Dalam klarifikasinya, Okin juga menegaskan bahwa selama hampir delapan bulan berpacaran, Nanda selalu mendukungnya dan tidak pernah menjadi penyebab ketidakhadirannya dalam acara anak.
"Yang gue simpulkan dari kacamata pribadi adalah selama menjalani hubungan ini, dari awal ia sudah menjalani perannya dengan baik. Tidak mengganggu urusan pribadi gue, dan hanya diam di saat banyak kata-kata negatif yang dilontarkan kepadanya," tambahnya.
Ia juga menjelaskan bahwa dirinya memang belum mengenalkan Nanda kepada anak-anak sebagai bentuk pembelajaran dari masa lalu agar tetap memiliki batas antara kehidupan pribadi dan keluarga.
"Keputusan untuk tidak mengenalkan pasangan kepada anak-anak merupakan salah satu pembelajaran gue terhadap masa lalu, untuk tetap memiliki boundaries atas kehidupan pribadi dengan kehidupan keluarga. Sangat disayangkan keputusan gue akan hal itu, malah menjadi perbandingan netizen yang akhirnya menimbulkan fitnahan-fitnahan terhadap Nanda," kata Okin.
Di akhir pernyataannya, Okin meminta publik berhenti menghujat Nanda dan menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang terjadi. Ia berharap situasi ini bisa menjadi pembelajaran untuk semua pihak agar lebih bijak menyikapi isu di media sosial.
"Andai masih banyak ruang untuk menjelaskan segala keruwetan ini, tapi gue mohon untuk stop overhate terhadapnya (Nanda), karena selama ini (dari sebelum kejadian) ia sudah banyak diam dan menanggung semuanya sendiri," pungkasnya.
Semoga permasalahan mereka bisa diselesaikan dengan baik, ya. Bagaimana menurut kalian, Bela?
Kenapa polemik ini bisa viral? | Karena bermula dari chat soal ketidakhadiran di acara anak yang kemudian berkembang menjadi tudingan, klarifikasi, hingga saling respons di media sosial. |
Apakah benar Nanda melarang Okin datang ke acara anak? | Tidak ada bukti pasti. Nanda membantah tudingan tersebut dan Okin menegaskan ketidakhadirannya murni kesalahan pribadi. |
Apa isi klarifikasi Okin? | Okin mengakui terlalu cepat mempublikasikan hubungan, menegaskan Nanda tidak ikut campur urusan pribadinya, serta meminta publik berhenti menghujat. |