Dunia hiburan Hollywood kembali diguncang kontroversi besar. Kali ini, bukan soal box office atau teknologi visual mutakhir, melainkan soal identitas, etika, dan hak atas rupa wajah. Seorang aktris adat sekaligus aktivis, Q’orianka Kilcher, secara resmi menggugat James Cameron dan Disney karena diduga menggunakan kemiripan wajahnya sebagai dasar karakter ikonis Neytiri dalam waralaba Avatar, tanpa izin, tanpa kredit, dan tanpa kompensasi. Gugatan ini bukan hanya tentang satu karakter film, tapi juga menyentuh isu besar soal eksploitasi identitas di industri hiburan global.
Bagaimana kontroversi ini berjalan? Simak selengkapnya di artikel berikut ini.
