Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
다중언어 통역사지만 사랑의 언어에 서툰 호진, 모두의 사랑을 받는 톱스타지만 자신의 사랑에는 서툰 무희. 달라도 너무 다른 두 사람의 달콤한 케미스트리🍀2026년 첫 로맨.jpg
Instagram.com/netflixkr

Intinya sih...

  • Setiap orang punya bahasa cinta masing-masing, penting untuk memahami dan menghargai bahasa cinta pasangan

  • Komunikasi penting dalam hubungan, memendam perasaan hanya menimbulkan spekulasi dan salah paham

  • Menerima, mengerti, dan menjadi terapi bagi pasangan yang memiliki trauma masa lalu adalah kunci hubungan yang sehat

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Siapa yang sudah nonton drama Korea terbaru dari Netflix, Can This Love Be Translated?. Drama karya Hong Sisters ini sedang ramai diperbincangkan baik karena aktornya, sinematografi, sampai kerumitan kisah cinta di dalamnya. Drama tersebut tayang secara full sebanyak 12 episode pada Jumat (16-1-2026) kemarin. 

Kisah cinta Cha Mu He (Go Youn Jung) dan Joo Ho Jin (Kim Seon Ho) menarik perhatian dan ikut membuat penonton merasa gemas. Tak sedikit juga yang related dengan kondisi keduanya yang suka miskomunikasi dan avoidant. Beberapa lainnya memuji sosok Joo Ho Jin yang dinilai sangat green flag dan berharap bisa menemukannya di dunia nyata. Ada juga yang merasa kasihan dengan sang second lead, Hiro Kurosawa (Sota Fukushi), yang walaupun sudah effort untuk belajar bahasa Korea, tapi tetap tak terbalas cintanya.

Banyak pelajaran cinta yang didapatkan dari drama ini, mulai dari komunikasi sampai putus cinta yang jadi motivasi untuk lebih baik lagi, berikut pelajaran cinta dari drama Korea Can This Love Be Translated?

1. Setiap orang punya bahasa cinta masing-masing

instagram.com/netflixkr

Salah satu dialog yang bermakna dari drama ini adalah perkataan dari paman Joo Ho Jin, Kim Young Hwan (Kim Won Hae), yaitu bahwa bahasa itu bukan cuma ribuan, tapi sebanyak manusia yang hidup karena setiap manusia berkomunikasi dengan bahasanya sendiri. Itulah sebabnya orang-orang sering salah menginterpretasikan, memahami, atau bertentangan dengan orang lain. 

Hal tersebut langsung membuat Joo Ho Jin terbuka pikirannya dan mencoba untuk memahami Cha Mu He yang tak pandai untuk mengungkapkan perasaannya. Tak hanya Joo Ho Jin, pesan tersebut juga berlaku untuk setiap orang. Untuk bisa memahami dan mengerti maksud dari orang terdekat, terutama pasangan, kamu perlu mencoba untuk memahami bahasanya. Contoh lainnya seperti Hiro Kurosawa, yang mau belajar bahasa Korea agar bisa berkomunikasi dengan lancar dengan Cha Mu He yang ia sukai.

2. Komunikasi itu penting, memendam hanya menimbulkan spekulasi

instagram.com/netflixkr

Dalam sebuah hubungan komunikasi itu sangat penting. Orang-orang yang sudah mengungkapkan perasaannya saja bisa salah paham, apalagi jika hanya dipendam. Memendam perasaan hanya menimbulkan spekulasi karena hanya di kepala masing-masing. 

Seperti Joo Ho Jin yang memendam cinta bertahun-tahun. Sebelum jatuh cinta pada Cha Mu He, ia menyukai seseorang yang ditemui saat perjalanan ke Jepang, yaitu Shin Ji Sun (Lee Yi Dam). Sayangnya, rasa cinta tersebut tak sempat ia utarakan dan akhirnya Ji Sun berpacaran dengan saudaranya. Selama bertahun-tahun, Ho Jin hanya bisa memendam rasa dan menjadi penengah kala Ji Sun dan kakaknya itu bertengkar. 

