Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Salinan dari Salinan dari BEFORE_20260114_185809_0000.png
Dok. Tripadvisor / Expedia.co.id

Intinya sih...

  • Alleppey (Kerala) adalah destinasi kanal tropis yang ikonik dengan pengalaman menginap di houseboat sambil menyusuri kehidupan desa nelayan di tengah lanskap hijau khas Kerala.

  • Hampi (Karnataka) menyuguhkan situs Warisan Dunia UNESCO yang memadukan reruntuhan kerajaan kuno, kuil megah, dan lanskap bebatuan granit dramatis yang sarat nilai sejarah.

  • Munnar (Kerala) merupakan kawasan pegunungan sejuk dengan hamparan perkebunan teh berkabut yang menawarkan panorama hijau menenangkan dan wisata alam yang menyegarkan.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

India Selatan kini menjadi primadona bagi pelancong dunia yang mendambakan harmoni antara ketenangan alam tropis dan kemegahan arsitektur Dravida yang autentik. Berbeda dengan hiruk-pikuk wilayah Utara, bagian Selatan menawarkan ritme perjalanan yang lebih santai, lingkungan yang lebih hijau, serta perpaduan unik antara situs warisan dunia dan budaya modern yang tetap menjaga akar tradisinya secara kuat.

Menjelajahi wilayah ini berarti siap dimanjakan oleh kontras visual yang luar biasa, mulai dari kabut perkebunan teh yang dingin hingga eksotisme pantai bertebing merah yang eksotis. Kalau ingin tahu rekomendasi wisata di India Selatan, bisa menyimak informasinya dalam artikel berikut ini, Bela!

1. Alleppey (Kerala)

Tripadvisor

Alleppey menyuguhkan lanskap berupa jejaring kanal air, danau, dan sungai yang membuatnya tersohor dengan julukan "Venesia dari Timur". Lokasi ini berpusat di Alappuzha, di mana aktivitas utamanya adalah menyewa houseboat dengan tarif ₹8.000 – ₹21.000 (sekitar Rp1.500.000 hingga Rp4.000.000) per malam, tergantung pada kelengkapan fasilitasnya. Operasional kapal biasanya dimulai sejak pukul 10.00 pagi, memungkinkan pelancong untuk menginap sembari memancing atau mengamati denyut nadi kehidupan desa nelayan dari atas air.

Area dek depan kapal menjadi titik pengambilan foto paling ikonik, terutama dengan latar barisan pohon kelapa yang menjulang di sepanjang kanal. Untuk urusan perut, sajian Karimeen Pollichathu serta Kari Ikan Kerala menjadi menu wajib yang menawarkan cita rasa rempah autentik pesisir.

2. Hampi (Karnataka)

Klook Travel

Hampi merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO yang memamerkan kemegahan reruntuhan kerajaan kuno di tengah hamparan bebatuan granit raksasa di wilayah Vijayanagara. Situs utama ini dapat diakses setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 18.00 dengan tarif tiket bagi wisatawan asing sebesar ₹600 (sekitar Rp114.000).

Pengunjung dapat menghabiskan waktu dengan menjelajahi kompleks kuil, menyeberangi sungai menggunakan perahu bundar tradisional bernama coracle, hingga melakukan trekking ke Bukit Matanga. Stone Chariot atau Kereta Batu di Kuil Vittala serta panorama matahari terbenam dari Bukit Hemakuta adalah dua spot foto yang tidak boleh terlewatkan. Setelah lelah bereksplorasi, kamu dapat mencicipi Bisi Bele Bath, hidangan nasi pedas campur kacang yang ideal dinikmati bersama Filter Coffee lokal.

3. Munnar (Kerala)

Tripadvisor

Terletak di Distrik Idukki, Munnar menawarkan atmosfer stasiun bukit yang sejuk dengan pemandangan hamparan perkebunan teh yang luas dan kerap diselimuti kabut. Meskipun kebun teh dapat dinikmati tanpa biaya di sepanjang perjalanan, tersedia Museum Teh yang beroperasi pukul 09.00 hingga 17.00 dengan tiket masuk sekitar ₹75 – ₹100 (sekitar Rp14.000 – Rp19.000).

Aktivitas populer di sini meliputi tur edukasi teh, mengunjungi Bendungan Mattupetty, serta berteriak di Echo Point untuk mendengar gema suara sendiri. Labirin tanaman teh yang hijau simetris menjadi latar foto paling favorit di kawasan ini. Untuk kuliner, kombinasi Kerala Parotta yang renyah dengan kari ayam atau daging sapi khas lokal sangat direkomendasikan untuk menghangatkan tubuh.

