Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Daftar masjid cantik di Madinah
Berbagai sumber

Intinya sih...

  • Masjid Nabawi adalah masjid paling ikonik di Madinah, didirikan oleh Nabi Muhammad SAW pada tahun 622 M.

  • Masjid al-Quba merupakan masjid pertama yang pernah dibangun dan memiliki keutamaan khusus dalam Al-Qur’an dan hadis.

  • Masjid Qiblatain menjadi saksi perubahan arah kiblat dalam Islam, terletak di wilayah barat laut Kota Madinah.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Madinah bukan hanya kota suci yang sarat makna spiritual, tetapi juga menyimpan jejak sejarah Islam yang begitu kaya. Di setiap sudutnya, berdiri masjid-masjid indah yang tidak hanya memikat secara arsitektur, tetapi juga menyimpan kisah penting tentang perjalanan dakwah dan peradaban Islam.

Melalui artikel ini, Popbela merangkum deretan masjid dengan keindahan visual sekaligus nilai historis yang kuat. Simpan daftarnya supaya kamu bisa mengunjunginya saat bertandang ke Madinah nanti!

1. Masjid Nabawi

dailysabah.com

Masjid Nabawi merupakan masjid paling ikonik di Madinah dan menempati posisi istimewa sebagai masjid tersuci kedua dalam Islam setelah Masjidil Haram di Makkah. Masjid ini terletak di pusat Kota Madinah dan menjadi jantung aktivitas ibadah, sejarah, serta kehidupan umat Muslim sejak awal Islam.

Masjid Nabawi didirikan pada tahun 622 M (1 Hijriah) oleh Nabi Muhammad SAW, tak lama setelah peristiwa hijrah dari Makkah ke Madinah. Awalnya, bangunan masjid ini sangat sederhana karena hanya berdinding bata tanah, beratap pelepah kurma, dan berlantai pasir. Namun, masjid ini tidak hanya sebagai tempat salat, tetapi juga sebagai pusat pendidikan, musyawarah, dakwah, dan pemerintahan umat Islam pertama.

Salah satu bagian paling sakral dari Masjid Nabawi adalah Raudhah, area yang terletak di antara mimbar dan makam Nabi Muhammad SAW, yang disebut sebagai “taman surga” dalam hadis. Di dalam kompleks masjid ini pula terdapat makam Rasulullah SAW, serta makam dua sahabat terdekatnya, Abu Bakar ash-Shiddiq dan Umar bin Khattab.

2. Masjid al-Quba

blog.csmadinah.com

Masjid al-Quba menempati posisi yang sangat istimewa dalam sejarah Islam sebagai masjid pertama yang pernah dibangun. Masjid ini didirikan pada tahun 622 M (1 Hijriah), bertepatan dengan peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah menuju Madinah. Keberadaannya menjadi simbol awal berdirinya komunitas Muslim dan kehidupan ibadah yang terorganisir dalam Islam.

Masjid al-Quba terletak di wilayah Quba, sekitar 6 kilometer dari Masjid Nabawi. Nabi Muhammad SAW tiba di Quba dan menetap selama beberapa hari sebelum melanjutkan perjalanan ke pusat Madinah. Di tempat inilah beliau turut serta meletakkan batu pertama pembangunan masjid, yang awalnya dibangun secara sederhana oleh para sahabat dengan bahan-bahan lokal.

Keutamaan Masjid al-Quba disebutkan secara khusus dalam Al-Qur’an dan hadis. Dalam sebuah hadis riwayat Tirmidzi, Nabi Muhammad SAW menyatakan bahwa salat dua rakaat di Masjid Quba bernilai seperti pahala umrah. Karena keutamaannya tersebut, Rasulullah SAW diketahui rutin mengunjungi masjid ini setiap hari Sabtu, baik dengan berjalan kaki maupun berkendara.

3. Masjid Qiblatain

soulofsaudi.com

Masjid Qiblatain memiliki makna sejarah yang sangat penting dalam Islam karena menjadi saksi perubahan arah kiblat dari Masjid Al-Aqsa di Yerusalem ke Ka’bah di Makkah. Nama Qiblatain sendiri berarti “dua kiblat”, merujuk pada peristiwa monumental yang terjadi di masjid ini pada masa Nabi Muhammad SAW.

Peristiwa bersejarah tersebut terjadi pada tahun 2 Hijriah (624 M). Saat itu, Nabi Muhammad SAW tengah memimpin salat berjamaah ketika turun wahyu yang memerintahkan perubahan arah kiblat. Rasulullah SAW pun langsung berbalik menghadap Ka’bah, dan para sahabat mengikuti beliau, sehingga satu salat dilakukan dengan dua arah kiblat yang berbeda. Momen inilah yang menjadikan masjid ini begitu istimewa dalam sejarah Islam.

