Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Met Gala 2026 Segera Berlangsung, Ini Tema Dress Code-nya!
wwd.com
  • Met Gala 2026 akan digelar di The Metropolitan Museum of Art, New York, dengan tema “Fashion Is Art” yang menyoroti hubungan antara mode dan seni.
  • Pameran Costume Institute bertajuk “Costume Art” menampilkan lebih dari 400 karya yang mengeksplorasi tubuh berpakaian sebagai medium artistik utama.
  • Beyoncé diumumkan sebagai co-chair Met Gala 2026, bergabung dengan sejumlah musisi ternama dalam Gala Host Committee seperti Sabrina Carpenter dan Doja Cat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Met Gala 2026 akan digelar dengan tema dress code “Fashion Is Art”, yang menyoroti hubungan antara mode dan seni dalam konteks pameran Costume Institute bertajuk “Costume Art”.
  • Who?
    Penyanyi Beyoncé ditunjuk sebagai salah satu co-chair, bersama sejumlah musisi seperti Sabrina Carpenter, Doja Cat, LISA, Sam Smith, dan Teyana Taylor di Gala Host Committee.
  • Where?
    Acara akan berlangsung di The Metropolitan Museum of Art, New York, lokasi tradisional penyelenggaraan Met Gala setiap tahunnya.
  • When?
    Met Gala edisi 2026 dijadwalkan berlangsung pada musim semi tahun tersebut, bersamaan dengan pembukaan pameran “Costume Art”.
  • Why?
    Tema “Fashion Is Art” dipilih untuk merefleksikan arah kuratorial pameran yang mengeksplorasi tubuh berpakaian sebagai medium artistik dalam praktik seni kontemporer.
  • How?
    Tamu undangan dan desainer akan menafsirkan tema melalui eksplorasi bentuk, struktur, material, serta presentasi busana di karpet merah museum secara kreatif dan beragam.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Met Gala kembali mengumumkan tema terbarunya untuk edisi 2026 yang akan digelar di The Metropolitan Museum of Art, New York. Dress code yang diangkat adalah “Fashion Is Art”, selaras dengan pameran musim semi Costume Institute bertajuk “Costume Art”. Seperti tradisi sebelumnya, tema karpet merah ini dirancang untuk merefleksikan arah kuratorial pameran, yang kali ini mengeksplorasi posisi tubuh berpakaian sebagai medium artistik. Konsep yang luas membuka kemungkinan interpretasi yang beragam dari para desainer maupun tamu undangan.

1. Dress Code “Fashion Is Art”

dok. Met Gala

Tema “Fashion Is Art” menjadi pedoman utama bagi para tamu dalam menentukan tampilan di karpet merah. Konsep ini tidak mengarah pada periode sejarah atau gaya tertentu, melainkan menyoroti relasi antara mode dan praktik seni. Interpretasi dapat mencakup eksplorasi bentuk, struktur, material, hingga presentasi tubuh sebagai bagian dari ekspresi visual.

2. Terinspirasi Pameran “Costume Art”

Vogue.com

Pameran musim semi Costume Institute tahun ini bertajuk “Costume Art”. Eksibisi tersebut menampilkan lebih dari 400 objek, termasuk koleksi busana arsip, lukisan, serta berbagai karya visual lain. Fokusnya terdapat pada sentralitas tubuh yang berpakaian dan bagaimana pakaian berperan dalam wacana artistik.

3. Beyoncé Ditunjuk sebagai Co-Chair

Vogue.com

Penyanyi Hollywood Beyoncé diumumkan sebagai salah satu co-chair Met Gala 2026. Keterlibatan musisi tersebut menambah daftar figur publik yang memegang peran penting dalam penyelenggaraan acara tahunan ini. Beyoncé juga termasuk artis yang "langganan" hadir di Met Gala dari tahun ke tahun. Nggak jarang dirinya juga menjadi pusat perhatian berkat pakaian yang dikenakannya saat hadir di Met Gala.

4. Deretan Nama di Gala Host Committee

voguebusiness.com

Sejumlah musisi juga bergabung dalam Gala Host Committee, di antaranya Sabrina Carpenter, Doja Cat, LISA, Sam Smith, dan Teyana Taylor. Kehadiran mereka menjadi bagian dari struktur penyelenggaraan sekaligus representasi lintas industri hiburan.

5. Ruang Interpretasi yang Luas di Karpet Merah

fashionmagazine.com

Dengan tema yang konseptual dan terbuka, Met Gala 2026 diperkirakan menghadirkan ragam pendekatan visual dari para desainer. Elemen seni rupa, teknik couture, hingga eksperimen siluet berpotensi muncul di tangga museum yang menjadi lokasi ikonis acara tersebut.

Editorial Team