Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Berapa Heart Rate Normal Saat Lari? Ini Panduannya
pexels.com/cottonbro
  • Berapa heart rate normal saat lari berada di kisaran 70–85% dari detak jantung maksimal.

  • Usia, tingkat kebugaran, suhu udara, obat, dan kondisi emosional dapat memengaruhi detak jantung saat berlari.

  • Pantau detak jantung selama berolahraga dan kurangi kecepatan jika muncul gejala yang mengkhawatirkan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Saat mulai rutin berlari, kamu mungkin sering mendengar istilah heart rate atau detak jantung. Istilah ini penting dipahami untuk mengukur seberapa keras tubuh bekerja saat berolahraga.

Lantas, berapa heart rate normal saat lari dan berapa angka yang tergolong aman? Berikut Popbela telah siapkan penjelasan lengkapnya!

1. Berapa heart rate normal saat lari?

pexels.com/ketut subiyanto

Berapa heart rate normal saat lari dapat diperkirakan berdasarkan usia dan detak jantung maksimal. Menurut American Heart Association (AHA), detak jantung maksimal diperkirakan dengan mengurangi angka 220 dengan usia kamu.

Saat olahraga berat seperti lari, kisaran ideal heart rate adalah 70–85% dari detak jantung maksimal. Namun, angka ini cuma panduan umum, jadi target tiap orang bisa beda-beda.

2. Heart rate normal sasat lari berdasarkan usia

pexels.com/Jens Mahnke
  • 20 tahun: Kisaran normal saat lari 140–170 bpm (maks 200 bpm)

  • 30 tahun: Kisaran normal saat lari 133–162 bpm (maks 190 bpm)

  • 35 tahun: Kisaran normal saat lari 130–157 bpm (maks 185 bpm)

  • 40 tahun: Kisaran normal saat lari 126–153 bpm (maks 180 bpm)

  • 45 tahun: Kisaran normal saat lari 123–149 bpm (maks 175 bpm)

  • 50 tahun: Kisaran normal saat lari 119–145 bpm (maks 170 bpm)

  • 60 tahun: Kisaran normal saat lari 112–136 bpm (maks 160 bpm)

3. Faktor yang memengaruhi heart rate saat lari

magnific.com/magnific

Mulai dari usia hingga tingkat kebugaran, ada banyak faktor yang memengaruhi detak jantungmu saat berlari. Makin sering kamu berolahraga, makin terlatih pula otot jantungmu.

Faktor lingkungan seperti suhu panas dan lembap juga bisa memicu kenaikan 5–10 bpm. Penggunaan obat-obatan tertentu hingga suasana hati seperti stres dan gembira pun turut memengaruhi denyutnya.

4. Tips memantau heart rate agar berlari lebih aman

pexels.com/ketut subiyanto

Setelah mengetahui berapa heart rate normal saat lari, kamu juga wajib memantaunya secara berkala. Cara paling praktis untuk memantaunya adalah menggunakan jam olahraga.

Perangkat ini membantu kamu melihat perubahan bpm selama berlari. Dengan demikian, intensitas latihan dapat disesuaikan dengan kemampuan tubuh.

5. Tips menurunkan heart rate saat lari

pexels.com/ketut subiyanto

Jika detak jantung terlalu tinggi, segera pelankan tempo ke joging ringan atau jalan kaki. Biarkan tubuh beradaptasi sebelum kamu kembali menambah kecepatan secara perlahan.

Langkah ini penting dilakukan sebagai rem agar jantung tidak bekerja terlalu keras. Selain itu, berjalan kaki juga membantu mengembalikan aliran darah dan suplai oksigen ke otak secara optimal.

Memahami berapa heart rate normal saat lari membantu kamu berolahraga dan aman. Semoga informasi di atas membantu, ya!

Curated For You

Editorial Team

Related Article