Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Platonic Soulmate Adalah Ikatan Mendalam Tanpa Cinta, Ini 5 Tandanya!
Pexels.com/Arina Krasnikova
  • Platonic soulmate adalah ikatan kuat dan bermakna dengan seseorang tanpa ketertarikan fisik maupun romantis, tetapi dilandasi keakraban, saling memahami, dan keintiman emosional.

  • Hubungan ini ditandai kedekatan emosional tanpa dorongan seksual atau rayuan fisik; gestur seperti pelukan atau tos tetap sebatas bentuk keakraban persahabatan.

  • Keduanya saling mendukung, terbuka menghadapi masalah, nyaman menjadi diri sendiri, serta menjaga rasa sayang yang tidak bergantung pada status pasangan atau tuntutan romantis.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pernah merasa sangat nyambung dengan seseorang, tapi hubungan kalian sama sekali tidak mengarah ke percintaan? Kalian bisa saling memahami, nyaman bercerita, dan selalu ada satu sama lain tanpa harus menyandang status sebagai pasangan. Kedekatan seperti ini mungkin membuatmu bertanya-tanya, sebenarnya hubungan apa yang sedang kalian jalani?

Dalam pertemanan, ada kalanya seseorang terasa begitu dekat hingga seolah sudah memahami dirimu luar dalam. Hubungan tersebut bisa memiliki ikatan yang kuat dan bermakna, meski tidak disertai perasaan romantis. Kondisi inilah yang kemudian sering dikaitkan dengan istilah platonic soulmate. Lantas, apa sebenarnya arti platonic soulmate dan bagaimana cara mengenalinya? Yuk, simak pembahasannya berikut ini.

Apa itu platonic soulmate?

ilustrasi hubungan platonik (pexels.com/Kieran White)

Platonic soulmate adalah ketika kamu merasa langsung terhubung dengan seseorang. Kamu seolah menemukan jiwa yag sama dalam diri mereka, dan membentuk ikatan yang bermakna. Kamu tidak tertarik secara fisik ataupun perasaan romantis, tapi kalian merasa cocok.

Melansir dari laman verywellmind, menurut psikolog klinis, Sabrina Romanoff, PsyD, platonic soulmate adaah seeorang yang kita rasakan punya hubungan yang kuat, keakraban, saling memahami, dan keintiman tanpa adanya ketertarikan.

Cara mengetahui apakah dia platonic soulmate

Pexels.com/Athena Sandrini

1. Tidak tertarik secara seksual

ilustrasi hubungan platonik (pexels.com/Jack Sparrow)

Platonic soulmate memiliki kedekatan emosional yang sangat kuat tanpa adanya ketertarikan seksual. Jadi, kalian bisa sangat dekat tanpa harus membawa hubungan tersebut ke arah romantis.

Interaksi kalian tetap terasa seperti persahabatan. Meski mungkin sering menghabiskan waktu bersama dan memahami satu sama lain dengan baik. Tidak ada dorongan untuk menjadikannya sebagai hubungan seksual atau percintaan.

2. Tidak melakukan kontak fisik

ilustrasi hubungan platonik (pexels.com/Mẫnn Quang)

Kedekatan antara kamu dan platonic soulmate tidak bergantung pada kontak fisik. Kalian mungkin tetap melakukan gestur sederhana seperti tos, fist bump, berpelukan sesekali, atau saling merangkul sebagai bentuk keakraban.

Namun, sentuhan tersebut tidak memiliki maksud menggoda ataupun menunjukkan ketertarikan romantis. Dari luar, kalian mungkin terlihat sangat dekat seperti pasangan, tapi sebenarnya tidak.

3. Saling mendukung satu sama lain

ilustrasi hubungan platonik (pexels.com/Elle Hughes)

Kedekatan dengan platonic soulmate membuat kalian bisa saling mengandalkan dalam berbagai keadaan. Mulai dari berbagi cerita, pengalaman, hingga membicarakan persoalan yang sedang dihadapi.

Kamu dan dia bukan hanya hadir untuk merayakan kabar baik, tapi juga memberikan dukungan ketika salah satunya sedang mengalami masa sulit. Rasa percaya yang sudah terbangun membuat kalian membicarakan banyak hal secara terbuka tanpa merasa sungkan.

4. Tidak perlu berusaha terlihat sempurna

ilustrasi hubungan platonik (pexels.com/Ketut Subiyanto)

Salah satu hal yang membuat hubungan dengan platonic soulmate terasa nyaman adalah kebebasan untuk tampil sebagai diri sendiri. Kamu tidak perlu terus menjaga penampilan, menyembunyikan kekurangan, atau memikirkan bagaimana dia akan menilaimu.

Dia mengetahui sisi baik maupun buruk dalam dirimu dan tetap bisa menerimanya. Karena itu, kamu bisa bersikap lebih santai ketika bersamanya, bahkan saat penampilan sedang berantakan atau kamu sedang menunjukkan kebiasaan yang biasanya disembunyikan dari orang lain.

5. Rasa sayang tidak berubah

ilustrasi bercanda mesra dengan lawan jenis lain selain pasangan (pexels.com/cottonbro studio)

Ikatan dengan platonic soulmate tidak mudah berubah hanya karena adanya jarak, rasa insecure, atau perubahan dalam kehidupan masing-masing. Hubungan tersebut tumbuh dari rasa aman, nyaman, dan kepedulian yang tidak disertai tuntutan sebagai pasangan.

Kalian dapat tetap saling menyayangi tanpa meminta balasan dalam bentuk hubungan romantis. Karena tidak dibebani ekspektasi seperti dalam hubungan asmara, kedekatan ini pun bisa tetap bertahan meski keadaan berubah.

Kalau hubunganmu dengan seseorang memiliki beberapa tanda tersebut, bisa jadi kalian memiliki ikatan sebagai platonic soulmate. Intinya, kedekatan yang kuat tidak selalu harus berujung pada hubungan romantis.

Curated For You

Editorial Team

Related Article