Tiap Ramadan, jutaan orang Indonesia sudah siap-siap buat Mudik, ritual tahunan pulang kampung demi merayakan Lebaran bareng keluarga. Tapi buat banyak pemilik warung—tulang punggung ekonomi retail kita—momen itu seringkali cuma jadi mimpi.
Kendala biaya ataupun sulitnya mengakses tiket transportasi sering kali menjadi alasan mereka untuk mengurungkan niat pulang kampung. Di sisi lain, banyak juga pemilik warung yang memilih untuk tetap standby buka toko demi melayani kebutuhan warga.
Nah, Ramadan kali ini, SPRITE membuat cerita yang beda. Mereka mau "memutar balik" tradisi itu dan memberi kesempatan istimewa buat mereka yang biasanya belum bisa ketemu keluarga karena nggak dapat jatah pulang.
Pada 26 Februari 2026, SPRITE resmi memperkenalkan DIMUDIKIN & KIDUM SPRITE, inisiatif Ramadan 2026 yang dirancang khusus buat menyatukan kembali para pemilik warung dengan keluarga mereka. Mengusung kampanye "Seger Bener", program ini mendefinisikan ulang makna mudik dengan cara meredam "panasnya" fisik dan emosi selama perjalanan, dan menciptakan momen yang benar-benar menyegarkan.
