Banyak orang ingin bersikap tegas, tapi masih ragu karena takut dicap kasar, dingin, atau tidak punya empati. Padahal, sikap ini bukan berarti harus meninggikan suara atau menyakiti perasaan orang lain. Justru, ketegasan yang tepat bisa membantu kita menjaga batasan diri tanpa merusak hubungan.
Di kehidupan sehari-hari, konflik kecil sering muncul dari kesalahpahaman. Saat emosi mulai naik, respons spontan biasanya mengarah ke dua hal, yaitu membalas dengan nada keras atau memilih diam sambil menahan kesal. Keduanya sama-sama tidak sehat jika terus dilakukan.
Karena itu, penting untuk memahami cara bersikap tegas tanpa terlihat kasar, agar niat tersampaikan dengan baik tanpa menyakiti hati orang lain. Yuk, simak!
