Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
3_20260210_120304_0002.png
Serasa Foods

Intinya sih...

  • Kurma ajwa berasal dari Madinah, Arab Saudi, sementara kurma medjool berasal dari Maroko dan banyak dibudidayakan di berbagai negara.

  • Harga kurma ajwa memiliki rentang harga yang lebih bervariasi, sementara kurma medjool cenderung lebih mahal secara rata-rata.

  • Kurma ajwa cocok bagi yang mengutamakan nilai spiritual dan asupan gula rendah, sementara kurma medjool cocok bagi pencari rasa manis alami dan energi instan.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Kurma merupakan buah yang tak terpisahkan dari budaya dan tradisi masyarakat Timur Tengah, sekaligus menjadi pilihan makanan sehat yang semakin populer di berbagai belahan dunia. Di antara banyak jenis kurma, kurma ajwa dan kurma medjool menempati posisi istimewa sebagai dua varietas premium yang paling banyak dicari.

Meski sama-sama berkualitas tinggi, ajwa dan medjool memiliki karakteristik yang sangat berbeda, mulai dari asal-usul, ukuran, rasa, tekstur, kandungan nutrisi, hingga manfaat kesehatannya. Perbedaan inilah yang sering membuat banyak orang bertanya: mana yang sebenarnya lebih baik? Untuk menjawabnya, mari kita bahas perbandingan lengkap kurma ajwa dan medjool dalam artikel berikut ini, Bela!

Asal-usul kurma ajwa dan kurma medjool

Serasa Foods

Kurma ajwa berasal dari Madinah, Arab Saudi, dan dikenal luas sebagai “kurma Nabi”. Berdasarkan tradisi Islam, kurma ajwa diyakini pertama kali ditanam oleh Nabi Muhammad SAW sekitar 14 abad yang lalu. Karena nilai sejarah dan spiritualnya, ajwa memiliki tempat istimewa di hati umat Muslim. Secara fisik, kurma ajwa berwarna hitam pekat dengan permukaan sedikit berkerut. Ukurannya relatif kecil hingga sedang. Teksturnya cenderung lebih kering dibandingkan jenis kurma lain, namun tetap lembut ketika dikunyah.

Kurma medjool berasal dari Maroko, tetapi kini banyak dibudidayakan di berbagai negara seperti Palestina, Yordania, Arab Saudi, Afrika Selatan, Iran, hingga Amerika Serikat. Ukurannya yang besar membuat medjool dijuluki sebagai “raja kurma”. Kurma medjool memiliki warna cokelat keemasan hingga cokelat gelap, dengan daging buah yang tebal dan lembut. Rasanya dikenal sangat manis alami, sering disamakan dengan karamel atau madu, sehingga kerap disebut sebagai permen alami.

Perbandingan harga kurma ajwa dan medjool

ILoveLife

Harga kurma ajwa dan medjool (update 2026) menunjukkan perbedaan menarik. Kurma ajwa memiliki rentang harga yang lebih bervariasi, mulai dari yang terjangkau hingga sangat mahal, tergantung ukuran (grade), keaslian asal Madinah, merek, dan kemasan. Beberapa ajwa premium, seperti Bakul Saudi Ajwa Madinah atau varietas Ajwa Aliyah, bahkan memiliki harga per gram yang lebih tinggi dibandingkan medjool tertentu, sementara merek ekonomis seperti Date Crown Ajwa Al Madinah menawarkan pilihan lebih hemat.

Sementara itu, kurma medjool cenderung lebih mahal secara rata-rata, karena ukurannya yang besar, daging buah tebal, dan statusnya sebagai kurma premium internasional. Pada awal 2026, harga medjool per 1 kg berkisar Rp150.000–Rp350.000, dengan varietas Super Jumbo dari Palestina atau AS menempati harga tertinggi. Harga medjool relatif stabil, rata-rata sekitar Rp240.000 per kg. Kesimpulannya, meski medjool dikenal konsisten sebagai kurma premium, kurma ajwa menawarkan spektrum harga yang lebih luas, dari pilihan hemat hingga koleksi eksklusif.

Perbedaan ukuran, rasa, dan tekstur

nibble.id

Kurma ajwa memiliki ukuran yang lebih kecil dan warna hitam pekat. Teksturnya agak kering, dengan rasa manis yang ringan dan tidak berlebihan. Sentuhan rasa legit dan aroma khasnya membuat ajwa cocok bagi kamu yang kurang menyukai kurma yang terlalu manis.

