Momentum Hari Kartini menjadi latar peluncuran koleksi terbaru dari Iyonono yang bertajuk Garis Tangan. Diperkenalkan secara eksklusif di Living World Alam Sutera bersama Pendopo, koleksi ini mengangkat busana yang bisa dipakai untuk berbagai aktivitas—mulai dari kerja hingga kegiatan sehari-hari.
Lewat eksplorasi material dan teknik yang khas, koleksi ini juga membawa cerita tentang peran perempuan yang terus berkembang. Berikut beberapa hal yang bisa kamu temukan dari koleksi Garis Tangan.
Koleksi ini menghadirkan berbagai pilihan seperti vest, kemeja, outer, hingga rok. Potongannya dibuat cukup versatile, sehingga bisa dipakai untuk suasana formal seperti ke kantor, maupun gaya yang lebih santai untuk aktivitas sehari-hari. Material yang digunakan cukup beragam, mulai dari polyester, katun, hingga wool. Setiap bahan dipilih untuk menciptakan tampilan yang tetap nyaman, sekaligus memberikan dimensi berbeda pada setiap look.
Salah satu hal yang menonjol dari koleksi ini adalah teknik fabric manipulation yang sudah menjadi identitas Iyonono. Teknik ini menghasilkan tekstur yang tidak flat, membuat busana terlihat lebih hidup dan dinamis saat dikenakan. Elemen yang cukup menarik adalah penggunaan teknik anyaman kain yang terinspirasi dari anyaman bambu. Detail ini menghadirkan sentuhan tradisional dalam bentuk yang lebih modern, sekaligus menjadi aksen yang membedakan koleksi ini dari yang lain.
Koleksi Garis Tangan juga berkaitan dengan cerita tentang peran perempuan, termasuk sosok ibu yang menjadi inspirasi utama. Hal ini juga diperkuat lewat talkshow bertema “Tentang Ibu” serta trunk show yang menghadirkan model dari berbagai generasi, mulai dari era 90-an hingga perempuan profesional masa kini.
Melalui koleksi ini, Iyonono menghadirkan busana yang tidak hanya bisa dipakai dalam berbagai situasi, tetapi juga membawa cerita yang dekat dengan keseharian perempuan.
