Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Cara Merawat Rambut Setelah Terpapar Abu Vulkanik agar Tetap Bersih dan Sehat
unsplash.com/Tim Mossholder

Paparan abu vulkanik tidak hanya membuat udara dan lingkungan sekitar terasa berdebu, tetapi juga dapat meninggalkan partikel halus pada rambut dan kulit kepala.

Jika tidak segera dibersihkan, rambut bisa terasa lebih kasar, kotor, dan kurang nyaman.

Namun, membersihkan rambut setelah terpapar abu vulkanik juga perlu dilakukan dengan cara yang tepat. Menggosoknya terlalu kuat justru dapat meningkatkan gesekan pada rambut dan kulit kepala.

Berikut lima cara yang bisa dilakukan agar rambut kembali bersih dan sehat setelah terpapar abu vulkanik.

1. Bilas rambut dengan air terlebih dahulu

pexels.com/Armin Rimoldi

Jangan langsung menggosok rambut atau mengaplikasikan sampo ketika masih terdapat banyak abu yang menempel.

Alirkan air secara perlahan dan menyeluruh untuk membantu melepaskan partikel abu dari rambut dan kulit kepala.

Langkah ini penting karena abu vulkanik dapat bersifat abrasif. Menggosok rambut ketika partikel abu masih menempel justru berpotensi meningkatkan gesekan pada rambut dan kulit kepala.

Panduan kesehatan terkait paparan abu juga menganjurkan pembersihan dengan air dan menghindari tindakan yang terlalu agresif.

2. Gunakan sampo yang lembut

pexels.com/www.kaboompics.com

Setelah sebagian besar abu terbilas, lanjutkan dengan sampo yang formulanya lembut.

Pijat kulit kepala secara perlahan menggunakan ujung jari (bukan kuku), kemudian bilas sampai tidak ada sisa produk maupun kotoran yang tertinggal.

Membersihkan rambut secara menyeluruh juga membantu mengangkat partikel yang masih tertinggal di kulit kepala.

Penelitian mengenai kebiasaan mencuci rambut menunjukkan bahwa teknik pencucian yang tepat dapat membantu memperbaiki kondisi kulit kepala, termasuk mengurangi rasa gatal dan pengelupasan pada kondisi tertentu.

3. Jangan menggosok kulit kepala terlalu keras

freepik.com/freepik

Kulit kepala bisa terasa lebih sensitif setelah terpapar abu, sehingga tidak perlu melakukan eksfoliasi atau menggosoknya dengan kuat untuk memastikan semua kotoran terangkat.

Cukup gunakan gerakan lembut saat mencuci dan biarkan air membantu membilas sisa partikel.

Abu vulkanik dapat menyebabkan iritasi karena sifatnya yang abrasif, dan pada kondisi tertentu permukaannya juga dapat memiliki lapisan yang bersifat asam.

Mengurangi gesekan selama proses pembersihan menjadi salah satu cara untuk mencegah kulit kepala semakin tidak nyaman.

4. Gunakan kondisioner setelah keramas

pexels.com/Beyzanur K.

Setelah rambut benar-benar bersih, aplikasikan kondisioner terutama pada bagian tengah hingga ujung rambut.

Langkah ini dapat membantu membuat rambut terasa lebih lembut dan mudah diatur setelah proses pencucian.

Tidak perlu menggunakan terlalu banyak produk atau mengaplikasikannya langsung ke kulit kepala jika rambut tidak membutuhkannya.

Fokuskan kondisioner pada bagian rambut yang terasa kering atau kusut, lalu bilas hingga bersih.

5. Keringkan rambut dengan lembut dan bersihkan benda yang ikut terpapar

freepik.com/prostooleh

Setelah selesai mencuci, jangan menggosok rambut menggunakan handuk secara kasar.

Cukup tekan atau tepuk perlahan untuk menyerap air, kemudian biarkan rambut mengering dengan sendirinya atau gunakan pengering rambut dengan suhu yang tidak terlalu panas.

Selain rambut, jangan lupa membersihkan benda yang sering bersentuhan dengannya, seperti sisir, hair brush, topi, atau sarung bantal.

Hal ini membantu mengurangi kemungkinan partikel abu kembali menempel pada rambut yang sudah dibersihkan.

Nah, itu dia cara membersihkan rambut setelah terpapar abu vulkanik agar tetap bersih dan sehat.

Selain membersihkannya dengan tepat, usahakan untuk tidak terlalu sering menyentuh atau menggaruk kulit kepala selama masih ada kemungkinan partikel abu menempel.

Dengan begitu, rambut dan kulit kepala tetap terasa nyaman meski harus beraktivitas di tengah kondisi udara yang kurang bersih.

Curated For You

Editorial Team

Related Article