Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
7 Perbedaan Microdating dan Casual Dating, Apa Saja?
Freepik.com/drobotdean
  • Microdating adalah tren kencan singkat namun bermakna bagi pasangan resmi untuk menjaga keharmonisan hubungan di tengah kesibukan harian.
  • Casual dating merupakan kencan santai tanpa komitmen, biasanya dilakukan untuk eksplorasi dan mengenal lebih banyak orang tanpa ekspektasi hubungan serius.
  • Perbedaan utama keduanya terletak pada komitmen, tujuan, intensitas interaksi, serta kedekatan emosional yang lebih kuat pada microdating dibanding casual dating.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Di dunia kencan modern seperti saat ini, terdapat beberapa istilah dating trend baru yang mungkin belum dikenal secara luas. Seperti halnya dua tren kencan, yakni microdating dan casual dating. Kedua tren ini pun baru mulai banyak diperbincangkan beberapa waktu ke belakang pada berbagai platform sosial media.

Microdating sendiri merupakan tren kencan bagi tiap pasangan untuk merawat hubungannya dengan meluangkan waktu singkat namun bermakna. Berbeda dengan casual dating yang diartikan sebagai kencan secara santai, di mana kedua orang tidak berada di dalam hubungan eksklusif.

Nah, untuk lebih jelas memahami perbedaan microdating dan casual dating, berikut Popbela bagikan penjelasan selengkapnya buat kamu. Gulir terus!

1. Jenis hubungan

Pexels.com/Katerina Holmes

Microdating merujuk pada kencan yang dilakukan oleh pasangan dengan meluangkan waktu berkualitas yang cenderung singkat. Dengan kata lain, pasangan di dalam hubungan romantis berusaha untuk ‘mencuri waktu’ di sela-sela kesibukan sehari-hari.

Sementara casual dating diartikan sebagai tren kencan yang dilakukan seseorang dalam tahap awal penjajakan dan tidak melibatkan komitmen yang serius di antara satu sama lain.

2. Durasi

Pexels.com/Mike Jones

Untuk kencan mikro, durasi yang dibutuhkan relatif singkat. Seperti, pasangan meluangkan waktu untuk sekadar pergi ngopi di jam istirahat makan siang, ataupun melakukan obrolan bermakna selama 15 menit sebelum mulai beraktivitas.

Sedangkan untuk casual dating, tidak ada aturan pasti berapa lama seseorang menghabiskan waktu bersama teman kencan. Sebab, casual dating yang tidak melibatkan ekspektasi arah hubungan di antara satu sama lain biasa berjalan secara ‘mengalir.’

3. Tujuan

Pexels.com/Keira Burton

Seseorang melakukan microdating dengan pasangan untuk menjaga keharmonisan hubungan di tengah aktivitas yang padat. Artinya, tiap pasangan berkomitmen untuk tetap menjaga percikan asmara di dalam hubungan mereka, dengan cara meluangkan waktu yang sangat singkat setiap harinya. 

Berbeda dengan kencan kasual yang mempunyai tujuan eksplorasi dan mengenal lebih banyak potensi teman kencan. Tren ini pun cenderung fleksibel dan seringkali tidak mengarah ke hubungan yang serius.

4. Intensitas

Pexels.com/Jonathan Borba

Perbedaan microdating dan casual dating berikutnya terletak pada intensitas interaksi. Untuk microdating, pasangan memang hanya meluangkan sedikit waktu untuk satu sama lain. Kendati begitu, mereka sangat menghargai durasi singkat tersebut untuk meningkatkan keintiman dan kualitas hubungan.

Sedangkan casual dating tidak mempunyai intensitas yang tinggi. Karena masing-masing pihak tidak dibebankan untuk terus bertemu atau berinteraksi setiap saat. 

5. Komitmen

Pexels.com/Jonathan Borba

Karena microdating adalah aktivitas kencan di dalam hubungan asmara resmi, otomatis terdapat komitmen di antara pasangan. Mereka mempunyai tanggung jawab yang setara untuk merawat hubungan agar senantiasa rukun dan penuh cinta.

Bertolak belakang dengan kencan kasual yang tidak melibatkan komitmen ketika menjalaninya. Kedua orang biasanya bersepakat untuk tidak memberikan tuntutan bahwa kencan yang mereka jalani mempunyai kemungkinan untuk hubungan yang lebih serius.

6. Pola pertemuan

Freepik.com/garetsvisual

Pasangan yang melakukan kencan mikro biasanya akan bertemu tanpa adanya perencanaan terlebih dulu. Ketika dirasa ada waktu untuk bertemu, mereka cenderung membuat janji temu secara spontan.

Namun untuk casual dating, pertemuan seringkali direncanakan, tapi tidak ada paksaan bahwa kencan harus dilakukan setiap minggu atau di hari-hari tertentu.

7. Kedekatan emosional

Pexels.com/Katerina Holmes

Walaupun membutuhkan waktu yang singkat, nyatanya microdating mampu membuat pasangan merasa lebih dekat secara emosional. Menurut pakar hubungan, Louise Rumball dalam obrolannya dengan Glamour, microdating dinilai sebagai cara pasangan untuk terkoneksi di antara satu sama lain.

“Ini mungkin bukan momen yang tepat untuk melakukan percakapan yang mendalam dan bermakna, tetapi ini bisa menjadi kesempatan sempurna untuk terhubung, saling menyapa, tertawa, dan bahkan berbagi sentuhan fisik.” Jelas Louise.

Sementara untuk tren kencan kasual, kedekatan emosional tidak terbangun karena kedua belah pihak sepakat untuk berkencan secara santai dan tanpa komitmen. Walaupun begitu, ada kemungkinan bahwa seseorang tetap bisa mengembangkan perasaan dalam situasi kencan satu ini.

Kesimpulan

Freepik.com/freepik

Microdating dan casual dating nyatanya mempunyai perbedaan yang signifikan. Sebab, microdating merupakan kencan singkat yang dilakukan pasangan di sela-sela kesibukan harian guna merawat hubungan. Sementara casual dating terjadi di luar hubungan romantis resmi, di mana kedua orang bersepakat untuk berkencan tanpa adanya komitmen dan tuntutan selayaknya pasangan. 

Semoga informasi ini membantumu untuk lebih memahami perbedaan microdating dan casual dating dengan lebih baik ya, Bela!

Editorial Team