Jika mendengar kata penyelamat, mungkin yang muncul di dalam pikiranmu ialah sosok yang rela mengorbankan dirinya demi keselamatan orang lain. Penyelamat pun biasanya identik dengan konotasi yang positif.
Akan tetapi, menjadi penyelamat sebenarnya nggak selamanya baik, lho.
Yup, dalam sebuah hubungan, jika kamu kerap ingin menyelamatkan pasanganmu, hingga mengabaikan kebutuhan dirimu sendiri, tandanya kamu berperan sebagai si penyelamat atau kemungkinan kamu memiliki broken bird syndrome.
Broken bird syndrome atau broken-wing syndrome merupakan istilah yang menjelaskan kondisi di mana seseorang tertarik pada orang yang dianggapnya terluka. Dengan kata lain, seseorang dengan broken bird syndrome berperan sebagai pahlawan atau penyelamat dalam hubungannya.
Lantas, apa tanda-tanda untuk mengidentifikasi broken bird syndrome? Intip 9 poinnya yang sudah Popbela kutip dari laman Love Panky berikut ini. Keep scrolling, Bela!