Tak hanya itu, Joo Ho Jin dan Cha Mu He juga punya masalah komunikasi sebelum berakhir bahagia. Keduanya punya gaya komunikasi yang berbeda, Ho Jin yang harus menata dulu sebelum mengucapkannya dan cenderung keras, sementara Mu He seringkali asal bicara dan lebih memilih untuk menghindar. Keduanya suka tak nyambung dan salah paham. 

Kehadiran Do Ra Mi (alter ego Cha Mu He) akhirnya menerjemahkan Cha Mu He untuk Ho Jin sehingga mereka berdua bisa saling memahami. Pada akhirnya, Mu He dengan nyaman terbuka dengan semua masa kelam yang ia hadapi kepada Ho Jin, dan Ho Jin bisa menerimanya. Keterbukaan itu membuat hubungan mereka semakin kuat.

3. Menerima, mengerti, dan jadi terapi untuk pasangan

instagram.com/netflixkr

Menjalin hubungan dengan seseorang yang memiliki trauma masa lalu mungkin akan melelahkan. Ada dua pilihan untuk itu, meninggalkan atau menjadi terapinya. Besarnya cinta Joo Ho Jin untuk Cha Mu He membuatnya memilih untuk menjadi terapi bagi sang artis. Ho Jin awalnya juga tak bisa menerima Mu He dengan kondisi mentalnya yang tak stabil, avoidant, dan memendam. 

Tapi karena rasa sayangnya pada Mu He, ia memilih untuk menerima, mengerti, dan membantu Mu He untuk sembuh dari trauma dan menghilangkan ‘Do Ra Mi’ yang selalu mengganggunya. Joo Ho Jin jadi sandaran dan tempat pulang untuk Cha Mu He. Mewujudkan hubungan yang sehat itu bisa asalkan memiliki komitmen, tujuan, dan cinta yang sepadan.

4. Ketakutan bisa membuat kebaikan jadi ancaman

instagram.com/netflixkr

Salah satu hal yang membuat Mu He menjadi avoidant adalah trauma masa lalunya yang ia yakini bahwa dirinya tak pantas dicintai. Jika ada seseorang yang baik atau mencintainya, itu pasti tidak akan bertahan lama dan memudar, lalu ia kembali ditinggalkan. Ketakutan itu membuatnya sulit untuk menjalin hubungan. 

Saat hidup di dalam ketakutan, seseorang nggak bisa melihat cinta secara jelas, karena dibayangi dengan luka dari masa lalu. Maka itu, kamu harus percaya bahwa kamu itu berharga dan layak untuk mendapatkan cinta dan kebaikan dari orang lain. Setelahnya, kamu akan mengetahui kalau hal tersebut bukanlah ancaman dan kamu bisa menerimanya. Ketakutan hanya membuat kita kehilangan hal berharga yang bahkan belum diterima.

5. ‘Putus’ untuk menyudahi hubungan diliputi insecure

instagram.com/netflixkr

Terkadang putus nggak berarti buruk. Ini menjadi momen mengucapkan selamat tinggal untuk kecemasan, insecurity, trauma, atau red flag lainnya dalam sebuah hubungan. Hal itu juga menjadi kesempatan memberi ruang pada pasangan untuk berdamai dengan dirinya sendiri dan trauma yang ia hadapi. Nantinya, kalian akan menjalani hubungan yang lebih stabil, sehat, dan bebas drama.

Cha Mu He dan Joo Ho Jin pun demikian. Setelah lama salah paham, keduanya akhirnya mengutarakan perasaan mereka dengan benar. Ho Jin memberikan ketenangan buat Mu He yang insecure dan suka cemas saat dicintai dengan mengatakan kalau mereka bisa putus. Saat pacaran, banyak hal dihadapi khususnya tentang keluarga dan masa lalu Mu He. 

