instagram.com/brooklynpeltzbeckham, vogue.com
Secara mengejutkan, Brooklyn menyebut kalau orang tuanya berusaha untuk merusak hubungannya dengan Nicola, bahkan dari sebelum pernikahan digelar. Di publik sendiri, salah satu rumor populer yang beredar tentang perseteruan Nicola dan Victoria adalah terkait gaun pengantin.
Nicola dikabarkan menolak untuk memakai gaun dari Victoria. Empat tahun setelahnya, Brooklyn angkat bicara bahwa sebenarnya ibunya sendirilah yang membatalkan membuat gaun pernikahan untuk Nicola di menit-menit terakhir.
“Orang tuaku telah berusaha tanpa henti untuk merusak hubunganku sejak sebelum pernikahan, dan hal itu belum berhenti. Ibuku membatalkan pembuatan gaun Nicola pada menit-menit terakhir meskipun dia sangat antusias untuk mengenakan desainnya, memaksa Nicola untuk segera mencari gaun baru.
Beberapa minggu sebelum hari besar kami, orang tuaku terus-menerus menekan dan mencoba menyuapku untuk menandatangani pengalihan hak atas namaku, yang akan berdampak pada diriku, istriku, dan anak-anak kami di masa depan. Mereka bersikeras agar aku menandatangani sebelum tanggal pernikahanku karena syarat perjanjian akan mulai berlaku sejak saat itu. Penolakanku terhadap hal tersebut mempengaruhi pembayaran, dan mereka tidak pernah memperlakukanku dengan cara yang sama sejak saat itu,” aku laki-laki berusia 26 tahun tersebut.
Ketidaksepahaman tentang pernikahan pun masih berlanjut setelahnya. Sulung dari empat bersaudara itu mengatakan kalau ibunya menyebutnya jahat karena ia dan sang istri memilih untuk menempatkan neneknya dan nenek Nicola di meja mereka selama acara pernikahan karena keduanya sudah tak memiliki suami lagi. Tampaknya, orang tua Brooklyn tak setuju dengan ide tersebut.
“Selama perencanaan pernikahan, ibuku bahkan menyebut diriku ‘jahat’ karena Nicola dan aku memilih untuk memasukkan Nenekku, Sandra dan nenek Nicola di meja kami, karena keduanya tidak memiliki suami. Kedua orang tua kami memiliki meja mereka sendiri yang sama-sama berdekatan dengan meja kami,” lanjutnya.