Fashion bukan cuma soal apa yang kita kenakan. Di balik sebuah karya, ada ide, kreativitas, dan yang tak kalah penting, kesempatan untuk memberi dampak.
Semangat itulah yang dibawa oleh Indonesian Fashion Designer Council (IFDC) lewat DRAFT IFDC Pop-Up Store Installation, sebuah instalasi pop-up store berbasis kegiatan amal yang hadir di Senayan City sepanjang September 2026.
Inisiatif ini lahir dari kepedulian terhadap saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur, khususnya Flores, yang terdampak gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo pada 15 Agustus lalu. Bencana tersebut menimbulkan korban jiwa dan ribuan orang terluka, sekaligus meninggalkan kebutuhan besar akan dukungan dan bantuan. Bersama Senayan City dan Cotton USA, IFDC mengajak 22 perancang anggotanya untuk ikut bergerak melalui fashion.
DRAFT mengambil inspirasi kemeja putih sebagai salah satu titik awal yang begitu familiar dalam perjalanan seorang desainer. Sederhana, klasik, dan nyaris universal, kemeja putih justru memberikan ruang yang luas bagi setiap desainer untuk menunjukkan karakter masing-masing.
Di DRAFT, 22 anggota IFDC menerjemahkan ide tersebut melalui kemeja dan atasan putih dengan pendekatan desain yang berbeda-beda. Ada yang bermain dengan siluet, ada yang mengeksplorasi konstruksi, detail, maupun teknik khas masing-masing. Setiap karya tersedia secara terbatas dengan harga mulai dari Rp1.200.000 hingga Rp1.999.000. Yang membuatnya semakin berarti, hasil penjualan DRAFT akan disalurkan kepada para korban gempa NTT melalui Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB).
Bagi desainer muda IFDC, Yosafat Dwi Kurniawan, keterlibatan industri fashion dalam kegiatan sosial menjadi sesuatu yang penting. “Kegiatan ini adalah salah satu cara memaknai karya, memberikan nilai lebih, dan sekaligus berbagi pada sesama.”
Pandangan serupa datang dari perancang adibusana senior Eddy Betty. Dikenal lewat kepiawaiannya dalam mengolah korset dan kebaya couture, Eddy melihat DRAFT sebagai kesempatan untuk menggunakan apa yang ia miliki sebagai desainer untuk membantu mereka yang membutuhkan. Baginya, ada tanggung jawab yang lebih besar ketika sebuah profesi dan kreativitas bisa digunakan untuk memberikan manfaat bagi orang lain.
Sebagai tuan rumah, Senayan City juga melihat DRAFT sebagai bagian dari perjalanan panjang ekosistem fashion Indonesia. Memasuki edisi ke-20 Fashion Nation, Senayan City ingin menghadirkan perayaan yang tidak hanya berbicara tentang desainer dan brand fashion, tetapi juga ekosistem yang lebih luas, mulai dari media, institusi pendidikan fashion, hingga creative communities.
“Fashion dapat menjadi medium untuk berkreasi, berkolaborasi, dan memberikan kontribusi yang lebih berarti,” ujar Halina, Leasing & Marketing Director Senayan City.
Kolaborasi bersama IFDC menjadi salah satu wujud dari semangat tersebut. Sebab ketika berbagai pihak dalam industri kreatif berkumpul untuk tujuan yang sama, sebuah instalasi fashion bisa berubah menjadi sesuatu yang lebih besar dari sekadar ruang belanja.
Dari sisi material, DRAFT menggunakan katun lembut dari Cotton USA yang memberikan rasa nyaman dan mewah saat dikenakan. Materialnya ringan, nyaman, namun tetap memiliki struktur yang membuat setiap desain terlihat rapi ketika dipakai.
Yang membuat setiap kemeja dan atasan DRAFT menarik adalah bagaimana masing-masing desainer menerjemahkan karakter mereka ke dalam satu warna yang sama. Putih yang biasanya dianggap sederhana justru menjadi ruang eksplorasi yang luas.
Kalau lagi main ke Senayan City, jangan lupa sempatin mampir ke DRAFT IFDC Pop-Up Store Installation di Lower Ground!
Dari 2–30 September 2026, kamu bisa explore koleksi white shirt eksklusif dari 22 desainer IFDC.Setiap pembelian juga jadi bagian dari aksi untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak gempa NTT.