Tapi Ho Jin tak menyerah, ia dengan sukarela memberikan waktu bagi Mu He untuk menyelesaikan masalahnya itu. Mereka bahkan sempat putus. Beberapa waktu lamanya berpisah tidak membuat cinta mereka memudar, namun bertambah kuat dan kini menjadi semakin sehat.

6. Mengurangi ekspektasi dan cinta yang dewasa

instagram.com/netflixkr

Seperti yang disebutkan, Ho Jin tak menjanjikan bahwa mereka akan bersama selamanya, bahkan menyebut kalau mereka mungkin akan putus. Hal tersebut bukan karena cinta mereka yang dangkal, tapi merasa realistis dengan keadaan dan membantu Cha Mu He lebih nyaman. 

Terkadang, cinta bukan tentang membuat janji yang manis, tapi bagaimana melepas ketakutan. Dengan mengurangi ekspektasi, kamu membuat ruang untuk bernapas dan lebih menghargai waktu yang ada saat ini bersama si dia. Itu adalah sebuah bentuk dari tindakan cinta. Bagaimana ke depannya, biarlah waktu yang menjawab.

Ini juga berkaitan dengan cinta yang dewasa, di mana bukan tentang menjanjikan masa depan yang sempurna. Tapi, justru membuat momen yang ada sekarang menjadi lebih berharga, membuat kalian merasa aman untuk bersama-sama tanpa rasa takut.

7. Cinta tak sampai jadi motivasi untuk bertumbuh

instagram.com/netflixkr

Pelajaran lainnya diambil dari kisah cinta tak berbalas Hiro Kurosawa. Meski awalnya sangat benci pada Mu He, Hiro akhirnya jatuh hati karena kepribadiannya yang unik. Meski sudah effort untuk belajar bahasa Korea agar bisa berkomunikasi dengan baik dengan Mu He tanpa translator, sayangnya cintanya tetap tak bisa diterima Mu He. Hiro pun menyesal, andai ia mengutarakan cintanya dengan baik dan dengan bahasa yang bisa dimengerti Mu He, mungkin ada sedikit harapan. 

Putus cinta tak membuatnya terpuruk, jsutru menjadikan pengalaman itu motivasi untuk bertumbuh. Hiro ikut audisi untuk film baru bergenre aksi, jauh dari image-nya sebagai ‘Pangeran Tampan’. Ia tak ingin menyia-nyiakan waktu dan kesempatan yang ada untuk mencapai mimpinya. Jika ia tidak mencoba dan bergerak, mungkin ia akan menyesal lagi karena melewatkan hal yang istimewa.

8. Berani melepaskan hubungan yang toxic

x.com/NixelleWander

Kisah cinta lainnya yang cukup menarik adalah Shin Ji Sun dan manager Cha Mu He, Kim Yong U (Choi Woo Sung). Shin Ji Sun yang hampir menikah dengan saudara Joo Ho Jin, Na Jin Suk (Sung Joon), memilih untuk batal karena merasa cinta mereka tak setara. Na Jin Suk menikahi Ji Sun hanya karena Ji Sun ingin menikah, bukan benar-benar dari hati. Padahal, pernikahan bukanlah hal yang sederhana dan amat sakral. Ji Sun sadar kalau hubungan mereka sudah tak sehat, apalagi keduanya kerap bertengkar dan tak jarang susah untuk mengerti satu sama lain. 

Ji Sun mengambil pilihan yang berani memutus rantai tersebut. Walau, caranya salah karena berbohong telah selingkuh. Setelah menghadapi hubungan yang beracun, Ji Sun akhirnya dicintai secara ‘ugal-ugalan’ dengan laki-laki yang lebih muda dengannya, Kim Yong U. Keduanya bahkan bisa saling mendukung mimpi masing-masing. Akhirnya Ji Sun dilamar dan ingin dinikahi bukan karena hanya keinginannya, tapi juga karena cinta yang setara di dalam mereka.

Itulah pelajaran cinta dari drama Korea Can This Love Be Translated?. Kalau kamu dapat pelajaran apa?

Editorial Team