instagram.com/amnalqubaisi_official
Walau sering berkompetisi di ajang yang sama, Amna dan adiknya nggak pernah saling dendam. Mereka juga saling mendukung, memuji, dan mengagumi satu sama lain.
“Adik perempuanku, Hamda, dia luar biasa. Di ajang F4 Italia, dia adalah perempuan pertama dalam sejarah yang berhasil naik podium, jadi aku benar-benar mengaguminya dan mengagumi gaya balapnya, betapa tenangnya dia, serta betapa rendah hatinya baik di lintasan maupun di luar lintasan. Jadi, aku akan mencoba mendorongnya agar lebih agresif, kuat, dan percaya diri, tapi aku menyukai kepribadiannya baik di dalam maupun di luar lintasan,” kata Amna tentang adik perempuannya.
Amna juga mengaku kalau mereka tak menganggap saudaranya seperti rival, justru sebagai rekan setim. Mereka nggak pernah bertengkar sengit atau membalas dendam di arena balap.
“Sebenarnya ini sesuatu yang menurutku tidak akan dipahami oleh siapa pun, baik pembalap perempuan maupun laki-laki, ketika mereka memiliki saudara kandung yang balapan bersama di tim yang sama dalam seri yang sama. Kalian berdua bekerja sama seperti rekan setim sejati. Tidak ada dendam, tidak ada persaingan sengit. Orang-orang mengira kami akan selalu bertengkar atau semacamnya, tapi itu hanya hal yang singkat. Kami tidak akan menyimpan dendam satu sama lain seperti yang dilakukan rekan setim setelah balapan dan menyimpannya sepanjang musim. Kami membalas dendam dalam hal lain, bukan dalam balapan,” ungkap sang pembalap lagi.
Nggak cuma itu, Amna dan Hamda saling rendah hati dan mau belajar dari satu sama lain, khususnya mengenai gaya bertanding. Ini menjadikan mereka bertumbuh bersama tanpa harus diliputi ambisi yang negatif.
“Hal terpenting yang aku pelajari darinya adalah tetap fokus dan tidak mengubah atau bereksperimen dengan gaya balap di lintasan. Yang dia pelajari dariku adalah bersikap agresif, menyalip, dan berjuang mempertahankan posisi, karena Hamda sangat berhati-hati. Dia tidak suka merusak balapannya sendiri atau balapan orang lain, tapi aku selalu mendorongnya untuk melakukannya saja—kamu tidak akan rugi apa-apa,” ujar atlet berzodiak Aries itu.