pexels.com/fernanda-de-freitas
Pemikiran maupun kelompok incel dapat membahayakan semua orang, entah itu laki-laki, terlebih perempuan. Banyak anggota komunitas ini berangkat dari rasa kesepian, penolakan, dan masalah kesehatan mental seperti depresi atau kecemasan. Tapi kalau terus dipupuk di lingkungan yang sama, perasaan itu bisa berubah jadi kemarahan, bahkan kebencian. Beberapa dampak dan bahayanya incel termasuk:
1. Bisa mendorong ke pola pikir yang makin ekstrem
Di dalam komunitas incel, ada kecenderungan untuk saling menguatkan narasi negatif, misalnya menyalahkan perempuan atau dunia atas kegagalan pribadi mereka. Lama-lama, ini bisa berkembang jadi pandangan yang lebih ekstrem, bahkan bersinggungan dengan ideologi radikal seperti supremasi laki-laki atau paham ekstrem lainnya.
2. Lingkaran toxic yang memperburuk kondisi mental
Ironisnya, komunitas ini sering jadi tempat pelarian bagi laki-laki yang lagi struggling dengan kondisi mental mereka. Tapi alih-alih membaik, mereka justru makin terjebak dalam rasa marah, kesepian, dan putus asa. Banyak penelitian menunjukkan tingkat depresi dan kecemasan yang tinggi di kalangan incel.
Orang-orang yang berpaham incel cenderung menutup diri dan nggak mencari bantuan ke psikolog atau tenaga profesional. Mereka punya masalah yang terus dipendam dan malah diperkuat oleh lingkungan yang kurang sehat. Kalau dalam bahasa sekarang ‘diarahkan oleh yang hilang arah’, yang tentu sangat berbahaya.
3. Rasa dendam yang bisa berujung berbahaya
Ketika rasa frustrasi dan merasa ditolak terus menumpuk tanpa solusi, sebagian orang bisa mengarah ke rasa dendam. Dan dari sinilah potensi perilaku berbahaya bisa muncul.
4. Pelecehan dan misogini online
Kelompok incel sering menyebarkan narasi kebencian dan pelecehan terhadap perempuan di media sosial. Mereka memandang rendah perempuan dan menganggap perempuan sebagai objek yang tidak layak mendapatkan hak atau penghormatan. Perempuan kerap menjadi sasaran cyberbullying dan intimidasi oleh kelompok ini, yang menyebabkan rasa takut, cemas, dan dampak kesehatan mental lainnya.
5. Kekerasan fisik dan seksual
Paham incel dapat memicu kekerasan nyata. Mereka sering memusuhi perempuan yang menolak mereka dan dalam kasus ekstrem, dapat melakukan tindakan kekerasan, bahkan pembunuhan. Contohnya mungkin adanya kekerasan dalam rumah tangga atau dalam hubungan karena para lelaki ini merasa lebih berkuasa daripada perempuan.
6. Perempuan jadi trauma dan kurang percaya pada laki-laki
Mereka yang pernah menjadi korban dari para incel mungkin memiliki traumanya sendiri. Bahkan, hanya mendengar dan mengerti fenomena ini sekalipun bisa membuat banyak perempuan semakin enggan membuka diri pada interaksi dengan laki-laki.
Itulah pengertian dari fenomena incel yang membawa keresahan.