Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
7 Cara Mengurangi Kebiasaan Membandingkan Diri dengan Orang Lain
pexels.com/Liza Summer
  • Kebiasaan membandingkan diri dapat muncul saat kamu terlalu fokus pada pencapaian atau kehidupan orang lain.

  • Journaling, membatasi media sosial, membuat target pribadi, hingga mencoba olahraga seperti yoga, pilates, dan padel bisa membantu mengalihkan fokus.

  • Tidak perlu memaksa diri untuk langsung berhenti, tetapi mulai kenali pemicu dan belajar menghargai proses diri sendiri.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Terlalu sering membandingkan diri dengan orang lain bisa membuat kita merasa cemas. Hal ini tidak baik karena setiap orang punya proses dan waktunya masing-masing.

Ada beberapa langkah sederhana yang bisa dicoba untuk menerapkan cara mengurangi kebiasaan membandingkan diri. Yuk, simak sampai akhir dan temukan cara yang bisa kamu mulai hari ini!

1. Kenali hal yang menjadi pemicu

freepik.com

Cara mengurangi kebiasaan membandingkan diri yang pertama adalah mengenali pemicunya. Coba ingat kembali kapan biasanya kamu mulai merasa tertinggal atau kurang dari orang lain.

Bisa jadi, pemicunya berasal dari media sosial, lingkungan pertemanan, atau malah keluarga terdekat. Setelah mengetahuinya, kamu jadi punya kesempatan untuk memfilter dan menentukan langkah selanjutnya.

2. Coba refleksi lewat journaling

pexels.com/Helena Lopes

Terkadang, isi kepala juga perlu dikeluarkan supaya pikiran terasa lebih ringan. Journaling bisa menjadi salah satu cara untuk menuliskan hal yang sedang kamu rasakan.

Coba tulis apa yang membuat kamu membandingkan diri dengan orang lain. Setelah itu, lanjutkan dengan mencatat hal yang sudah kamu capai atau syukuri hari ini.

3. Kurangi melihat konten yang memicu

pexels.com/Anna Tarazevich

Tidak semua teman atau unggahan di media sosial harus kamu ikuti. Kalau ada konten tertentu yang justru menjadi pemicu perasaan cemas. Kamu sah-sah saja untuk membatasi diri dengan menggunakan fitur mute atau berhenti mengikuti akun tersebut.

Langkah ini bukan berarti kamu harus menghilang dari media sosial sepenuhnya. Cukup pilih konten yang menghibur, menambah informasi, atau menginspirasi pertumbuhan kamu.

4. Buat target untuk diri sendiri

pexels.com/Ksenia Chernaya

Melihat orang lain mencapai sesuatu memang bisa menjadi motivasi. Namun, target mereka belum tentu cocok dengan apa yang sedang kamu butuhkan.

Daripada sibuk mengejar pencapaian orang lain, coba tentukan tujuan kamu sendiri. Tidak harus besar, target sebaiknya disusun dalam langkah kecil yang terukur agar lebih mudah dilaksanakan.

5. Alihkan pikiran dengan olahraga

pexels.com/cottonbro studio

Bergerak bisa menjadi cara mengurangi kebiasaan membandingkan diri yang tak kalah ampuh. Olahraga seperti yoga dan pilates dapat dicoba untuk membuat tubuh lebih aktif dan tetap fokus.

Kalau ingin olahraga yang lebih seru, ajak teman bermain padel. Selain berkeringat, kamu juga bisa menikmati waktu bersama dengan lebih positif.

6. Ingat kembali progres diri sendiri

pexels.com/Andrea Piacquadio

Sering kali kita terlalu sibuk melihat pencapaian orang lain sampai lupa dengan perjalanan sendiri. Padahal, ada banyak hal yang mungkin sudah berubah sejak beberapa bulan atau tahun terakhir.

Tidak ada salahnya untuk melihat kembali apa saja yang sudah berhasil kamu lewati. Sekecil apa pun progresnya, tetap ada usaha di baliknya dan hal tersebut layak untuk diapresiasi.

7. Apresiasi diri dengan cara sederhana

unsplash.com/JSB Co.

Cara mengurangi kebiasaan membandingkan diri yang terakhir adalah dengan menghargai diri sendiri. Hal sederhana ini bisa menjadi pengingat bahwa kamu juga layak mendapat perhatian.

Tidak harus mahal, kamu bisa makan makanan favorit, self-care, atau tidur lebih awal. Selain itu, kamu juga bisa mencoba menekuni hobi agar kembali bersemangat dan tidak larut dalam pikiran negatif.

Itulah beberapa cara mengurangi kebiasaan membandingkan diri yang bisa dicoba secara perlahan. Selamat mencoba dan jangan lupa untuk sayangi diri sendiri, ya!

Curated For You

Editorial Team

Related Article