Dylan dan kembarannya terjun ke dunia akting saat mereka masih berusia 8 bulan. Ibunya yang memasukan mereka ke bidang tersebut untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup dan memuaskan ego narsistiknya demi pengakuan seni. Dylan dan Cole pun sukses berkarier sebagai aktor cilik yang membintangi beberapa karya besar, seperti film Big Daddy (1999) dan serial Friends. Namun, mereka harus kehilangan kehidupan masa kecil yang normal.
Sayangnya lagi, Dylan dan Cole tak bisa menikmati hasil kerja keras mereka sepenuhnya. Sang ibu tidak bisa bertanggung jawab dengan baik secara finansial. Ia justru menghabiskan seluruh uang hasil kerja keras anaknya hingga tak bersisa. Melanie yang sangat terpesona dengan industri Hollywood akhirnya masuk dalam kehidupan yang salah sehingga memperburuk kondisi kesehatan mentalnya. Ia terjebak dalam masalah kecanduan akut dan ketidakstabilan emosional, yang membahayakan untuk kedua anaknya.
Di sisi lain, ayah Dylan yang merupakan seorang pekerja reparasi otomotif memiliki pandangan berbeda tentang karier anaknya. Ia melihat semuanya dalam sisi bisnis dan keuntungan. Matthew tetap mendukung anak-anaknya di dunia akting dan mendorong mereka untuk mengambil setiap peluang yang datang, namun tetap dalam pengawasannya.