Keluarga menjadi tempat pertama bagi banyak orang untuk belajar tentang kasih sayang, kedekatan, dan hubungan dengan orang lain. Namun, hubungan yang dekat bukan berarti tidak membutuhkan batasan. Ada kalanya interaksi dengan keluarga justru membuat seseorang merasa lelah, tertekan, atau kesulitan memiliki ruang untuk dirinya sendiri.
Hal ini bisa terjadi ketika keluarga terlalu sering mencampuri keputusan pribadi, memberikan komentar yang tidak diinginkan, datang tanpa memberi kabar, atau melibatkan kita dalam masalah antaranggota keluarga. Karena sudah terbiasa dengan pola tersebut, menetapkan batasan terkadang terasa tidak nyaman. Apalagi jika muncul kekhawatiran akan dianggap egois atau menyakiti perasaan orang yang disayangi.
Lantas, bagaimana cara membuat boundaries dengan keluarga agar tetap bisa menjaga hubungan dan tidak menyakiti mereka? Yuk, simak ulasannya.
