Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Perbedaan Situationship dan Slow Dating, Mana Lebih Baik?
Magnific.com/freepik
  • Situationship adalah hubungan tanpa status yang cenderung tidak sehat karena minim kejelasan, komitmen, dan konsistensi dalam komunikasi maupun arah hubungan.
  • Slow dating menekankan proses pendekatan perlahan dengan niat saling mengenal lebih dalam sebelum memutuskan eksklusivitas, disertai komunikasi jujur dan terbuka.
  • Perbedaan utama keduanya terletak pada intensi, kedalaman emosional, serta keterbukaan membahas masa depan hubungan yang lebih jelas pada slow dating.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Situationship alias hubungan tanpa status dan slow dating atau kencan perlahan merupakan dua tren kencan modern yang sekilas serupa, tapi sebenarnya punya perbedaan yang sangat besar. Kendati sama-sama melibatkan kedekatan romantis antar pelaku kencan, tapi situationship masuk ke dalam kategori tren yang toxic, sementara slow dating dianggap sebagai tren kencan yang sehat.

Bagi seseorang yang hanya menginginkan kedekatan tanpa memerlukan komitmen, ia biasanya terjebak di dalam situationship. Berbeda ketika seseorang ingin mengenal teman kencan secara lebih baik, mendalam, dan perlahan sebelum membuat keputusan mengenai eksklusivitas hubungan, ia cenderung memilih untuk menjalani slow dating saat proses penjajakan.

Lantas, apa, sih perbedaan dari situationship dan slow dating?

Berikut Popbela bagikan ulasan selengkapnya untukmu.

1. Kejelasan status hubungan

Magnific.com/cookie_studio

Perbedaan pertama terletak pada kejelasan status hubungan yang dimiliki. Dalam situationship, tidak ada penegasan apakah kedekatan yang sedang terjalin itu adalah sebuah hubungan asmara eksklusif, atau tidak. Sebab, di satu sisi, kedua belah pihak yang berada dalam hubungan tanpa status bisa terlihat seperti pasangan kekasih, karena melibatkan chatting bernuansa romantis, hingga pergi berkencan. Tapi di sisi lain, situasi tersebut tidak dianggap sebagai pacaran.

Sebaliknya, dalam slow dating, dua orang sama-sama tahu dan terbuka jika proses yang sedang dijalani merupakan fase pendekatan. Mereka belum meresmikan hubungan karena perlu mengenal satu sama lain lebih dekat tanpa tergesa-gesa.

2. Konsistensi

Pexels.com/Jonathan Borba

Faktanya, dalam situationship tidak terdapat konsistensi sikap maupun komunikasi, selayaknya hubungan pacaran resmi. Yup, satu pihak mungkin hanya menghubungi ketika merasa kesepian dan membutuhkan validasi, tapi jika tidak membutuhkannya, maka ia tidak akan berusaha meluangkan waktu untuk berkomunikasi.

Beda halnya dengan slow dating, karena kedua pihak bersikap konsisten. Seperti halnya komunikasi secara konstan, maupun membuat jadwal temu yang jelas dan menghargai waktu masing-masing yang mana membuat keduanya merasa proses pendekatan yang dijalani ini aman dan dilandaskan oleh kejujuran.

3. Diskusi tentang masa depan

Pexels.com/cottonbro studio

Bagi orang-orang yang memilih untuk berada dalam hubungan tanpa status, pembicaraan tentang hubungan ataupun masa depan adalah hal yang tabu untuk dibahas. Karena, pelaku hubungan tanpa status seringkali merasa bingung tentang perasaan mereka dan apa yang sebenarnya mereka inginkan dalam kedekatan tersebut. Oleh karenanya, saat ditanyai tentang arah hubungan, mereka memilih untuk mengganti obrolan atau meminta untuk menjalani saja kedekatan yang sedang terjalin.

Tapi bagi orang-orang yang menjalin kedekatan secara perlahan, diskusi tentang masa depan hubungan sangat terbuka lebar. Mereka membuka kemungkinan bahwa kedekatan tersebut bisa berubah menjadi hubungan romantis yang eksklusif, asalkan keduanya merasa cocok selama masa penjajakan.

4. Intensi

Pexels.com/Bethany Ferr

Inti perbedaan situationship dan slow dating terletak pada intensi pelakunya. Karena dalam situationship, pelaku biasanya hanya menginginkan kedekatan emosional, dan bahkan dalam beberapa kasus termasuk dengan seksual, tanpa perlu mendefinisikan hubungan tersebut. Mereka juga merasa mempunyai kebebasan untuk menjalin kedekatan dengan siapapun karena menganggap ‘hubungan’ yang mereka jalin bukanlah sebuah eksklusivitas.

Sementara dalam slow dating, kedua belah pihak mempunyai niat yang jelas untuk saling mengenal. Mereka ingin melihat apakah selama proses penjajakan ternyata ada banyak kecocokan, atau justru sebaliknya. Apabila dirasa cocok, keduanya bersepakat untuk meresmikan hubungan. Tapi jika tidak, mereka juga akan memberikan penutupan yang jelas bagi satu sama lain.

5. Kedekatan hubungan

Pexels.com/Mike Jones

Perbedaan lainnya juga terletak pada kedekatan hubungan. Dalam situationship, kedekatan yang dibangun biasanya hanya sebatas level permukaan. Umumnya, masing-masing pihak tidak merasakan koneksi emosional yang mendalam, apalagi bisa berbagi kerentanan untuk satu sama lain.

Tapi dalam slow dating, kedekatan yang dibangun dilakukan secara perlahan dan penuh keterbukaan, yang pada akhirnya akan mengembangkan koneksi yang tulus dan mendalam.

Itulah beberapa perbedaan situationship dan slow dating. Bisa disimpulkan bahwa situationship mengarah pada kedekatan secara kasual dan tanpa komitmen yang rentan menimbulkan luka emosional, sementara slow dating dilandasi oleh kejujuran dan keinginan mengenal satu sama lain secara perlahan dan mendalam. Bagaimana menurutmu, Bela?

FAQ seputar perbedaan situationship dan slow dating

Apa pengertian dari situationship dan slow dating?

Situationship merupakan hubungan tanpa status yang terasa ‘menggantung’, sementara slow dating adalah proses penjajakan yang dilakukan secara perlahan dan disertai intensi yang jelas.

Apakah situationship dan slow dating membutuhkan komunikasi yang konsisten?

Situationship tidak ‘membebankan’ pelakunya untuk berkomunikasi secara konsisten. Sedangkan slow dating membutuhkan komunikasi yang konsisten untuk lebih mengenal satu sama lain.

Apakah situationship dan slow dating mengarah pada hubungan romantis resmi?

Situationship seringkali tidak mengarah pada hubungan romantis resmi, sedangkan slow dating akan mengarah kepada hubungan yang eksklusif jika kedua belah pihak merasakan kecocokan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article