4. Madurai (Tamil Nadu)

Expedia.co.id

Madurai memegang predikat sebagai salah satu kota tertua di India yang dibangun di sekeliling kuil raksasa yang sangat megah. Fokus utama wisatawan adalah Kuil Meenakshi, yang membuka pintunya pada pukul 05.00 hingga 12.00 dan dilanjutkan kembali pada pukul 16.00 hingga 21.30. Meskipun akses masuk kuil tidak dipungut biaya, terdapat museum internal dengan tiket seharga ₹50 (sekitar Rp9.500).

Selain berziarah, pengunjung biasanya berbelanja kain sutra berkualitas tinggi atau menyaksikan upacara ritual malam yang khidmat. Spot foto yang paling representatif adalah deretan menara warna-warni atau Gopuram yang menjulang tinggi. Pastikan mencoba Jigarthanda, minuman susu dingin manis yang menjadi kebanggaan warga lokal, atau Kari Chettinad bagi pecinta rasa pedas.

5. Pondicherry (Puducherry)

UrbanShift

Puducherry, atau yang akrab disapa Pondicherry, menawarkan nuansa Eropa yang kental berkat sejarahnya sebagai bekas koloni Prancis. Kota ini dikenal dengan jalanannya yang tertata rapi, rumah-rumah kuning pastel, dan kawasan French Quarter yang bisa dikunjungi kapan saja tanpa biaya masuk.

Pelancong biasanya menghabiskan waktu dengan berjalan santai, bersepeda, atau berkunjung ke kota eksperimental Auroville. Jalanan berbatu dengan latar bangunan kolonial di White Town merupakan lokasi paling estetis untuk berfoto. Di sini, selera makan kamu akan dimanjakan dengan perpaduan kuliner Prancis-India, mulai dari Crepes yang lembut hingga kari ikan ala Pondicherry yang unik.

6. Mysore Palace (Karnataka)

Expedia.co.id

Berlokasi di jalan Sayyaji Rao, Mysuru, Istana Mysore berdiri sebagai salah satu monumen termegah di India dengan gaya arsitektur Indo-Saracenic yang rumit. Istana ini dapat dikunjungi antara pukul 10.00 hingga 17.30 dengan biaya tiket masuk sekitar ₹100 (Rp19.000) bagi turis asing. Aktivitas utama di sini adalah menyusuri interior istana yang penuh dengan koleksi seni dan persenjataan kuno.

Momen paling spektakuler terjadi setiap hari Minggu pukul 19.00 hingga 20.00, di mana seluruh gedung diterangi oleh ribuan lampu yang menjadi spot foto paling ikonik. Sebelum beranjak, jangan lupa mencicipi Mysore Pak, panganan manis yang terbuat dari tepung kacang dan mentega murni, serta Mysore Masala Dosa yang autentik.

7. Varkala (Kerala)

Tripadvisor

Varkala menyajikan pemandangan pantai yang tidak lazim di India berupa tebing merah tinggi yang menjorok langsung ke tepi Laut Arab. Area pantai ini dapat diakses gratis selama 24 jam, menjadikannya destinasi favorit untuk berjemur, berlatih yoga di pinggir tebing, hingga mencoba pijat kesehatan Ayurveda tradisional.

Pemandangan laut lepas dari puncak tebing merah, terutama saat matahari terbenam, menjadi titik pengambilan foto yang dramatis bagi para fotografer. Kawasan ini juga surga bagi pecinta kuliner laut, di mana kamu bisa memesan seafood segar yang dimasak langsung di deretan kafe yang berjejer di sepanjang tebing.

8. Coorg (Karnataka)

Tour My India

Distrik Kodagu, atau yang dikenal dengan Coorg, merupakan wilayah pegunungan yang menjadi sentra produksi kopi dan rempah-rempah di India Selatan. Kawasan perkebunan ini umumnya beroperasi untuk turis pada pukul 09.00 hingga 17.00 dengan tarif tur sekitar ₹200 (sekitar Rp38.000).

Pengunjung dapat mengeksplorasi proses pembuatan kopi, mengunjungi Air Terjun Abbey yang rimbun, atau singgah ke Biara Namdroling (Kuil Emas) untuk melihat pemukiman warga Tibet. Pintu masuk Kuil Emas yang megah serta lanskap air terjun di tengah hutan menjadi titik foto utama. Di sini, kamu wajib mencoba Pandi Curry, yaitu kari babi hitam khas suku Kodava yang disajikan dengan Akki Roti atau roti berbahan tepung beras.

India Selatan menawarkan pengalaman wisata yang lengkap, mulai dari pantai tropis, pegunungan sejuk, hingga kota-kota bersejarah yang kaya budaya. Dengan beragam destinasi menarik tersebut, India Selatan layak menjadi pilihan liburan bagi pencinta alam, sejarah, maupun petualangan, Bela!

Editorial Team

EditorAyu Utami