Lotus Gold berpartisipasi dalam Jakarta International Jewelry Fair 2026 melalui sesi talkshow yang membahas hubungan antara perhiasan dan kepercayaan diri perempuan. Acara yang digelar di Jakarta pada 12 Februari 2025 ini menghadirkan Brand Ambassador Syifa Hadju, Owner Toko Mas Jawa Mona, serta perwakilan Lotus Gold, Talitha. Diskusi tersebut membahas makna perhiasan dalam kehidupan perempuan, baik sebagai pelengkap penampilan maupun bagian dari perjalanan pribadi.
JIJF 2026: Lotus Gold Angkat Makna Perhiasan Bersama Syifa Hadju
Intinya sih...
Talkshow membahas makna perhiasan dan kepercayaan diri perempuan
Perjalanan Lotus Gold di industri perhiasan, distribusi global, dan kemitraan dengan Toko Mas Jawa
Perspektif retail tentang perubahan sikap pelanggan setelah memilih perhiasan, serta filosofi brand sebagai partner hidup perempuan
1. Talkshow yang Membahas Makna Perhiasan dan Kepercayaan Diri
Dalam sesi diskusi, moderator membuka pembahasan mengenai kedekatan emosional antara perempuan dan perhiasan. Disebutkan bahwa perhiasan tidak hanya berfungsi sebagai aksesori, tetapi juga dapat memberikan rasa percaya diri saat dikenakan. Syifa Hadju menyampaikan bahwa perhiasan menjadi sentuhan akhir yang membuat penampilan terasa lebih lengkap. Ia juga menekankan bahwa kenyamanan dan kemampuan mengekspresikan diri menjadi hal yang lebih utama dibandingkan nilai material.
2. Perjalanan Lotus Gold di Industri Perhiasan
Lotus Gold atau PT Lotus Lingga Pratama telah berdiri sejak 1975 dan mendistribusikan perhiasan emas ke pasar lokal hingga internasional. Jangkauan distribusi meliputi wilayah Asia, Eropa, Amerika, dan Afrika. Dalam kegiatan retail, Lotus Gold bekerja sama dengan berbagai mitra, salah satunya Toko Mas Jawa yang telah lama mendampingi pelanggan dalam memilih perhiasan untuk berbagai momen kehidupan.
3. Perspektif Retail tentang Perubahan Sikap Pelanggan
Mona sebagai pemilik Toko Mas Jawa menyampaikan pengamatannya terhadap pelanggan yang datang dengan keraguan saat memilih perhiasan. Setelah menemukan pilihan yang sesuai, perubahan terlihat dari ekspresi hingga sikap tubuh. Ia menyebutkan bahwa perhiasan sering kali menjadi simbol pencapaian, hadiah untuk diri sendiri, serta bagian dari perayaan momen tertentu.
4. Filosofi Brand sebagai Partner Perjalanan Hidup
Filosofi Lotus Gold adalah menghadirkan perhiasan sebagai partner dalam perjalanan hidup perempuan. Koleksi yang ditawarkan dirancang untuk berbagai gaya dan usia sehingga dapat digunakan dalam beragam situasi. Kolaborasi bersama Syifa Hadju juga disebut sebagai bagian dari upaya menghadirkan inspirasi bagi perempuan Indonesia dalam membangun rasa percaya diri.
5. Sesi Interaktif dan Penutup Acara
Acara ditutup dengan sesi interaktif yang melibatkan pelanggan loyal serta peserta terpilih dari audiens. Kegiatan tersebut berlangsung sebagai bentuk interaksi langsung antara brand dan konsumen. Melalui partisipasi di Jakarta International Jewelry Fair 2026, Lotus Gold menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan koleksi perhiasan emas yang mengikuti perkembangan desain serta menjaga standar kualitas produksi.