknya tidak menggaruknya karena bisa merusak lapisan kulit dan memicu luka yang berujung infeksi. Lantas, bagaimana cara mengatasi eksim kulit kering dan gatal secara medis? Yuk, simak jawabannya berikut ini.

1. Gunakan pelembap khusus kulit sensitif

freepik.com

Cara mengatasi eksim kulit kering dan gatal yang paling dasar ialah gunakan pelembap. Menurut penelitian yang diterbitkan oleh Allergy Asthma Immunology Research, produk pelembap dengan kandungan emolien sering menjadi perawatan dasar untuk mengatasi kekeringan dan gatal akibat eksim.

Pilihlah pelembap berbentuk krim atau salep (bukan losion yang terlalu encer) agar kelembapannya lebih awet. Kamu bisa menggunakan produk tersebut minimal 2-3 kali sehari, terutama setelah mandi. Produk pelembap tersebut tak hanya menghidrasi kulit, tetap juga membantu memperbaiki lapisan pelindung kulit.

2. Gunakan obat kortikosteroid sesuai resep dokter

Jika eksim sudah meradang dan cukup gatal, dokter biasanya akan meresepkan obat kortikosteroid. Obat ini bekerja dengan mengurangi peradangan, kemerahan, dan rasa gatal. Obat kortikosteroid tersebut tersedia dalam bentuk salep, krim, tablet, dan pil yang biasanya diberikan sesuai tingkat keparahan penderita eksim.

Penggunaannya harus sesuai anjuran dokter, baik dari segi dosis maupun durasi. Jangan menggunakan obat tersebut sembarangan dalam jangka panjang tanpa pengawasan medis agar terhindar dari efek samping lainnya.

3. Obat antihistamin untuk mengurangi gatal

freepik.com

Rasa gatal yang parah sering membuat penderita eksim terus menggaruknya sehingga kulit justru makin luka. Dalam beberapa kasus, dokter bisa memberikan antihistamin untuk membantu mengurangi rasa gatal, terutama pada malam hari agar tidur lebih nyenyak.

Obatnya bekerja meredakan sensasi gatal yang disebabkan oleh histamin dengan memblokir reseptor H1. Meskipun tidak menyembuhkan eksim secara langsung, antihistamin mampu mengontrol gejala sehingga proses penyembuhan kulit bisa lebih optimal.

4. Pakai obat oles non steroid

Selain kortikosteroid, cara mengatasi eksim kulit kering dan gatal selanjutnya bisa dengan obat oles non steroid seperti tacrolimus, pimecrolimus, atau crisaborole. Obat ini sering digunakan untuk eksim ringan hingga sedang.

Obatnya membantu mengatasi gejala eksim dengan meredakan peradangan pada kulit yang bermasalah. Crisaborole akan bekerja dengan menghambat proses peradangan pada kulit. Di sisi lain, tacrolimus dan pimecrolimus mencegah pelepasan calcineurin yang berperan dalam peradangan.

5. Gunakan obat calcineurin inhibitor

freepik.com

Kortikosteroid tidak dianjurkan untuk pengobatan eksim jangka panjang. Jika diperlukan, dokter biasanya akan meresepkan obat alternatif seperti calcineurin inhibitor.

Obat ini bekerja dengan menekan aktivitas calcineurin, zat yang memicu peradangan saat eksim kambuh, sehingga kemerahan, gatal, dan peradangan kulit berkurang.

6. Gunakan obat imunosupresan

Penyebab eksim belum sepenuhnya diketahui secara pasti, namun banyak ahli meyakini kondisi ini berkaitan dengan faktor genetik dan sistem imun. Penderita eksim mungkin saja memiliki sistem imun terlalu aktif sehingga kulit rentan mengalami peradangan.

Jika eksim dipicu oleh respon imun berlebihan, dokter bisa meresepkan obat imunosupresan. Obat tersebut menekan aktivitas sistem kekebalan agar gejala eksim berkurang. Namun, penggunaannya harus digunakan dengan hati-hati, terutama bagi mereka yang punya sistem imun lemah.

7. Gunakan antibiotik dan antijamur

freepik.com

Menggaruk kulit yang gatal bisa menyebabkan eksim makin parah. Jika kulit menunjukkan tanda infeksi, dokter biasanya meresepkan antibiotik dalam bentuk krim, salep, atau obat minum, tergantung tingkat keparahannya.

Selain bakteri, infeksi jamur juga bisa memicu eksim, terutama di wajah. Jika eksim di wajahmu ternyata dikarenakan jamur, pengobatan perlu dilakukan dengan krim atau salep antijamur untuk meredakan gejala eksim.

Demikian beberapa cara mengatasi eksim kulit kering dan gatal secara medis. Pastikan kamu selalu berkonsultasi dengan dokter agar bisa mendapatkan perawatan yang tepat. Semoga informasi di atas bermanfaat, ya!

FAQ seputar cara mengatasi eksim kulit kering dan gatal

Apa penyebab utama eksim kulit kering dan gatal?

Eksim biasanya disebabkan kombinasi faktor genetik, sistem kekebalan yang sensitif, dan iritasi dari lingkungan atau bahan kimia tertentu.

Obat apa yang biasa diresepkan dokter untuk eksim?

Dokter biasanya memberikan kortikosteroid topikal, imunomodulator (seperti tacrolimus), atau obat antihistamin untuk mengurangi gatal.

Bagaimana cara merawat kulit di rumah agar eksim tidak kambuh?

Gunakan pelembap secara rutin, mandi dengan air hangat (bukan panas), hindari sabun keras, dan kenakan pakaian berbahan lembut seperti katun.

Editorial Team

Related Article