Premenstrual Syndrome (PMS) sering kali menjadi penghalang untuk melakukan berbagai aktivitas, apalagi jika berolahraga termasuk bermain tenis. Gejala seperti kram perut, nyeri punggung, mudah lelah, hingga perubahan suasana hati dapat memengaruhi performa saat bermain tennis. Meski begitu, PMS bukan berarti kamu harus berhenti beraktivitas. Justru, olahraga dengan intensitas yang sesuai dapat membantu meningkatkan mood, melancarkan sirkulasi darah, dan mengurangi rasa tidak nyaman. Agar sesi bermain tenis tetap menyenangkan, berikut lima tips yang bisa kamu lakukan!
5 Cara Tetap Nyaman Bermain Tennis Saat PMS

1. Sesuaikan intensitas bermain dengan kondisi tubuh
Setiap perempuan memiliki pengalaman PMS yang berbeda-beda. Ada yang hanya merasakan gejala ringan, tetapi ada pula yang mengalami kram atau kelelahan yang cukup mengganggu. Karena itu, penting untuk mendengarkan kondisi tubuh sebelum memutuskan bermain tenis. Jika tubuh terasa nyaman, kamu tetap bisa bermain seperti biasa. Namun, jika gejala PMS mulai mengganggu, cobalah menurunkan intensitas latihan. Misalnya, fokus pada rally santai, latihan teknik, atau bermain dalam durasi yang lebih singkat. Mengurangi intensitas bukan berarti performa menurun, melainkan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan tubuh agar tetap sehat dan terhindar dari cedera.
2. Jangan lewatkan pemanasan dan pendinginan
Saat PMS, otot dan sendi bisa terasa lebih kaku dibandingkan hari-hari biasa. Oleh karena itu, pemanasan menjadi langkah penting sebelum memasuki lapangan. Luangkan waktu sekitar 10–15 menit untuk melakukan jogging, dynamic stretching, dan latihan mobilitas agar tubuh lebih siap bergerak. Setelah selesai bermain, lakukan pendinginan dengan stretching secara perlahan. Pendinginan membantu mengurangi ketegangan otot, mempercepat proses pemulihan, sekaligus meminimalkan rasa pegal yang mungkin muncul keesokan harinya. Rutinitas ini juga dapat membantu tubuh terasa lebih rileks selama masa PMS.
3. Penuhi kebutuhan cairan dan nutrisi
Perubahan hormon selama PMS dapat membuat tubuh lebih cepat merasa lelah. Karena itu, menjaga hidrasi menjadi hal yang tidak boleh diabaikan, terutama saat bermain tenis di luar ruangan. Minumlah air putih sebelum, selama, dan setelah bermain agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik. Selain itu, pastikan tubuh mendapatkan asupan energi yang cukup sebelum berolahraga. Pilih makanan ringan yang mengandung karbohidrat kompleks dan protein, seperti oatmeal, pisang, yogurt, atau roti gandum. Asupan nutrisi yang tepat membantu menjaga stamina sehingga kamu dapat bermain lebih nyaman tanpa mudah kehabisan tenaga.
4. Gunakan pakaian dan perlengkapan yang nyaman
Kenyamanan saat bermain tennis juga dipengaruhi oleh pakaian dan perlengkapan yang digunakan. Pilih pakaian olahraga berbahan ringan, menyerap keringat, dan memiliki sirkulasi udara yang baik agar tubuh tetap terasa sejuk selama bergerak. Jika sedang menstruasi bersamaan dengan PMS, gunakan produk menstrual care yang paling sesuai dengan kebutuhan dan membuat kamu lebih percaya diri saat beraktivitas. Kenyamanan ini membantu kamu fokus menikmati permainan tanpa rasa khawatir atau terganggu oleh gerakan yang terbatas
5. Prioritaskan istirahat dan dengarkan sinyal tubuh
Salah satu kesalahan yang sering dilakukan adalah memaksakan diri untuk tetap berlatih keras meski tubuh sedang membutuhkan istirahat. Padahal, recovery merupakan bagian penting, terutama ketika tubuh sedang mengalami perubahan hormonal. Pastikan kamu tidur cukup, memberikan jeda istirahat setelah bermain, dan tidak ragu menghentikan latihan jika mulai merasa pusing, nyeri berlebihan, atau sangat kelelahan. Bermain tennis saat PMS seharusnya membuat tubuh terasa lebih segar, bukan justru memperburuk kondisi. Dengan menghargai batas kemampuan tubuh, kamu tetap bisa menjalani rutinitas olahraga secara konsisten sekaligus menjaga kesehatan dalam jangka panjang.
Bermain tenis saat PMS tetap bisa dilakukan selama kondisi tubuh memungkinkan dan intensitas olahraga disesuaikan dengan kebutuhan. Dengan cara-cara yang tepat, perempuan tetap dapat aktif berolahraga sekaligus menjaga kesehatan fisik dan mental selama masa PMS!