Katyana dan Widuri punya satu frasa yang melekat pada mereka, yaitu “Boys come and go, but friends are forever” (laki-laki bisa datang dan pergi, tapi sahabat akan bersama selamanya). Ini jadi mantra mereka untuk memaknai persahabatan. Keduanya juga sering berbagi pengalaman yang bisa dijadikan pelajaran untuk satu sama lain.
Menandai perjalanan persahabatan mereka, Katyana dan Widuri berduet dalam lagu “Lupakan Dia”. Bagi mereka, lagu ini bukan tentang patah hati biasa, melainkan berfokus pada dinamika hubungan persahabatan perempuan yang saling mendukung saat salah satunya sedang patah hati. Lagu ini menjadi pengingat untuk nggak perlu overthinking tentang orang yang telah memberi luka di hati.
Pesan yang bersahutan di liriknya, juga membuat pendengar, termasuk kedua penyanyi tersebut, diingatkan untuk lebih peka dan memperhatikan kondisi emosional orang-orang terdekat. Jika ada sahabat yang sedang terlihat tidak baik, maka bisa saling menguatkan.
Selain itu, saat seseorang mengalami patah hati atau kekecewaan mendalam akibat asmara, fokusnya sering kali tersedot sepenuhnya pada rasa sedih atau pada sosok mantan kekasih yang menyakitinya. Lagu ini hadir sebagai wake-up call, kalau sebenarnya ada sosok yang selalu berdiri setia di samping tanpa pamrih, yaitu sahabat.
Kamu mungkin sering kali menganggap keberadaan mereka sebagai hal yang biasa saja. Lewat lagunya, Katyana dan Widuri mengajak pendengar untuk merefleksikan diri, berterima kasih, dan menunjukkan rasa syukur serta apresiasi kepada para sahabat yang telah meluangkan waktu, tenaga, dan emosi mereka untuk menemani melewati masa-masa sulit.
Melalui pandangan Katyana dan Widuri, kadang obat terbaik dari patah hati atau hubungan yang beracun sering kali bukanlah cinta yang baru, melainkan kehadiran sahabat perempuan yang siap menegur dengan jujur, memeluk dengan hangat, dan menemani proses penyembuhan hingga tuntas.