Francesca dan Michael pun semakin dekat, tak seperti dulu saat mereka masih bertiga dengan John. Kali ini, benih-benih cinta mulai tumbuh di hati mereka. Sayangnya, rasa khawatir akan pengkhianatan menghalangi keduanya untuk melepaskan benih tersebut tumbuh. Akhirnya, keduanya melakukan ciuman pertama mereka.
Hal itu justru membuat Francesca akhirnya kabur ke ibunya kemudian memilih untuk mengasingkan diri di Skotlandia dengan alibi mengurus dombanya yang sakit. Michael pun galau dengan kepergian Francesca dan akhirnya bertemu Colin lagi di club. Di sini, Colin dengan manipulasinya berhasil membuat Michael pergi ke Skotlandia dengan alasan memberi tahu Francesca tentang pernikahannya dengan Penelope Featherington, karena ia tak bisa pergi sebab harus mengurus pernikahannya.
Setelah sampai di Skotlandia, Michael tidak hanya menyampaikan kabar pernikahan Colin tapi juga menyatakan perasaannya. Ia merayu Francesca habis-habisan agar luluh dan mau menikahinya. Sebesar itulah cinta Michael pada Francesca.
Pada akhirnya, Francesca luluh. Pertama kalinya dia bilang cinta ke Michael saat mereka di depan pemakaman John. Francesca mencurahkan seluruh isi hatinya di depan ‘John’ dan Michael, rasa bersalahnya, rasa yang selama ini dia pikir sedang berkhianat, dan lainnya.
Keduanya akhirnya menikah dan nggak hanya itu, mereka juga diberikan buah hati. Sesuatu yang sangat diimpikan oleh Francesca. Salah satu momen paling berkesan tentang kisah cinta Francesca dengan para lelaki Stirling adalah kala ibu John menulis surat yang berisikan terima kasih pada Michael yang telah mengizinkan putranya untuk mencintai Francesca lebih dahulu.
“Terima kasih Michael, karena sudah mengizinkan putraku mencintainya lebih dulu,” tulis ibu John Stirling.
Itulah kisah cinta Francesca Bridgerton versi novel yang pilu sekaligus haru. Kira-kira akan seperti apa ya kisahnya dalam versi series nanti?