Sebaliknya, kurma medjool tampil lebih besar dan mencolok. Daging buahnya sangat tebal, lembut, dan juicy. Rasa manisnya kuat namun seimbang, menyerupai karamel atau madu, sehingga sangat digemari sebagai camilan sehat.

Perbandingan kandungan nutrisi kurma ajwa dan medjool

nibble.id

Dari sisi nilai gizi, kedua jenis kurma ini sama-sama kaya nutrisi, tetapi dengan komposisi yang berbeda. Kurma ajwa mengandung kalori, karbohidrat, dan serat yang lebih tinggi, sehingga baik untuk pencernaan dan memberikan energi yang tahan lama. Ajwa juga unggul dalam kandungan protein, zat besi, dan kalium.

Sementara itu, kurma medjool memiliki kandungan gula yang jauh lebih tinggi (66,5 g per 100 gram), membuat rasanya lebih manis dan memberikan energi cepat. Medjool juga mengandung sukrosa, glukosa, dan fruktosa, yang menghasilkan rasa manis seimbang. Selain itu, medjool lebih tinggi kalsium dan mengandung sedikit sodium.

Pilihan terbaik bergantung pada kebutuhan: Ajwa cocok untuk konsumsi sehat rendah gula, sedangkan medjool ideal bagi yang membutuhkan asupan energi instan.

Manfaat kesehatan kurma ajwa dan medjool

palmtreeshopping

Kurma ajwa memiliki kandungan serat yang tinggi sehingga baik untuk melancarkan pencernaan dan mencegah sembelit. Karbohidrat alaminya memberikan energi yang lebih tahan lama, menjadikannya pilihan ideal untuk puasa. Ajwa juga kaya akan kalium yang berperan menjaga kesehatan jantung serta mengandung antioksidan tinggi untuk melawan radikal bebas. Selain itu, penelitian yang dipublikasikan oleh NCBI (PMC6130239) menunjukkan bahwa kurma ajwa berpotensi mendukung kesehatan reproduksi pria.

Kurma medjool dikenal sebagai sumber energi cepat berkat kandungan gula alaminya yang tinggi. Kandungan kalsiumnya membantu menjaga kesehatan tulang, sementara seratnya tetap berperan dalam mendukung sistem pencernaan. Dengan kadar lemak dan kolesterol yang rendah, kurma medjool juga baik untuk membantu menjaga kesehatan jantung.

Kelebihan dan kekurangan masing-masing

Daraz

Kurma ajwa memiliki kelebihan pada ukurannya yang kecil sehingga mudah dikonsumsi, baik sebagai camilan harian maupun saat berbuka puasa. Kandungan gulanya yang lebih rendah menjadikannya pilihan yang lebih aman bagi mereka yang membatasi asupan gula. Selain itu, harga kurma ajwa umumnya relatif lebih terjangkau. Namun, dibandingkan medjool, rasa ajwa tidak terlalu manis dan teksturnya cenderung lebih kering, sehingga kurang cocok bagi pencinta kurma dengan rasa manis yang kuat.

Sementara itu, kurma medjool unggul dari segi rasa dan tekstur. Manis alaminya menyerupai karamel, dengan daging buah yang tebal, lembut, dan ukuran besar sehingga lebih mengenyangkan. Di sisi lain, kandungan gulanya yang cukup tinggi perlu diperhatikan bagi yang sedang mengontrol konsumsi gula. Medjool juga mudah menjadi lembek jika disimpan terlalu lama di suhu ruang, sehingga sebaiknya disimpan di dalam kulkas. Selain itu, harganya cenderung lebih mahal dibandingkan kurma ajwa.

Kesimpulan: Pilih kurma ajwa atau medjool?

Amazon

Kurma ajwa sangat cocok bagi kamu yang mengutamakan nilai spiritual, kandungan nutrisi padat, dan asupan gula yang lebih rendah. Kurma ini ideal untuk konsumsi harian, puasa, dan pengobatan sunnah.

Sementara itu, kurma medjool menjadi pilihan tepat bagi kamu yang mencari rasa manis alami, tekstur lembut, dan energi instan. Meski harganya lebih tinggi, kualitas rasa dan kepuasan saat dikonsumsi menjadikannya favorit banyak orang.

Pada akhirnya, pilihan terbaik kembali pada kebutuhan dan selera kamu—karena baik ajwa maupun medjool sama-sama menawarkan manfaat luar biasa bagi kesehatan.

Editorial Team

EditorAyu Utami