Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
5 Penyebab Sakit Kepala Saat Puasa, Wajib Tahu!
Freepik.com
  • Sakit kepala saat puasa sering muncul akibat perubahan pola tidur, makan, dan hidrasi yang membuat tubuh perlu beradaptasi dengan ritme baru selama Ramadan.
  • Lima penyebab utama meliputi kurang tidur, pola makan tidak teratur, dehidrasi, kadar gula darah rendah, serta konsumsi atau penghentian kafein secara mendadak.
  • Pencegahan dapat dilakukan dengan menjaga kualitas tidur, memenuhi cairan tubuh, serta memilih makanan bergizi seimbang saat sahur dan berbuka agar tetap bugar sepanjang hari.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Sakit kepala adalah kondisi yang bisa dialami siapa saja, termasuk saat menjalani puasa. Selama berpuasa, tubuh mengalami berbagai perubahan yang perlu diantisipasi, mulai dari pergeseran waktu makan hingga perubahan pola tidur. Tak jarang, kondisi ini membuat tubuh harus kembali beradaptasi.

Kurang tidur, pola makan yang kurang teratur, minimnya asupan cairan, kadar gula darah yang menurun, hingga kebiasaan mengonsumsi kafein dapat menjadi pemicu sakit kepala saat puasa.

Popbela telah merangkum lima penyebab sakit kepala saat puasa yang perlu kamu ketahui agar dapat melakukan pencegahan sejak dini.

1. Kurang tidur

Freepik.com

Saat berpuasa, kamu perlu bangun lebih awal untuk menyiapkan dan menyantap sahur. Perubahan ini tentu dapat mengurangi durasi tidur. Jika biasanya kamu terbiasa bangun pukul lima pagi, kini harus terjaga dua jam lebih awal dari biasanya.

Perlu diketahui, kurang tidur dapat membuat tubuh lebih rentan mengalami sakit kepala. Kondisi ini terjadi karena terganggunya regulasi zat kimia di otak serta meningkatnya sensitivitas tubuh terhadap rasa nyeri.

2. Pola makan yang tidak teratur

Freepik.com

Bukan hanya pola tidur saja yang berubah ketika berpuasa, pola makan ketika berpuasa juga ikut berubah dan hal ini juga bisa berkontribusi terhadap sakit kepala yang kamu alami ketika berpuasa.

Jika asupan nutrisi dan cairan saat sahur tidak diperhatikan, tubuh bisa kekurangan zat gizi penting sepanjang hari sehingga memicu sakit kepala saat puasa. Selain itu, konsumsi makanan kurang sehat, terutama yang tinggi gula dan lemak saat sahur maupun berbuka, juga dapat menjadi faktor pemicunya.

3. Kekurangan asupan cairan

Freepik.com

Kurangnya asupan cairan dapat menyebabkan sakit kepala saat berpuasa karena tubuh mengalami dehidrasi. Dalam kondisi yang lebih serius, dehidrasi bahkan dapat memicu gejala seperti lemas, demam, hingga penurunan kesadaran.

Untuk mencegahnya, pastikan kebutuhan cairan harian tetap terpenuhi selama puasa. Sebaiknya batasi konsumsi minuman bersoda, berkafein, dan tinggi gula agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik.

4. Kadar gula darah yang rendah

Freepik.com

Sakit kepala ketika berpuasa juga bisa disebabkan oleh kadar gula darah yang rendah. Hal ini terjadi karena pola makan yang buruk, misal kamu tidak makan sahur sama sekali. Kondisi ini juga bisa disebabkan oleh konsumsi gula berlebih saat sahur dan berbuka.

Penting untuk memilih makanan yang sehat dan seimbang saat sahur dan berbuka guna menjaga kadar gula darah tetap stabil. Konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, protein, serat, serta lemak sehat agar tubuh tetap bertenaga sepanjang hari.

5. Mengonsumsi kafein

Freepik.com

Mengonsumsi minuman berkafein saat berpuasa memang tidak dilarang. Namun, dalam kondisi tertentu, kafein justru dapat memicu sakit kepala. Jika dikonsumsi secara berlebihan, minuman berkafein tidak hanya berisiko menyebabkan sakit kepala, tetapi juga meningkatkan kemungkinan dehidrasi dan gangguan tidur.

Di sisi lain, bagi kamu yang terbiasa mengonsumsi kopi setiap hari, penghentian mendadak selama puasa dapat menimbulkan gejala caffeine withdrawal, seperti rasa cemas, mudah lelah, hingga sakit kepala.

Sekarang kamu jadi tahu penyebab sakit kepala saat puasa, kan?

Editorial Team