Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Galaxy Z Fold8 Buktikan Layar Besar Tak Lagi Identik dengan Bodi Besar
Samsung Galaxy Z Fold8 (Dok. Samsung)
  • Samsung Galaxy Z Fold8 berbobot 201 gram, menawarkan Cover Screen 5,5 inci dan Main Screen 7,6 inci untuk menghadirkan layar luas tanpa bodi besar.
  • Saat tertutup, layar depan mendukung aktivitas cepat satu tangan seperti membalas pesan, scrolling, mengecek jadwal, dan mencari informasi.
  • Saat dibuka, layar utama menyediakan ruang lebih lega untuk dokumen, rapat video, itinerary, serta hiburan, tanpa perlu berpindah ke tablet atau laptop.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Samsung memperkenalkan Galaxy Z Fold8, ponsel layar lipat berbobot 201 gram dengan Cover Screen 5,5 inci dan Main Screen 7,6 inci untuk penggunaan cepat, produktivitas, serta hiburan.
  • Who?
    Samsung Electronics Indonesia dan Ilham Indrawan selaku MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia menyampaikan rancangan penggunaan Galaxy Z Fold8.
  • Where?
    Informasi diperkenalkan oleh Samsung Electronics Indonesia; lokasi peluncuran atau ketersediaan perangkat per saat ini masih belum diketahui.
  • When?
    Waktu peluncuran, penjualan, atau ketersediaan Galaxy Z Fold8 hingga saat ini belum ada kepastian.
  • Why?
    Galaxy Z Fold8 dirancang untuk menyediakan layar luas saat diperlukan tanpa mengharuskan pengguna membawa perangkat besar atau berpindah ke tablet maupun laptop.
  • How?
    Saat dilipat, Cover Screen digunakan untuk aktivitas satu tangan. Saat dibuka, Main Screen menyediakan area lebih luas untuk dokumen, rapat video, itinerary, dan hiburan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Selama bertahun-tahun, smartphone layar lipat identik dengan perangkat yang besar dan berat. Konsep tersebut membuat sebagian pengguna menganggap layar yang lebih luas harus dibayar dengan perangkat yang kurang praktis digunakan sehari-hari.

Padahal, di tengah mobilitas yang semakin tinggi, pengguna menginginkan smartphone yang mampu menghadirkan pengalaman layar besar tanpa mengubah cara mereka beraktivitas.

Melalui Galaxy Z Fold8, Samsung menghadirkan pendekatan yang berbeda. Dengan bobot hanya 201 gram, Galaxy Z Fold8 tetap nyaman dibawa untuk menemani mobilitas sehari-hari.

Pada saat yang sama, kombinasi Cover Screen 5,5 inci berasio 10:16 dan Main Screen 7,6 inci berasio 4:3 memungkinkan pengguna menikmati dua pengalaman layar yang berbeda dalam satu perangkat, sehingga layar besar hanya hadir ketika benar-benar dibutuhkan.

Satu smartphone, dua cara menggunakannya

Samsung Galaxy Z Fold8 (Dok. Samsung)

Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager, Samsung Electronics Indonesia mengatakan bahwa Galaxy Z Fold8 dirancang untuk mengikuti cara pengguna beraktivitas sepanjang hari.

"Kombinasi Cover Screen dan Main Screen memungkinkan pengguna menikmati pengalaman yang berbeda sesuai kebutuhan, mulai dari penggunaan cepat dengan satu tangan hingga layar yang lebih luas untuk bekerja maupun menikmati hiburan," katanya.

Saat perangkat masih tertutup, Cover Screen 5,5 inci berasio 10:16 menghadirkan pengalaman yang terasa natural untuk aktivitas cepat. Pengguna dapat scrolling media sosial, membalas pesan, mengecek jadwal, hingga mencari informasi menggunakan satu tangan dengan tampilan yang lebih proporsional. Bentuk layar ini membuat aktivitas singkat tetap terasa nyaman tanpa harus membuka perangkat setiap saat.

Namun, ketika kebutuhan berubah, Galaxy Z Fold8 juga langsung beradaptasi. Cukup buka perangkat, maka Main Screen 7,6 inci berasio 4:3 menghadirkan ruang yang jauh lebih luas untuk membaca artikel, meninjau dokumen, mengikuti video meeting, maupun menikmati hiburan dengan pengalaman visual yang lebih imersif. Pengguna tidak perlu lagi berpindah ke tablet atau laptop hanya untuk mendapatkan area tampilan yang lebih lega.

Mengikuti ritme aktivitas pengguna sepanjang hari

Samsung Galaxy Z Fold8 (IDN Times/Fatkhur Rozi)

Perbedaan pengalaman tersebut terasa dalam berbagai situasi. Saat commuting, Cover Screen memudahkan pengguna membalas chat atau scrolling media sosial sambil berjalan menuju kantor.

Ketika meeting dimulai, Main Screen dapat langsung dibuka untuk melihat presentasi maupun dokumen dengan area tampilan yang lebih luas.

Hal yang sama juga terasa ketika bepergian. Saat mencari lokasi tujuan, pengguna dapat mengakses Maps melalui Cover Screen.

Setelah menemukan tempat yang dituju, perangkat dapat langsung dibuka untuk melihat itinerary, memesan transportasi, atau membaca informasi destinasi dengan lebih nyaman di Main Screen.

Transisi ini terasa mulus sehingga pengguna dapat berpindah dari satu aktivitas ke aktivitas lain tanpa mengubah cara menggunakan perangkat.

Begitu pula saat waktu bekerja berakhir. Galaxy Z Fold8 dapat kembali bertransformasi menjadi perangkat hiburan.

Main Screen 7,6 inci berasio 4:3 menghadirkan pengalaman menonton film atau serial yang lebih imersif, sementara ketika aktivitas selesai, perangkat cukup dilipat kembali sehingga tetap praktis dibawa ke mana saja.

Layar besar hadir saat dibutuhkan

Samsung Galaxy Z Fold8 (dok. Samsung)

Galaxy Z Fold8 membuktikan bahwa smartphone layar lipat tidak lagi harus identik dengan perangkat yang besar untuk menghadirkan pengalaman layar yang luas.

Melalui kombinasi Cover Screen 5,5 inci berasio 10:16 dan Main Screen 7,6 inci berasio 4:3, pengguna dapat menikmati pengalaman yang selalu menyesuaikan kebutuhan, mulai dari penggunaan cepat dengan satu tangan hingga produktivitas dan hiburan di layar yang lebih lega.

Dengan pendekatan tersebut, Galaxy Z Fold8 menghadirkan keseimbangan baru antara fleksibilitas smartphone dan kenyamanan layar besar dalam satu perangkat foldable. (WEB/AMS)

Sponsored Content: This article is a paid collaboration. While this content is sponsored, all insights, reviews, and editorial standards remain entirely our own.

Editorial Team

Related Article