Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
1_20260209_062201_0000.png
Dok. Mobile JKN

Intinya sih...

  • Aplikasi Mobile JKN memudahkan pengecekan status kepesertaan, data keluarga, kelas perawatan, dan informasi iuran.

  • Pengecekan status juga dapat dilakukan melalui situs resmi BPJS Kesehatan secara real time dengan memasukkan NIK dan tanggal lahir.

  • BPJS Kesehatan menyediakan layanan chatbot WhatsApp bernama PANDAWA dan CHIKA serta Call Center 165 untuk peserta yang mengalami kendala akses digital.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Belakangan ini, penonaktifan status BPJS Kesehatan—khususnya bagi peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI)—menjadi perhatian publik setelah pemutakhiran data kesejahteraan sosial per 1 Februari 2026 yang membuat sebagian kepesertaan berubah menjadi nonaktif, sehingga memicu kekhawatiran di tengah masyarakat; untuk memastikan status tetap aktif dan layanan kesehatan tidak terhambat, BPJS Kesehatan kini menyediakan berbagai layanan digital resmi yang memudahkan pengecekan secara mandiri—simak informasi lengkapnya berikut ini, Bela!

1. Melalui aplikasi Mobile JKN

Dok. Mobile JKN

Aplikasi Mobile JKN menjadi opsi paling praktis dan lengkap untuk mengecek status kepesertaan. Selain status aktif atau tidak, aplikasi ini juga menampilkan data anggota keluarga, kelas perawatan, hingga informasi iuran. Langkah-langkahnya:

  1. Unduh aplikasi Mobile JKN melalui Google Play Store atau App Store

  2. Login menggunakan NIK, nomor kartu BPJS, atau email yang terdaftar

  3. Pilih menu 'Info Peserta'

  4. Informasi status kepesertaan akan ditampilkan secara lengkap

2. Melalui website resmi BPJS Kesehatan

Tangkap Layar / BPJS Kesehatan

Pengecekan status juga dapat dilakukan melalui situs resmi BPJS Kesehatan secara real time. Caranya:

  1. Buka laman resmi BPJS Kesehatan melalui tautan bpjs-kesehatan.go.id

  2. Pilih menu 'Cek Status Kepesertaan'

  3. Masukkan NIK dan tanggal lahir

  4. Sistem akan menampilkan status kepesertaan

3. Melalui WhatsApp chatbot resmi (PANDAWA dan CHIKA)

Tangkap Layar / PANDAWA

BPJS Kesehatan menyediakan layanan chatbot WhatsApp bernama PANDAWA dan CHIKA yang memudahkan peserta memperoleh informasi dengan cepat. Langkah umum:

  1. Simpan nomor WhatsApp PANDAWA 0811-8165-165

  2. Kirim pesan awal seperti 'Menu' atau 'Cek Status Kepesertaan'

  3. Ikuti petunjuk otomatis

  4. Masukkan NIK atau nomor kartu BPJS serta tanggal lahir

  5. Status kepesertaan akan dikirimkan melalui pesan WhatsApp

4. Melalui Call Center BPJS Kesehatan 165

Dok. Mobile JKN

Bagi peserta yang mengalami kendala akses digital, layanan Call Center 165 tetap dapat digunakan selama 24 jam. Peserta hanya perlu menyiapkan NIK atau nomor kartu BPJS untuk proses verifikasi, lalu mengikuti arahan petugas hingga informasi status kepesertaan disampaikan.

5. Cara cek status BPJS Kesehatan PBI aktif atau tidak

suratdokter.com

Peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) juga dapat mengecek status kepesertaannya melalui kanal yang sama, yaitu:

  1. Aplikasi Mobile JKN

  2. WhatsApp PANDAWA

  3. Call Center 165

  4. Website resmi BPJS Kesehatan

Status PBI biasanya tertera pada kolom segmen kepesertaan. Jika masih tercatat sebagai PBI JKN, berarti iuran masih ditanggung pemerintah.

Penyebab status BPJS Kesehatan menjadi tidak aktif

suratdokter.com

Status kepesertaan nonaktif paling sering dialami peserta PBI. Beberapa penyebab umumnya meliputi:

  1. Data tidak lagi tercantum dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN)

  2. Ketidaksesuaian atau kesalahan data NIK

  3. Perubahan domisili tanpa pembaruan data

  4. Perubahan kondisi ekonomi keluarga

  5. Peserta meninggal dunia

Pemerintah secara berkala melakukan pemutakhiran data agar bantuan tepat sasaran, sehingga status kepesertaan dapat berubah sewaktu-waktu.

Manfaat rutin mengecek status BPJS Kesehatan

suratdokter.com

Mengecek status kepesertaan secara berkala memberikan sejumlah manfaat, antara lain:

  1. Memastikan kepesertaan selalu aktif saat dibutuhkan

  2. Mendeteksi masalah data atau tunggakan lebih awal

  3. Menghindari kendala administratif saat berobat

  4. Menjaga validitas data kepesertaan

Dengan memanfaatkan layanan digital BPJS Kesehatan, masyarakat kini dapat memastikan status kepesertaan hanya dalam hitungan menit. Langkah sederhana ini sangat penting agar hak atas jaminan kesehatan tetap terlindungi dan layanan medis dapat diakses tanpa hambatan kapan pun dibutuhkan.

Editorial Team

EditorAyu Utami