Masjid Qiblatain terletak di wilayah barat laut Kota Madinah. Pada masa awal, bangunannya masih sederhana seperti masjid-masjid lain di era Rasulullah. Seiring waktu, masjid ini mengalami berbagai renovasi hingga kini tampil megah dengan arsitektur modern, meski nilai historisnya tetap dijaga.

4. Masjid al-Jummah

arabnews.com

Masjid al-Jummah merupakan salah satu masjid bersejarah di Madinah yang memiliki makna penting dalam perjalanan awal Islam. Masjid ini dikenal sebagai lokasi pelaksanaan salat Jumat pertama yang dipimpin langsung oleh Nabi Muhammad SAW setelah peristiwa hijrah dari Makkah ke Madinah.

Masjid al-Jummah terletak sekitar 2,5 kilometer dari Masjid Nabawi, di jalur yang dahulu dilalui Rasulullah SAW saat menuju pusat Kota Madinah. Peristiwa bersejarah ini terjadi pada tahun 622 Masehi (1 Hijriah), ketika Nabi Muhammad SAW singgah di kawasan Bani Salim bin Auf dan memimpin salat Jumat bersama para sahabat.

Meski tidak sebesar masjid-masjid utama lainnya di Madinah, nilai sejarah Masjid al-Jummah menjadikannya salah satu destinasi ziarah yang kerap dikunjungi jamaah untuk mengenang momen awal pembentukan kehidupan sosial dan spiritual umat Islam di Madinah.

5. Masjid al-Ghamama

elafhotels.com

Masjid al-Ghamama merupakan salah satu masjid bersejarah yang memiliki makna khusus dalam perjalanan Islam di Madinah. Nama al-Ghamama berarti “awan”, merujuk pada sebuah peristiwa yang diriwayatkan dalam sejarah Islam, ketika awan menaungi Nabi Muhammad SAW saat beliau berdoa di kawasan tersebut.

Masjid ini diyakini sebagai tempat Nabi Muhammad SAW melaksanakan salat Idulfitri dan Iduladha bersama para sahabat. Meski bangunan masjid yang ada saat ini bukan berasal dari masa Nabi, lokasi ibadahnya memiliki nilai historis yang kuat. Masjid al-Ghamama kemudian dibangun pada era Kekhalifahan Utsmaniyah sebagai bentuk penghormatan terhadap peristiwa penting tersebut.

Masjid al-Ghamama menjadi salah satu destinasi ziarah yang sering dikunjungi jamaah karena lokasinya tidak jauh dari Masjid Nabawi. Arsitekturnya yang khas Utsmaniyah, dengan kubah dan desain sederhana tetapi elegan, menambah daya tarik spiritual dan visual bagi siapa pun yang datang.

6. Masjid al-Miqat

visitmadinahsa.com

Masjid al-Miqat, yang juga dikenal dengan nama Masjid Dzul Hulaifah, memiliki peran penting dalam sejarah ibadah haji dan umrah. Masjid ini merupakan miqat, yakni titik awal bagi jamaah yang berasal dari Madinah untuk memulai niat ihram sebelum berangkat ke Makkah.

Lokasinya berada sekitar 12 kilometer dari Masjid Nabawi, tepatnya di kawasan Dzul Hulaifah. Di tempat inilah Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya memulai ihram ketika hendak menunaikan haji atau umrah. Karena itu, kawasan ini sejak masa Rasulullah telah ditetapkan sebagai miqat resmi bagi penduduk Madinah dan sekitarnya.

Pada masa Nabi Muhammad SAW, lokasi miqat ini masih berupa area terbuka yang sederhana. Bangunan masjid seperti yang dikenal sekarang dibangun dan diperluas pada periode-periode berikutnya, termasuk pada masa kekhalifahan dan kerajaan Islam.

7. Masjid Imam Bukhari

welcomesaudi.com

Masjid Imam Bukhari merupakan salah satu masjid penting di Madinah yang dinamai sesuai dengan Imam Bukhari, ulama besar Islam dan penyusun kitab hadis paling otoritatif, Sahih al-Bukhari.

Masjid ini dipercaya berdiri di kawasan yang memiliki kaitan dengan tempat tinggal Imam Bukhari saat menetap di Madinah dan menyusun karya monumentalnya. Meski dibangun pada era modern, masjid ini menjadi simbol penghormatan atas kontribusi besar Imam Bukhari dalam menjaga dan meriwayatkan hadis Nabi Muhammad SAW.

Kalau kamu sedang berkunjung ke Madinah, jangan melewatkan kesempatan untuk singgah di salah satu masjid yang cantik dan bersejarah ini, ya, Bela!

Editorial Team

EditorAyu Utami