Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
960x0.jpg
vogue.com

Intinya sih...

  • Matthieu Blazy memperkenalkan koleksi haute couture pertamanya untuk Chanel di Grand Palais, Paris

  • Koleksi terinspirasi dari alam dan burung, dengan detail seperti pleating, layering, dan bordir yang meniru gerakan dan tekstur bulu secara elegan

  • Show ini menghadirkan deretan selebritas internasional di front row, termasuk Kim Go‑eun, Dua Lipa, Nicole Kidman, Penélope Cruz, dan Tilda Swinton

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Haute Couture Spring/Summer 2026 menjadi tonggak penting bagi rumah mode legendaris Chanel. Koleksi ini menandakan debut couture Creative Director Matthieu Blazy, orang keempat dalam sejarah Chanel yang memegang posisi ini.

Diadakan pada 27 Januari 2026 di Grand Palais, Paris, koleksi SS26 terasa seperti dongeng couture yang hidup di panggung. Memadukan craftsmanship klasik khas Chanel dengan sentuhan whimsical dan alam yang menghiasi runway. Simak hal menarik di show kali ini!

1. Runway bernuansa fantasi

vogue.com

Alih-alih tema panggung yang terlalu futuristik atau teatrikal, sang desainer memilih keterhubungan dengan alam dan kebebasan sebagai inti koleksinya.

Set panggung dirancang seperti hutan magis yang membawa penonton seolah melangkah ke dunia fantasi. Suara kicauan burung, lanskap hutan jamur raksasa, pepohonan willow warna pink, serta nuansa pastel yang membuat suasana runway berbeda dari biasanya.

2. Opening look

vogue.com

Blazy membuka show dengan interpretasi halus dari Chanel suit ikonik. Dibuat dari silk mousseline transparan dalam warna lembut yang terlihat seperti struktur inti pakaian itu sendiri.

3. Inspirasi alam dari burung

vogue.com

Salah satu motif kuat dalam koleksi ini adalah referensi ke burung sebagai simbol kebebasan, gerakan, dan transformasi. Sang desainer membayangkan berbagai jenis burung, masing-masing dengan bentuk dan karakter berbeda.

Namun, Blazy tidak menggunakan bulu nyata. Desainnya diterjemahkan melalui bordir, pleating, dan tekstur yang mengingatkan pada gerakan sayap dan plumage.

4. Palet warna

vogue.com

Koleksi ini menampilkan palet warna yang luas, dari tone pastel lembut dan transparan, seperti blush pink dan aqua, sampai ke warna yang lebih tajam seperti hitam dan merah. Transisi warna memberi irama visual yang bergerak seperti migrasi burung, dari yang ringan ke yang lebih berani.

5. Filosofi alam dan transformasi

vogue.com

Variasi tampilan bergeser dari nuansa hitam gagak yang tegas, ke palet warna yang lebih kompleks dengan nuansa warna bulu dari abu‑abu hingga pink lembut yang mencerminkan berbagai ragam kehidupan burung. Dari burung merpati sederhana hingga spoonbill dan cockatoo yang lebih ornamen.

6. Craftsmanship dan detail tak terduga

vogue.com

Chanel tetap menonjolkan keahlian dari para artisan couture dalam pengerjaan koleksinya. Embroidery halus, pleating lembut, dan penggunaan silk mousseline yang transparan.

Beberapa elemen disisipkan di kantong, dijahit ke interior, digantung pada chain ikonik Chanel, atau muncul dalam versi reinterpretasi tas ikonik. Bahkan detail‑detail kecil khas Chanel seperti love letter, botol N°5 atau lipstik merah muncul sebagai bordiran, detail perhiasan, atau ditempatkan di interior dan kantong pakaian.

7. Front-row yang dipenuhi bintang

wwd.com

Bukan hanya koleksinya yang mencuri perhatian, deretan selebriti di front row membuat show ini juga makin berkesan. Ada Dua Lipa yang tampil bold dengan set tweed berwarna cerah, Nicole Kidman dengan little black dress, sampai Kim Go Eun dengan gayanya yang minimalis tapi elegan.

Editorial Team