Buku Broken Strings menceritakan pengalaman traumatis yang dialami Aurelie Moeremans di usia muda. Ia menjadi penyintas grooming, manipulasi emosional, dan kekerasan dalam hubungan toksik. Cerita di awali dengan perjalanan hidup Aurelie di Belgia, di mana ia tumbuh dengan keterbatasan dan sifat pemalu.
Sejak kecil, ia sering menghadapi kesulitan seperti perundungan dan lingkungan yang keras. Namun, ia selalu berusaha menjadi anak yang baik. Saat remaja, Aurelie mendapat kesempatan untuk meniti karier di dunia hiburan Indonesia melalui lomba pencarian bakat. Hal itu yang kemudian membawa ia masuk ke dunia sinetron dan iklan.
Di tengah perjalanan kariernya di Indonesia, Aurelie bertemu Bobby yang usianya hampir dua kali lipat usia Aurelie. Bobby masuk ke kehidupan Aurelie dan keluarganya dengan cepat. Hubungan mereka pun makin serius, walaupun sejak awal sudah ada tanda-tanda red flag.
Seiring waktu, Aurelie terjebak dalam hubungan yang toksik. Bobby bersikap manipulatif, penuntut perhatian, pengontrol, dan dijauhkan dari pergaulan. Bahkan, Aurelie dipaksa melakukan hubungan seksual. Semuanya dibungkus dengan janji pernikahan sehingga ia tidak menyadari bahwa hal itu sudah termasuk kekerasan seksual.
Sejak saat itu, kehidupan Aurelie makin kelam. Hingga pada suatu ketika segala manipulasi yang dilakukan Bobby mulai retak. Aurelie pun akhirnya berjuang keras membebaskan diri dan memulihkan diri dari trauma, memulai babak baru dalam hidupnya yang lebih mandiri dan kuat.
Akhirnya, segala tekanan dan manipulasi Bobby mulai terungkap. Aurelie berjuang keras untuk bebas dan pulih dari segala traumanya. Di bagian akhir, buku ini juga menyampaikan pesan bahwa bertahan hidup saja sudah merupakan bentuk keberanian. Selain itu, luka masa lalu yang dianggap aib ternyata bisa menjelma menjadi cahaya bagi orang lain.