Salah satu membangun hubungan harmonis antara orang tua dan anak sendiri adalah dengan menjadi sahabat untuk satu sama lain. Hal itu yang terjadi pada Meriam Bellina dan ibunya. Aktris kelahiran Bandung ini mengaku tidak terlalu dekat dengan ayahnya, tapi selalu curhat apa pun, termasuk kenakalannya pada sang ibu. Punya hubungan yang seperti sahabat dengan orang tua sendiri bisa membuat kamu menjadi lebih percaya diri, merasa nggak sendirian, dan memiliki emosi yang lebih stabil. Ini menunjukkan kalau cinta tak selalu diekspresikan dengan disiplin ketat, tapi juga dengan kelemahlembutan dan keceriaan.
“Aku sama mamaku juga sangat dekat banget, beda sama papaku. Aku sama papaku sangat nggak terlalu dekat karena papaku sangat disiplin strict banget dan memang juga dia privat banget, jadi memang dia nggak terbuka beda sama mamaku. Jadi, apa yang aku dapat dari mamaku ya aku kasih sama anak-anak, karena aku merasa nyaman dengan relationship yang aku sama mamaku, walaupun ya kita ada berantemnya. Itu sangat wajar banget, namanya dua kepala itu nggak mungkin bisa akur terus. Tapi, ya gitu lah yang aku dapetin dari mamaku.
Aku selalu bukan ngaku dosa sama Tuhan, tapi ngaku dosa sama mami. Jadi, apa pun yang aku lakuin, sebadung apa, apa-apa pasti aku akan cerita sama mamiku. Karena aku tahu, walaupun ya mamiku akan marah, tapi nggak akan berkurang cintanya kepada aku dan itu yang aku kasih tahu sama anak-anak juga, ‘kamu bisa bilang apa aja ke aku’,” ungkapnya.
Meriam Bellina juga sangat mengingat pelajaran penting yang ia dapatkan dari ibu, yaitu merangkul semua orang. Bukan hanya lewat perkataan, ibunya langsung memberi contoh bagaimana untuk merangkul semua orang. Apa yang Meriam lihat, itulah yang membentuknya hingga saat ini.
“Kalau mamiku sih ya ngajarinnya dengan bertindak. Jadi aku melihat, ‘oh dia ngelakuin hal yang sama’. Apa yang diajarin adalah ngerangkul semua orang,” katanya lagi.